DENGAN KEKUATAN RAMEN AKU AKAN MENDAMAIKAN DUNIA

Disclimer : Saya tidak memiliki naruto dan harry potter, semuanya milik Masashi Kishimoto dan J.K. Rowling

Peringatan : Ceritanya Gaje dan suka suka gue

Bab 1

Surat Aneh untuk Cucu Hokage

Privet Drive tak pernah berubah. Rumah-rumah berjajar rapi, pagar putih, dan tetangga yang usil. Tapi di rumah nomor empat, sesuatu yang sangat tidak biasa sedang terjadi meskipun, tentu saja, tidak ada yang mengetahuinya.

Harry Potter sedang duduk di atap garasi. Duduk di atas atap adalah kebiasaan lamanya — anehnya, tidak ada yang tahu bagaimana bocah kurus itu bisa memanjat ke sana. Bahkan Paman Vernon pun menyerah menanyakanya.

"Apa aku benar-benar aneh?" gumam Harry, menatap langit.

Lalu, seperti menjawabnya, angin berhembus pelan. Dan tiba-tiba seekor katak besar sangat besar muncul di depan wajahnya.

Harry melompat mundur. "APA?!"

Katak itu mengedipkan satu mata besar, lalu secara mengejutkan berkata, "Yo. Kau Harry Potter?"

Harry terdiam. Tentu saja, ada banyak hal aneh dalam hidupnya. Rambut yang tidak bisa ditata, luka berbentuk petir, dan tentu saja surat misterius yang terus muncul dari segala arah, bahkan dari dalam telur dadar Paman Vernon.

Tapi katak raksasa bicara? "Kegilaan macam apa ini" umpat Harry dalam hati

"Oke," kata si katak. "Naruto bilang kau orangnya sedikit kikuk. Nama ku Gamakichi. Dan aku adalah hewan kuciyose paling keren yang pernah ada. Ucapnya sambil membusungkan dada"

"Na… Naruto?" Harry bergumam. Entah kenapa, nama itu terdengar... familiar?

Beberapa Dekade Sebelumnya - Dunia Shinobi

Naruto Uzumaki berdiri di atas reruntuhan Konoha. Mata Kyuubi menyala merah di balik wajahnya yang penuh amarah. Tubuhnya hangus oleh chakra miliknya sendiri. Di sebelahnya, tubuh Hinata Hyuga tergeletak tak bernyawa, memeluk dua bayi kecil: Boruto dan Himawari. Semua ini adalah hasil pengkhianatan.

Seluruh dunia shinobi menganggap Naruto sebagai ancaman. Mereka takut kekuatannya, takut kedamaiannya yang terlalu 'utopis'. Dan yang paling menyakitkan Hinata, yang dipaksa memilih antara klan dan cinta, mengkhianatinya demi menyelamatkan anak-anak mereka.

Namun, pada akhirnya Hinata juga gugur.

Naruto berteriak, dan teriakan itu mengguncang dimensi. Gunung hancur, desa runtuh, dan langit terbuka. Dalam keputusasaan, Naruto memanggil para Kodok Sage, dan membuka portal ke dunia lain dunia yang bersih dari kebencian shinobi. Tempat aman bagi anak-anaknya.

Boruto menjadi Xeno Lovegood, diadopsi oleh keluarga eksentrik tapi penuh kasih.

Himawari menjadi Lily Evans, ditemukan oleh keluarga Muggle, kemudian tumbuh menjadi penyihir jenius dan kelak ibu dari anak bernama Harry Potter.

Kembali ke Harry - Saat Ini

"Aku cucu dari siapa?!" seru Harry, mulut terbuka lebar.

Gamakichi mengangguk. "Cucu dari Naruto Uzumaki, Hokage Ketujuh. Penerus Asura, pemilik kekuatan Sage, Orang Tolol dan kikuk, dan yah ayah dari dua anak keren, salah satunya ibumu."

Harry menatap surat yang baru diterimanya bukan dari Hogwarts, tapi dari seseorang bernama Naruto. Surat itu penuh coretan lucu, kata-kata salah ketik, dan gambar katak. Tapi satu kalimat menonjol:

"Tunggu aku, cucuku! Kakekmu Naruto bakal datang ke dunia sihir dan ngajarinmu Rasengan! Hehe~ Dattebayo!"

Harry tak tahu harus merasa bingung, takut, atau... tertawa.

Dan entah kenapa, di dalam dadanya, ada sesuatu yang terasa hangat. Seperti sesuatu yang telah lama hilang, kini perlahan kembali.