(Mature area 21)
Chanbaek GS
Bahasa non baku, jorok, kasar, frontal!!!!
Chanyeol melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya menunjukan pukul 10 malam. Dan selama 10 menit ini Chanyeol memilih menyenderkan tubuh ke motornya. Dia mengamati rumah bercat kuning itu dalam diam.
Rumah di depannya ini lumayan jauh dari rumah rumah warga lainnya. Pantas saja di jadikan sebagai tempat yang tidak-tidak.
Chanyeol bimbang. Di satu sisi dia sangat butuh pelampiasan nafsunya, ingin minta jatah pada Irene saya di rasa Chanyeol terlalu malas, apa lagi hubungan mereka belum membaik.
Namun kata kata Kai kembali hadir di pikirannya.
'Dia bukan cuman bahan pelampiasan biologis dia juga bisa jadi temen curhat kalau Abang mau. Kan enak curhat sambil di sepongin'
Tok...tok
Chanyeol memberanikan diri mengetuk pintu coklat itu. Cukup lama tidak ada sahutan, Chanyeol memilih membalikan badan namun sebelum Chanyeol melangkah pintu belakangnya sudah terbuka.
Keduanya sama-sama membola. Chanyeol syok berat saat cewek yang di maksud Kai ini perempuan yang pernah dia lihat sewaktu beli nasi goreng.
Baekhyun bukan namanya?
"Ada yang bisa aku bantu mas?"
Chanyeol tiba tiba gugup. Baekhyun memang cantik, badannya putih mulus dan sekel. Gadis itu tengah mengenakan baju tidur yang begitu tipis dan luar biasa seksi.
Selembar gaun tipis yang hanya memiliki tali belakang saja. Selebihnya kulit perempuan itu di biarkan terekspos.
"Anu-- maaf saya bertamu malem malem begini. Saya--"
"Di dalem aja mas gak enak kalau di liat tetangga"
Chanyeol sempat mematung beberapa saat. Ajakan itu begitu lembut seperti ajakan, entot aku dong mas.
"Mas?"
"O-oh iya"
Keduanya masuk. Dan Chanyeol bisa melihat lebih jelas lekuk tubuh Baekhyun dari belakang. Dan ternyata dress tidur itu lebih pendek dari kelihatannya. Sumpah demi apapun Chanyeol bisa melihat pantat bulat itu bergoyang.
"Duduk dulu mas, biar aku buatin minum. Mas suka apa?"
"Apa aja"
"Sebentar ya mas"
Kepergian Baekhyun entah kenapa bisa membuat Chanyeol bernafas lega. Baekhyun benar benar seksi seperti apa yang di bilang tukang nasi goreng itu dan kai.
"Cuman ada ini, maaf ya mas..."
"Gak masalah"
Chanyeol menyesap minumannya sementara Baekhyun mendudukan dirinya di sofa.
"Jadi .. ada keperluan apa mas Dateng ke rumah aku malem malem. Ngomong-ngomong nama aku Baekhyun mas, aku baru pindah ke desa ini beberapa Minggu belakangan"
"Saya Chanyeol, kalau kamu ingat kita pernah ketemu di kedai nasi goreng"
Baekhyun tersenyum kecil. "Iya, aku ingat"
"Ngomong-ngomong saya kesini ada yang mau saya omongin"
"Kenapa mas?"
"K-kamu beneran buka jasa--"
"Iya"
Chanyeol diam. Sejatinya sedikit syok. Perempuan itu nyatanya sudah tahu duluan.
"Aku nyediain jasa apa aja. Asal jangan ada yang tau aja, apalagi ibu ibu desa ini kalau laki laki mereka sering jajan sama aku"
"Gimana?"
"Iya aku sediain jasa service kontol"
"Cuma service doang?"
"Engga mas. Sesuai keinginan pelanggan aku aja sebenarnya, aku gak masalah yang penting bayarannya pas, aku mau mau aja"
"Udah banyak yang tau kamu jualan begini?"
Baekhyun menggeleng. "Enggak banyak mas. Kebanyakaan mereka pelanggan setia"
"Kalau ngentod mau?"
"Mau mas.."
