Summary
Setelah berhasil membantu Sasuke dan
yang lain dalam mengalahkan Ishiki
Outsutsuki, Naruto dan Kurama akhirnya
mati karena energi kehidupan mereka
terpakai untuk Bayron Mode, namun Naruto
malah mendapati jiwanya berpindah ke
dunia lain dan menempati tubuh seorang
iblis.
Naruto : Masasshi Kishimoto
Highschool Dxd : Ichiei Ishibumi
Rate: M
Pair: Naruto X ???
ARC 2 Perjalanan Memenuhi Tujuan
Chapter 3 : Ganggua Pihak Lain.
.
Namaku Serafall Le... maksutku Serafall Uzumaki, seorang iblis yang kabur dari mekai sekaligus mantan maou Leviathan, kenapa aku melepas jabatan tinggi itu ?, mungkin agak konyol tapi itu untuk adikku, atau lebih tepatnya untuk memenuhi impian adikku.
Walaupun yah, adikku sudah mati tapi seseorang hidup sebagai dirinya dan ingin memenuhi mimpi adikku.
Naruto Uzumaki, seorang ninja yang be reinkarnasi ke tubuh adikku tepat saat kematiannya, aku tidak tahu orang seperti apa dia tapi saat mendengar kalau dia akan melakukan mimpi adikku untuk berterima kasih, aku rasa dia bukan orang yang jahat.
Sebenarnya aku memiliki adik lain namanya Sona, tapi tidak seperti Naruto, Sona memiliki segalanya baik dalam hal keperluan ataupun perhatian, sedangkan Naruto cuman aku yang dia miliki sejak kecil.
"Oi kau kenapa ?, masih memikirkan mereka yah."
.
Serafall POV end.
.
"Tidak, aku hanya menikmati pemandangan."
Setelah pergi dari Kuoh dan memutuskan untuk ber petualang ke berbagai tempat, sekarang 2 iblis ini tengah berada di kawasan Hokkaido.
Sebenarnya Naruto juga masih terkejut kalau Serafall akan ikut dengannya, tapi setelah dipikirkan Naruto akhirnya setuju, apalagi dia melihat ingatan Naruto Sitri yang sangat dekat dengan Serafall.
Saat ini mereka tengah berada di sebuah kuil tepat di lembah salah satu gunung, suasana yang sunyi dan damai membuat situasi sangat aman, tapi itu untuk orang kurang waspada.
Traaaaank...
Naruto menahan sebuah tombak yang berusaha menyerangnya dengan sebilah kunai buatan, tampak baik Naruto maupun Serafall juga sudah tahu akan ada yang menyerang.
"Siapa kau ?."
"Namaku Cao Cao, keturunan kaisar Cao Cao dari China, dan kau pasti Naruto Sitri, iblis yang mengacau di mekai."
Cao Cao mengenalkan dirinya serta mengatakan kalau dia mengetahui siapa Naruto, menatap Cao Cao curiga Naruto tampak bersiap bertarung.
"Namaku Naruto Uzumaki, serta aku bukan bagian dari mekai lagi."
Mendengar itu sontak Cao Cao tersenyum senang karena dugaan nya benar, segera dia menancapkan tombak nya ke lantai kuil.
"Aku mengajak kau bergabung ke dalam kelompok yang aku pimpin, oh... ternyata berita itu tidak benar."
Seketika Cao Cao menatap heran pada Serafall, dan tampaknya berita kematian Serafall telah tersebar luas ke luar mekai.
"Maaf aku tidak tertarik untuk masuk, kau cari mahluk lain saja, ayo Serafall."
Segera Naruto berjalan pergi dari sana namun dia mendapati kalau di belakangnya muncul 2 orang lain yang siap menghadapinya.
"Mereka para pengguna longius, Naru tan, hati-hati."
Memperingati Naruto tentang musuh mereka, segera Serafall juga bersiap bertarung tapi dia malah mendapati Naruto berjalan kearah Cao Cao.
'Bola hitam apa itu ?, energi dari benda itu sangat aneh tapi kuat secara bersamaan.'
