NARUTO BY MASASHI KISHIMOTO
WARNING : AU, OOC, TYPO,LITTLE BIT LIME, ETC
.
..
...
MY FUTURE WOMAN
...
..
.
"Sa..sara, hei apa kabar?" ujar naruto mencoba untuk menyapa sara, namun dia tidak membalas sapaan dari naruto tersebut sepertinya Sara masih kesal dengan Naruto yang tiba-tiba memutuskan hubungan mereka begitu saja.
"mama, aku ingin bicara dengan naruto sebentar" ucap sara kepada mamanya.
"oh, baiklah kalau begitu mama akan buatkan minuman ya"ujar ibunya sara yang segera bergegas ke dapur.
"tidak usah repot-repot tante" jawab naruto dengan gestur menolak.
"sudah tidak apa-apa kok soalnya jarang sekali ada teman sara yang datang kerumah" cetus ibunya sara.
"hei naruto-kun ikutlah denganku" sara pun memberi isyarat untuk mengajak naruto ngobrol ke kamarnya.
"anoo.. Sara apa kau masih marah denganku, kita bisa ngobrol diruang tamu saja kan?" tanya naruto yang kebingungan sambil memegang rambutnya.
"sudah ikut saja" jawab sara dengan ekspresi yang datar.
Melihat ekpresi sara yang terlihat begitu dingin tersebut membuat perasaan naruto jadi tidak enak, walaupun dia akhirnya mengikutinya.
...
"ano, ini kamarmu kan apa tidak bisa kita bicara diluar saja?" saran dari naruto kembali kepada sara.
"memangnya kenapa, sekarang kan kita hanya berteman" ujar sara dengan nada yang dingin seperti sebelumnya.
"eh, tapi kan ada ibumu sara aku jadi tidak enak?, apalagi aku ini lelaki loh" kata naruto lagi.
"tidak apa-apa lagian kan sudah kubilang ibuku itu menganggapmu hanya sebagai temanku" ucap sara dengan nada yang dingin.
Naruto pun diam sejenak karena Sara hanya menatapnya dengan sinis.
"kau duduk saja disini biar aku ambil minuman yang dibuatkan ibuku"sara pun pergi sejenak meninggalkan naruto.
"baiklah aku tunggu" ujar naruto dengan sedikit cengiran diwajahnya.
...
Beberapa menit kemudian.
"baiklah ini minumannya" ujar sara sambil menyodorkan teh hangat yang sudah disiapkan ibunya untuk naruto.
"eh terima kasih sara" naruto pun langsung meminum teh hangat tersebut.
...
Lalu hening untuk beberapa saat.
"Jadi apa tujuanmu datang kemari" tiba-tiba sara memulai kembali pembicaraan.
"hm, aku sebenarnya sedikit khawatir padamu sara" ucap naruto sambil menggaruk pipinya.
"aku kira ada apa, tenang saja aku ini tidak akan bunuh diri karena hanya kita putus" ucap sara sambil menyilangkan tangannya.
"hehe betul juga ya baiklah kalau begitu aku sudah tenang" naruto pun sedikit lega karena semua yang dikatakan shikamaru itu tidak benar.
"kalau begitu aku bisa pulang dengan tenang" naruto pun segera beranjak karena tidak ingin berlama-lama diruangan seorang gadis yang sudah tidak ada hubungan sama sekali dengannya, naruto takut nanti dia bisa lepas kendali."kau taulah masa muda itu masa yang menggebu-gebu*cletuk author*
"jangan pergi dulu naruto-kun" sara pun menarik baju naruto untuk menghentikan langkahnya.
"bisakah kau disini lebih lama lagi" tiba-tiba sifat sara kembali seperti biasanya yang agak-agak tsundere gimana gitu.
"eh.. baiklah sara aku akan disini sebentar lagi" naruto pun tidak jadi pergi.
Tiba-tiba sara semakin mendekat dan hingga naruto bisa merasakan aroma dari parfum sara yang wangi dan akhirnya sara pun menyandarkan kepalanya disamping pundak Naruto.