"Tapi saya udah ada istri"
"Pelanggan aku juga kebanyakan udah pada beristri mas. Menurut aku itu gapapa, karena istrinya juga gak tau kalau mereka gak ngasih tau"
Bener juga.
"Jadi kedatangan mas kesini mau minta aku sepongin? Aku siap siap aja mas"
Chanyeol mengeryit. "Bukannya kamu nyediain jasa ngewe juga?"
"Iya mas cuma itu tergantung orangnya. Kalau udah aki aki ya aku gak mau lah, paling aku kocokin aja kontolnya sampe muncrat. Tapi karena mas Chanyeol ganteng dan masih muda aku mau di entod mas Chanyeol.."
"Kamu frontal banget Baek"
Baekhyun sempat tertawa. "Kalau aku ngomong frontal kaya gitu pas lagi ngewe atau nyepongin mas, aku yakin mas bakalan ketagihan nantinya"
Chanyeol diam.
"Jadi mas maunya gimana?"
"S-saya masih bingung"
"Bingung gimana mas?"
"Satu sisi saya cuman pengen curhat sama kamu tapi satu sisi juga--"
"Juga?"
"Kontol saya udah keras di bawah sana"
Baekhyun terseyum lembut. "Jadi mas mau aku spongin sambil curhat?"
"Boleh?"
"Boleh banget mas.."
Cengkraman Chanyeol pada kursi mengeratkan saat dengan perlahan Baekhyun membuka celananya yang mengembung, seraya sesekali menatapnya.
Sumpah, Baekhyun kaya bintang bokep kalau begini.
Baekhyun mengusak wajahnya pada kontol Chanyeol yang menggembung di balik celana pendeknya.
"Keluarin Baek saya udah gak tahan"
Dengan tenang Baekhyun terduduk di antara kaki Chanyeol yang terbuka lebar. Jemari lentiknya membuka celana karet Chanyeol dan kontol lelaki itu langsung memantul, menampar wajah Baekhyun.
"Ahhh"
Chanyeol menahan desah saat lengan Baekhyun menggenggam kejantannya dengan tatapan berbinar.
"Udah lama aku gak liat kontol Segede dan sekeras ini" Katanya yang membuat Chanyeol semakin bernafsu. Lidah perempuan itu menjulur menjilati perlahan setiap lekukan kontol kekar Chanyeol.
"Sekarang mas boleh curhat sembari aku nikmatin permennya mas Chanyeol" Lidah perempuan itu begitu nakal menari nari di kepala kontol Chanyeol yang udah ngeluarin precum.
Bagaimaa bisa Chanyeol curhat kalau bagian selatannya lagi di manjain begini. Dia aja mati matian nahan desah.
"Cerita dong ahhh mas.. aku dengerin"
Baekhyun meludahi kontolnya dengan kedua tangan tangan kecilnya memberi pijatan nikmat buat kontolnya.
"S-saya lagi berantem sama i-is-istri say-arghhh" Saat Baekhyun tiba tiba memasukan kontolnya ke mulut mungilnya.
Chanyeol memejamkan mata menikmati mulut hangat itu melingkupi setengah dari miliknya, karena miliknya terlalu besar dan panjang Baekhyun tidak bisa memakan sepenuhnya. Jadi tengahnya lagi Baekhyun kocok.
"AKHH Baekhhh"
"Lanjut dong mas ceritanya"
Baekhyun mulai memaju mundurkan kepalanya. Asik sekali menyepong kontol besar itu sampai air liurnya menetes dan pipinya mengembung.
"I-istri saya uhhh marah-marah Mulu..s-saya cape Baekhh"
Plop!
Baekhyun melepaskan lebih dulu kulumannya.
"Yaudah kalau gitu sekarang dari pada cape ribut mulu sama istri mas lebih baik kita seneng-seneng mas. Lampiasin aja nafsu mas sama saya"
Baekhyun menarik tali spaghetti di belakang lehernya, detik itu juga dress tipis itu luruh dari tubuhnya. Baekhyun telanjang bulat di depannya membuat Chanyeol tidak bisa berkedip barang sedetik pun.
Kemolekan tubuh Baekhyun ngebuat Chanyeol nge fly. Kulitnya yang seputih susu dan mulus total, toketnya yang gede kaya bintang porno, memek tembamnya yang di tumbuhin bulu bulu halus, dan jangan lupa pantatnya yang sekel kaya buah semangka.