Cao Cao di buat bingung oleh sebuah gudoudama yang muncul di belakang tubuh Naruto, lalu bola tersebut berubah menjadi sebuah tongkat dengan ujung bulat di sertai sejumlah cincin yang berjumlah 8.
(Tongkat Madara Rikudou)
Mengarahkan tongkatnya pada Cao Cao segera Naruto mengatakan apa yang sedari tadi dia tahan.
"Kalau kau memang keras kepala, maka hadapi aku, kalau kau menang, aku akan bergabung tidak hanya aku Serafall juga akan bergabung."
Buuuurst...
Naruto segera masuk kedalam mode Ashura dengan 8 bola hitam di belakang tubuhnya, tidak hanya itu tampak pupil matanya menjadi pola tanda dia juga menggunakan senjutsu.
Serafall yang baru kali ini melihat mode tersebut langsung mengira Naruto punya secret gear, begitu pula dengan Cao Cao serta 2 anggotanya, mereka kira Naruto sudah masuk kedalam mode balance breaker.
"Ayo mulai !."
.
Tempat lain.
.
Di tempat yang sangat jauh terlihat sosok gadis kecil tengah memperhatikan Naruto dan kelompok Cao Cao yang tengah bertarung, dari layar dia dapat melihat Naruto yang berhadapan 1 lawan 1 dengan Cao Cao serta Serafall yang melawan 2 bawahan Cao Cao.
"Tidak, itu bukan secret gear ataupun longius, itu sesuatu yang lain."
Sebentar matanya menjadi tertarik saat sosok rubah yang tercipta dari energi orange muncul dan langsung menyerang Cao Cao, tidak hanya menyerang rubah itu juga membawa Serafall kedalam tubuhnya tepat di samping Naruto.
"Energi itu... tidak salah lagi, ini mirip dengan yang si bodoh itu gunakan."
.
Pertarungan.
.
Sekarang kondisi Cao Cao dan ke 3 anggotanya sangat terdesak, apalagi terlihat Kurama tengah melibas area pertarungan dengan tubuh besarnya.
"Jeanne, gunakan kekuatan milikmu."
Segera salah satu anggota Cao Cao bernama Jeanne menancapkan pedang miliknya, dan seketika ratusan pedang dengan aura sucu muncul menyerang Kurama.
Booooofth...
Ledakan asap tercipta saat serangan Jeanne mengenai Kurama dan ternyata itu hanya sebuah bunshin, tampak di udara Naruto dan Serafall tengah menatap kelompok Cao Cao yang menamai diri mereka fraksi pahlawan.
"Ice Rain."
Segera Serafall menciptakan hujan es dengan ujung tajam kearah mereka semua, bersamaan dengan itu Naruto langsung meluncur turun kearah Cao Cao.
Sriiiiiink...
Dengan sekali tebasan dari tombak Cao Cao membuat semua es Serafall menghilang, segera dia menahan Naruto yang menyerang.
Boooooom...
Ledakan besar terjadi di tempat itu hingga membuat seluruh kuil hancur, serta memaksa 3 anggota Cao Cao untuk menjauh.
"Apa apaan kekuatannya itu."
"Kita harus fokus, karena lawan kita tidak hanya dia."
Anggota Cao Cao yang bernama Herakles segera menahan serbuan es yang Serafall ciptakan, tidak lama Serafall langsung menciptakan pedang es untuk menahan serangan Jeanne.
"Tidak aku sangka akan melawan maou, sungguh hari yang mengejutkan."
"Maaf tapi aku bukan maou lagi."
Membalas perkataan Jeanne, segera Serafall mendorong Jeanne karena Herakles menyerangnya dari samping.
Duuuuuugh...
Menahan tinju Herakles dengan bagin lebar pedangnya, Serafall segera melompat mundur.
Sedangkan di tempat Naruto terlihat dia dan Cao Cao tengah beradu senjata tepat di dalam kawah yang tercipta akibat benturan senjata mereka.
Traaank
Traaank..
Buuuuuugh...
Cao Cao mengungguli Naruto dan menendang ninja itu hingga terpental tapi dengan muda Naruto ber manuver lalu menciptakan rasenshuriken.
"Cho odama rasenshuriken !."
Sriiiiink...
"Sial !."