"sa..sara, apa ini tidak terlalu dekat bukankah kau bilang kita hanya teman sekarang" ucap naruto yang wajahnya mulai memerah.
"aku tidak peduli naruto-kun aku hanya ingin bersamamu lebih lama, kumohon" Naruto pun tidak bias bergerak karna Sara seperti mencoba menggodanya.
Sudah hamper sejam Sara dan Naruto berduaan tiba-tiba Sara memegang tangan Naruto lalu wajah mereka bertemu dan semakin dekat.
"hmpp, karena sudah paham kode dari Sara, Naruto pun dengan instingnya membalas reaksi Sara tersebut dengan sebuah ciuman , tidak cukup sekali bahkan tiga kali mereka melakukannya.
"Sa..Sara aku harus pergi sekarang" naruto pun bergegas melepaskan ciumannya dengan Sara walau dia akui itu sangat nikmat, naruto tidak ingin terlena lagi, tekadnya sudah bulat untuk memutuskan Sara.
…..
Di Kediaman Naruto
"Hei tuan Uzumaki sudah kembali ternyata bagaimana kabar dari kisah cinta playboy kita yang satu ini" shikamaru langsung saja nyeletuk sambil tiduran dikamar naruto.
"diam kau shika, aku sedang galau sekarang"
" ada apa naruto-kun apa Sara benar-benar mau bunuh diri?" Tanya shika yang antusias.
"tidak seperti itu, bahkan dia ingin balikan lagi denganku" ujar naruto dengan gaya angkuh.
"masa sih, jadi apa jawabanmu?" Tanya shika yang penasarn tersebut.
"ya aku tidak bilang akan balikan, pokoknya sudahlah aku tidak ingin lagi membicarankannya…!" naruto pun langsung berbaring ditempat tidurnya.
"baiklah kalau begitu aku cabut dulu naruto, ingat loh ini baru sara , kita belum tau keadaan Shion sebaiknya kau juga mengeceknya" Saran dari Shikamaru.
"ah , sudahlah pergi sana" ucap naruto sambil melempar bantalnya kearah Shikamaru.
"yare-yare" shikamaru pun langsung ngacir keluar.
…..
Malamnya.
"Sara, shion, Hinata , aduh kenapa aku jadi memkirkan mereka apa aku menyukai mereka semuanya, padahal aku kan hanya menyukai hinata, lagian ini salah mereka mau saja menerimaku jadi pacar. Ah… kalau begitu besok aku akan mengunjungi Shion.
"kring-kring" eh ada telpon.
"ya hinata, ada apa?" Tanya naruto formal.
"memangnya salah kalau aku nelpon" ujar hinata kembali.
"eh, gak kok kenapa belum tidur jam segini"
"belum ngantuk kok, naruto-kun besok ada waktu tidak?"
"kenapa memangnya hinata?"
"bagaimana kalau besok sepulang kuliah kita nonton film aku sudah belikan tiketnya loh, pokoknya kau harus dating"
"Waduh ni orang maksa banget kayaknya" ujar naruto dalam hati.
"ya baiklah akan kuusahakan"
"pokoknya naruto-kun harus dating dan tidak boleh telat ya, kalau perlu nanti aku jemput"
"biar aku saja yang menjemputmu"
"benarkah, makasih ya naruto-kun"
"kalau begitu selamat tidur naruto-kun"
"ya selamat tidur juga hinata"
"Formal banget jir" ujar naruto kembali dalam hati.
Keesokan harinya di bioskop atau bahasa kerennya XXI
Masalah menjadi tambah runyam setelah Shion memergoki naruto dan hinata sedang berduaan menuju bioskop
"hm jadi itu wanita yang merebut naruto dariku , awas saja aku tidak akan rela melepas naruto begitu saja" Shion pun merengut dengan ekspresi jahat ala-ala antagonis di sinetron yg tayang indosiar. XD
TO BE CONTINUED
A/N: Akhirnya author setelah sekian lama update juga nih fanfic , gak kerasa udah setahun ya reader-san dan doakan saja tahun ini fanfic ini bakal tamat sesegera mungkin wkkwk, sankyu jangan lupa reviewnya minna, Arigatou.