"Badan aku bagus gak mas?"
"B-bagus banget Baek"
Perempuan itu tersenyum senang. Dia kembai duduk di tengah tengah selangkangan Chanyeol. Kembali mengurut penis Chanyeol dengan tangan, sesekali mengecup dan mengulumnya.
Hingga akhirnya kontol keras Chanyeol Baekhyun selipin di tengah tengah susu montoknya terus Baekhyun gesek gesekin.
Chanyeol jangan di tanya. Makin balingsatan dia. Ternyata bener yang di kata kai spongan Baekhyun bener bener nikmat. Kapan lagi ngerasa kontolnya di pijit pijit toket gede.
"Aaahh aku suka banget kontolnya mas. Gede, panjang, keras dan tahan lama banget ughhh"
Baekhyun semakin mengocok penis Chanyeol di antara payudaranya sintalnya. Sesekali ujung penisnya mendapat kuluman yang membuat Chanyeol menggeram nikmat.
Baekhyun mengenggam kontol Chanyeol yang sengaja dia gesek gesekan pada putingnya yang sudah mengeras.
"Puting aku keras banget ahh mashhh"
Tangan Chanyeol terulur untuk memberi remasan pada salah satu payudara Baekhyun yang menganggur.
"Akhhh!!"
Baekhyun merem melek saat tangan kasar Chanyeol ngurut susunya dan melintir pentilnya. Baekhyun kembali melahap sosis raksasa Chanyeol dan memaju mundurkan kepalanya dengan cepat.
Glok! Glok! Glok! Glok
"Shhh ahhh baekh!"
Chanyeol bahkan bisa ngerasain kalau kontolnya sampe mentok ke tenggorokan Baekhyun. Perempuan itu begitu semangat dengan pekerjaannya memuaskan Chanyeol.
Menarik penis Chanyeol ke atas dan mengulum satu persatu buah jakarnya semakin membuat Chanyeol kalang kabut. Gigi Baekhyun dan lidah Baekhyun yang lembut terus bergesekan dengan penisnya yang semakin membengkak.
Baekhyun mengambil posisi menungging dengan kedua telapak tangan di lantai sementara kepalanya tetap maju mundur nyepong kontol Chanyeol.
"Arghhh Baekhh"
Lidah Baekhyun terjulur menjilat binal urat urat kontol Chanyeol yang menegang. Merasakan batang kontol Chanyeol semakin mengeras Baekhyun semakin semangat mengoralnya.
"Argh ahh Baekhhh"
"Keluarin mas .. keluarin semua jangan di tahan.. aku tau mas udah lama gak ejakulasi jadi biarin aku rasain pejuh mas. Crot di mulut aku mas.. jangan malu-malu"
Chanyeol semakin gila rasanya. Sampai dia ikut menghentak pinggulnya, seakan memperkosa mulut Baekhyun. Hitungan detik Chanyeol menahan kepala Baekhyun dan menembak tepat di dalam mulut Baekhyun.
Chanyeol keluar sangat banyak sampai Baekhyun terbatuk batuk di buatnya.
Chanyeol ngos ngosan hebat. Seketika rasa sakit di kepalanya menghilang di ganti dengan rasa ringan.
Baekhyun menelan semua sperma Chanyeol dengan nikmat.
"Mau ewe aku mas?"
Chanyeol diam sesaat. "Saya rasa enggak sekarang"
"Tapi kenapa mas? Aku Jamin memek aku lebih enak dari pada mulut aku"
Lantas siapa yang tidak tergoda mendengarnya? Mulut kecil Baekhyun saja sudah bisa membuatnya kelojotan, apalagi kempotan memeknya.
"Mending kamu nungging saya mau esek esek aja sama kamu"
Lantas Baekhyun langsung menungging seksi. Menggoyangkan pantat bulatnya di depan Chanyeol.
Plak!
"Ughhh"
Plak!
Plak!
Pantat Baekhyun sedikit perih karena tamparan itu. Dia yakin pantatnya pasti memerah.
Chanyeol menarik pinggang Baekhyun. Posisinya sama seperti tadi Baekhyun masih di bawah lantai sementara Chanyeol duduk di atas sofa dengan kaki yang terbuka lebar.