Cao Cao melompat untuk menghindari serangan Naruto namun itu kesalahan besar karena rasenshuriken Naruto meledak menjadi bola angin raksasa yang menyapu bersih area lembah hingga menjadi gundul.
"Di mana dia ?."
Naruto tidak merasakan keberadaan Cao Cao di mana pun, begitu juga dengan Serafall yang datang setelah melawan 3 anggota Cao Cao.
"Naru tan, kau tidak apa apa ?."
"Aku baik baik saja Onee chan, oh... di sana kau ternyata."
Tampak di udara terlihat Cao Cao yang melayang dengan aura suci menguar kuat dari tubuhnya, jujur saja Naruto sebagai iblis sama sekali tidak merasa nyaman dengan ini, apalagi Serafall yang terlihat kesusahan bernafas.
"H huft... jadi ini kekuatan true longius."
Sluuuurb...
Seketika Serafall telah di selimuti chakra Kurama yang menutupi seluruh tubuhnya, setelahnya Serafall merasa lebih baikan walaupun Cao Cao mengeluarkan energi suci yang sangat kuat.
"Kekuatan itu bisa menahan tekanan energi suci yang aku keluarkan, Naruto... kau adalah eksistensi yang berbahaya layaknya 2 naga terkuat."
Cao Cao bergumam penuh kekaguman saat melihat bagaimana kekuatan Naruto tidak hanya melindungi, tapi juga mengurangi efek muklak dari kekuatan suci yang harusnya melemahkan iblis, namun kekuatan Naruto dapat mengatasi itu.
"Apa kau sudah selesai ?, jika iya sebaiknya kau pergi sebelum aku mulai serius."
Cao Cao yang merasa pertarungan ini hanya membuang buang tenaga langsung menekan kembali kekuatan longius miliknya, tampak dia berjalan pergi meninggalkan Naruto dan Serafall.
"Naruto Uzumaki, kita akan bertemu lagi."
Cao Cao menghilang lewat retakam celah dimensi meninggalkan keduanya.
.
Malam hari.
.
"Haaaah... baru 2 hari sudah dapat masalah, sial sekali."
"Hihihi Naru tan, bukannya hidup bebas berarti harus selalu melawan yang menahanmu, jadi kau harus terbiasa dengan itu."
"Kau benar onee chan."
Saat ini Naruto dan juga Serafall tengah beristirahat di pemandian air panas, tampak Naruto dan Serafall bicara santai walaupun mereka di pisahkan dinding, saat masih menikmati waktu mereka, Naruto malah mendapati pintu terbuka.
"Yo Uzumaki, tidak keberatan kami bergabung ?."
"Ya aku keberatan jadi sana kalian pergi."
Seketika perempatan muncul di dahi orang yang tidak lain adalah Cao Cao, tampak dia tidak sendirian tapi bersama 2 temannya yang laki laki.
"Oh ayolah, bukannya aku sudah bilang kita akan bertemu, jadi aku tepati."
"Ah ini enak sekali."
"Kau benar Herakles."
Segera 2 teman Cao Cao menikmati berendam air panas, sedangkan Naruto yang bersebelahan dengan Cao Cao tampak memandang manusia itu curiga.
"Apa mau mu ?, kalau bertarung aku sedang malas."
"Tidak tidak, aku cuman mau bicara sambil menikmati pemandian, kau minum sake ?."
Naruto menerima 1 botol sake dari Cao Cao dan tampak keduanya bicara tentang apa maksut Cao Cao ingin merekruknya.
Sedangkan di bagian perempuan terlihat Jeanne dan Serafall yang tampak saling bicara, walaupun mereka sebelumnya bertarung siag tadi.
.
"Tujuanku membentuk fraksi pahlawan adalah untuk menghentikan dominasi yang dilakukan mahluk supranatural pada manusia, dan saat mendengar kau melawan fraksimu sendiri aku jadi tertarik merekrutmu."
Menenggak sake dari Cao Cao tampak Naruto menghela nafas kecil, karena dia memang merasa kalau mahluk supranatural terlalu mendominasi kehidupan manusia.
