If You

Sasuke x Sakura

Naruto@Masashi Kishimoto

Apa yang bisa Sasuke lakukan selain menatap perempuan di altar dengan penuh penyesalan ?

Tiba-tiba semua nya berubah, Sasuke seperti ditarik kembali kemasa beberapa tahun yang lalu. Ia merasa bahagia, mungkin saat ini Tuhan sedang memberikan kesempatan kedua, tapi semuanya hanya angan-angan nya saat ia melihat lelaki dengan ekspresi malas mengabaikan perempuan yang terus saja mengerjarnya.

Tidak, Sasuke bukan kembali kemasa lalu, tapi ia sedang diperlihatkan kembali tentang masa lalu nya, masa lalu yang menohok perasaan nya, masa lalu yang membuat ia ingin memukul lelaki yang dengan sombong mengabaikan perempuan yang selalu ceria itu.

Dia yang berusia 17 tahun telah pergi meninggalkan perempuan itu sendirian, ia bisa dengan jelas melihat perempuan itu menghela nafas, entah karena lelah atau karena mulai jengah menghadapi dirinya yang masih 17 tahun itu.

Sasuke tanpa sadar mengencangkan tinju nya saat seorang lelaki berrambut merah menghampiri perempuan itu, ia menepuk pundak nya membuat perempuan itu menoleh, seolah-olah bukan orang yang sama, perempuan itu tak lagi seceria sebelum nya, ia terlihat masam dan tak berdaya.

"Kau sudah berusaha." Ucap lelaki itu.

"Aku lelah." Balas perempuan itu dengan suara lemah, ada kilatan amarah pada mata Sasuke, ia tidak bisa mengabaikan fakta betapa brengsek nya dirinya saat itu. Tidak, bukan hanya saat itu tapi juga saat ini.

"Ayo pulang." Ajak lelaki itu dengan lembut "Besok kau bisa mencobanya kembali."

Sasuke memiringkan senyum nya, ia patut mengejek dirinya sendiri. Dia kalah, dia sudah tidak memiliki kesempatan lagi, setelah hari ini tidak akan ada lagi Sakura Haruno si fans nomor 1 Sasuke Uchiha, tidak ada lagi perempuan yang terus mengganggu nya di lobby sekolah, tidak ada lagi perempuan bersurai pink mengejarnya sampai ke parkiran. Setelah hari ini Sakura Haruno yang selalu mengejar Sasuke Uchiha hanya menjadi legenda.

Tepukan di pundak membuat Sasuke kembali ke masa ini, seperti biasa ia terlihat tanpa ekspresi.

"Menyesal huh ?" Itu suara Hinata,

"Sudah terlambat." Sahut Naruto.

Sasuke terkenal dengan senyum nya yang mahal, namun saat ini ia menghadiahi Hinata dan Naruto sebuah senyuman, selain kehilangan kata ia juga tidak bisa menyangkal perkataan pasangan suami istri itu.

Ya, dia menyesal dan juga sudah terlambat.