Ternyata milik Baekhyun sudah sangat basah dan merekah cantik.
Chanyeol mengambil kontolnya yang masih tegang dan menggeseknya di lubang memek Baekhyun yang udah basah gak karuan.
"Yeshh ahhhh"
Badan Baekhyun mengelinjang saat rasa nikmat dan geli dia rasakan. Chanyeol asik mengorek ngorek lubang itu dengan ujung penisnya. Namun.
"Saya mau ke kamar kamu"
Maka di sinilah mereka sekarang. Di atas ranjang Baekhyun tengah mendesah hebat dan berisik menerima gesekan penis Chanyeol di belahan memeknya. Pria itu bahkan menggesek penisnya seraya menghentak seolah memang benar menggenjot Baekhyun.
Tapi entah kenapa gesekan saja sudah membuat Baekhyun keenakan dan gemeteran.
"Ughhh ahhh ahhh enak bangethh mas... Masukin dong.."
Chanyeol kembali menghentak membuat Baekhyun benar benar pasrah menerima gesekan penis itu di memeknya.
"Sekarang kamu yang gerak"
Baekhyun mulai menggoyangkan pantat sintalnya hingga payudaranya bergerak bebas. Yang dengan seneng hati Chanyeol remas kembali dan menarik ujungnya yang mengeras total.
"Di gesek doang enak banget ahhh ahhh apalagi masuk nyahh shhhh"
Baekhyun udah bener bener kacau cuman di gesek gesek doang.
"Nyahh nyahhhhh pengen pipis ahhh"
Chanyeol semakin menggesek dan memainkan tubuh Baekhyun sampai wanita itu ejakulasi. Tubuh kecilnya bergetar hebat, setelah mereda baru Baekhyun bisa kembali bernafas lega.
"Enak?"
"Banget mas .. kapan entot akunya?"
Chanyeol mengecup bibir Baekhyun sekilas. "Nanti kalau saya minta"
"Aku gak sabar rasain kontol mas di dalem memek aku.."
Hingga keduanya berbering di atas ranjang dengan telanjang.
"Udah berapa lama kamu kerja kaya begini?"
"Dua hari setelah aku pindah ke sini mas"
"Udah berapa banyak pelanggan?"
Si mungil diam sesaat. "Lima atau enam saya kurang tau"
"Terus, kamu kenal kai?"
"Kai yang kerja di bengkel itu?"
"Saya yang punya bengkelnya"
Baekhyun kaget.
"Malah saya juga yang dapat alamat kamu dari kai. Kai juga yang nawarin kamu ke saya"
"Ahh .. gitu"
"Siapa pelanggan pertama kamu?"
Baekhyun mengigit bibir bawahnya. "Pak RW"
Mata Chanyeol membola. "Pak Siwon?"
Baekhyun mengangguk. "Waktu itu dia benerin kipas angin aku yang mendadak mati, terus dia minta bayaran. Aku waktu itu lagi gak ada uang banget... Terus dia minta bayaran yang lain?"
"Apa?"
"Saya spongin"
"Ngewe juga?"
"Enggak. Cuman Spong doang sejak saat itu dia beberapa kali ke sini ngasih saya uang asal saya mau spongin dia lagi"
Biadab emang. Tapi Chanyeol juga gak bisa salahin ketua RW nya itu. Ini kebutuhan biologis cowok, men. Chanyeol pun begitu kan.
"Terus gimana bisa banyak yang tau kalau kamu sediain jasa service kontol"
"Kayanya pada tau dari pak Siwon"
"Terus kamu mau?"
"Mau mas ... Lumayan uangnya buat beliin Jack pempes"
"Jack? Pempes?"
"Iya, Jackson, dia anak saya"
"HAH?!"
Sementara di tempat lain Irene tengah kebingungan tidak mendapati suaminya di sampingnya.
Padahal jam menunjukan pukul 1 dini hari.
"Kemana mas Chanyeol?"
Tiba tiba perasaan Irene tidak enak.
Aku bikin ini seuda baca ff chanbaek dan irene itu di sana plakornya wkwkwk. Sekarang giliran yaaa
enjoy!