"Begitu yah, aku rasa sudah salah menilai kalian, tapi asal kau tahu, aku melawan fraksi iblis karena aku ingin hidup bebas, jadi aku akan menolak apapun yang membuat aku terikat."
Jujur saja Cao Cao baru kali ini mendengar impian itu dari seorang iblis, lagipula sejak pertarungan mereka dia sudah mengagumi kekuatan Naruto walaupun dia sendiri tidak paham kekuatan apa yang iblis kuning ini gunakan.
.
.
.
Setelah menghabiskan waktu di pemandian air panas terlihat ke 2 kelompok ini bersiap pergi ke tujuan mereka masing masing, tampak Cao Cao dan Naruto saling bersalaman sebelum ke 2 kelompok itu akhirnya pergi.
.
Sebuah lingkaran sihir tercipta di depan sebuah mansion besar yang berada di wilayah Hiroshima, tampak Naruto mengikuti Serafall untuk masuk ke dalam tanpa tahu papan nama mansion tersebut.
"Aku tidak tahu onee chan punya mansion sebesar ini, apa para iblis tidak tahu ?."
"Tidak, aku diam diam membeli mansion ini tanpa se pengetahuan siapa pun, jadi kita akan aman."
Segera terlihat 5 maid yang adalah manusia menyambut mereka, Naruto sendiri tampak agak aneh saat beberapa maid menatapnya dengan pandangan aneh.
"Onee chan, kau mempekerjakan orang sakit yah ?, wajah mereka merah tahu."
Plaaak...
"Itu salah kau sendiri mempesona mereka !."
Naruto yang dapat tamparan di kepala langsung kesakitan sambil minta maaf, melihat itu beberapa maid tampak menahan tawa mereka karena kelakuan bocah Naruto.
"Uzumaki sama, makan malam sudah kami siapkan."
Segera ke 2 nya ke meja makan dan saat itu juga Naruto sadar kalau yang di panggil Uzumaki sama, adalah Serafall.
"Uzumaki ?, onee chan jangan bilang kau juga merubah margamu."
Serafall tertawa mendegar itu karena dia tidak pernah memberitahu Naruto hal ini, segera dia juga memberitahu kalau mansion ini memiliki papan nama keuarga Uzumaki di depannya.
Plaaaak...
Kali ini Naruto yang memukul dahinya sendiri, oh ayolah, sekarang dia jadi buronan fraksi iblis dengan nama Naruto Uzumaki, dan kali ini kakaknya sendiri yang menggunakan nama Uzumaki bahkan untuk menamai mansion baru mereka.
"Oh ayolah, aku yang beli, aku yang menamai, cukup adil bukan."
"Ya ya, kau dan dada abnormal yang tidak sesuai badan itu."
"Apa kau bilang !."
.
.
.
Setelah selesai makan malam tampaknya tidak membuat Naruto ingin tidur, terlihat dia tengah menatap keluar melalui jendela di lantai 3 mansion.
"Huft, entah apa yang akan terjadi setelah ini."
Sekilas Naruto melihat sosok gadis kecil tengah melayang di udara sambil menatap lurus kearahnya, saat keduanya saling tatap Naruto dapat merasakan gadis itu bukan mahluk sembarangan.
"Kalau kau punya urusan denganku datang saja, aku tidak merasa kau bermaksut jahat."
"Jadi kau bisa merasakan niat seseorang, menarik, biasanya hanya mahluk yang tercuota dari kebencian yang bisa itu."
Gadis itu bicara sambil melayang mendekat kearah jendela, Naruto membuka jendela untuk mempersilahkan gadis tersebut masuk dan saat mendarat di lantai, gadis itu menatap perut Naruto.
"Jadi kau mahluknya."
"Ya kau benar."
Tiba tiba Kurama yang dari Siang kerjaan nya cuman tidur tiba tiba ikut nimbrung, terlihat dia bicara lewat sosok astral.
Saat 2 mahluk itu saling menatap terlihat Kurama hanya mendecih kesal lalu menghilang, Naruto sendiri tidak ambil pusing lalu menanyakan identitas gadis kecil tersebut.
"Namaku Ouroboros Dragon Ophis, kau bisa memanggil aku Ophis, Naruto Uzumaki... apa kau berasal dari dunia lain ?."
"Yah haya jiwaku, kalau tubuh ini milik orang lain yang sudah mati."
Berjalan lalu duduk di sebuah kursi, terlihat Ophis menatap Naruto yang balas menatapnya santai.
"Langsung pada intinya saja, apa kau tahu mahluk bernama Triexha ?."
"Triexha ?, aku baru pertama kali ini mendengarnya, tunggu... jangan bilang mahluk itu menggunakan chakra."
"Kau benar, aku hanya ingin memastikan karena sebelum mahluk bodoh itu ter segel di ujung dunia setelah great war, dia bilang pernah dikalahkan manusia berambut kuning dengan mata biru dan seorang Miko."
Mendengar penjelasan Ophis tentang Triexha, seketika Naruto teringat mahluk yang pernah dia hadapi saat masih di dunia shinobi bersama Shion.
"Moryuu, jangan bilang nama lainnya itu Moryuu, kalau iya, kau benar soal itu karena aku yang mengalahkannya bersama Shion."
Sekilas mata Ophis menunjukkan ketertarikan pada Naruto, karena tidak langsung di depannya adalah sosok yang seimbang dengannya.
"Aku dengar dari Cao Cao, kau tidak mau terikat dengan siapapun, jadi anggap saja ini perjanjian karena selain baka red, kau satu satunya yang seimbang denganku."
"Apa yang kau mau ?, kalau itu menghalangi tujuanku, kita akan bertarung sekarang juga."
Senyum kecil merekah di wajah Ophis karena mendengar ancaman Naruto, entah sudah berapa lama tidak ada mahluk yang berani menantangnya, tapi si kuning ini dengan berani menantangnya.
Hujan seketika turun dengan lebat di luar mansion yang di sertai kilatan petir, tampak Ophis menatap Naruto dengan mata tertarik.
"Bisa saja, tapi untuk kali ini aku akan mengawasimu agar tidak menghalangi ambisiku."
Ophis berniat pergi keluar tapi terhenti saat mendapati tangannya di tahan Naruto.
"Ada apa, kau tidak setuju ?."
"Tidak, di luar sedang hujan kau bisa kena demam nanti."
"Aku ini naga, apa kau lupa ?."
.
Kemudian, ruangan tamu.
.
"Sudah aku duga, kau terlalu membuat tubuhmu nyata."
Sekarang terlihat Naruto yang tengah menggosok kepala Ophis dengan handuk agar kering, alasannya sih sederhana setelah hujan hujanan sebentar tiba tiba Ophis balik lagi sambil menggigil kedinginan.
"B bukan achooo begitu, sama seperti mu achoo, tubuh ini juga bukan punyaku."
(Di sini Ophis pakai tubuh gadis manusia, alasannya nanti akan terungkap)
"Huuuft... serta aku tidak selalu bisa menggunakan kekuatanku."
Ophis menjelaskan apa yang terjadi padanya sambil membiarkan Naruto mengeringkan kepalanya, setelah Naruto selesai segera Ophis berniat membuka pakaiannya.
Tuuuk...
"Woilah !, jangan telanjang di sini juga !."
"Huh aku kira wajar saja kalau manusia telanjang, mereka lahir juga telanjag kan."
"Itu beda pe'a !, hei, apa kau bisa membawanya untuk ganti baju ?, terserah mau baju apa yang peting tidak telanjang !."
"B baik Uzumaki sama !."
Segera seorang maid membawa Ophis ke ruangan yang ada di dekat sana untuk berganti baju, bersamaan dengan itu terlihat Serafall datang dari lantai 2 sambil menggosok matanya.
"Hoooam... Naru tan, kau tidak tidur ?."
"Ada sedikit masalah tadi."
Tidak lama maid yang membawa Ophis kembali bersama sang naga Ouroboros yabg terlihat memakai pakaian maid.
"Sudah selesai Uzumaki sama, maaf, aku tidak punya baju lain lagi."
"Tidak, itu lebih baik."
"Maid baru ?."
.
.
.
TBC.
Jika ada pertanyaan bisa tulis di koment author juga masih bingung cara ngebales komen para pembaca.
Maklum masih baru di sini.
