SIAPKAN IMAJINASI KALIAN SOALNYA AUTHOR BIKIN CHAPTER INI DENGAN IMAJINASI AUTHOR YANG KELEWAT NISTA TAPI KALAU KURANG BISA BERIMAJINASI TAKUTNYA KALIAN PARA READERS GA NGAKAK KAYA YANG AUTHOR ALAMI SELAMA PEMBUATAN, IMAJINASIKAN SESUAI DENGAN VIDEO KLIP ASLINYA KECUALI YANG AUTHOR UBAH DIKIT DARI LYRICS SAMPE GERAKAN. READ AT YOUR OWN RISK! DLDR!
Warning: Humor garing krenyes, OOC, Gaje, abstrak, TYPO! Genre berbeda tiap chapter, mungkin
Genre: Humor/Parody
Rate: T
Disclamer: Warriors Orochi punya koei
Balesan Review :
RosyMiranto18 : Oke-oke, boleh-boleh dong minta, hehe nanti Author kirim alamat email Author sehabis chapter ini sudah di update.. itu juga kalau Author ga lupa, soalnya Author pelupa walau masih umur 15 tahun. #ngangguk-ngangguk
Bisa saja membunuh dengan kipas… kipas yang ada siletnya, hehe.
Soal divisi itu… hehe abis Author waktu porak sekolah liat logistik lagi ngangkat galon apalagi yang ngangkatnya seukuran Zhong Hui(?).
Kenapa Tai? Sebenernya Author juga gamau manggil Taigong pake sebutan Tai tetapi karena emang di wikinya dipanggil begitu sama anak-anak mystic(di ver inggris), kalau misalnya Wang, Author merasa mengonggong kaya anjing soalnya Wang klo jepang jadi kaya anak anjing yang menggonggong, wang wang! #keterusan
Hari Pertama Pensi
Selamat Membaca
Pagi yang coretindahcoret di lapangan sekolah terlihat para OSIS lari kesana kemari (mencari alamat) apalagi divisi dekor mantaps sekali, komo Zhong Hui pagi-pagi udah harus ngangkat pot bunga cian badannya makin kecil udahlah puasa jadi babu mantaps sudah hidup Zhong Hui saat ini.
"Hoho jadi ini pensi yang bakal di MC-in sama anakku." ucap seorang emak-emak rempong sambil membawa sesuatu berdiri di deket pos satpam.
"Pa Orochi ga ikut nonton?"
"Saya hanya disuruh jaga sekolah saja." Kata Pa Orochi datar.
"Yaudah kalau gitu saya kedalem dulu ya." emak itu kabur dari pos satpam.
Di panggung terdapat MC dan asisten MC gagal yang lagi latihan.
"Ehem.. yak kembali lagi kepada saya MC pensi gila ini, Sima Shi." Shi berusaha jadi MC tapi gagal.
"Dan saya asisten MC, Zhao Yun." megang mic dengan tidak niat.
Mereka diem.
"Sekarang kita bakal ngadain apa?"
"Ya langsung lombalah.. tapi itu juga kata si TAI gong." Shi noyor pala Yun ga sadar klo tadi dia ngomongnya pake mic otomatis yang punya nama denger.
"Woiii nama gue bukan TAI gong tapi Taigong!" teriak si empunya nama dari belakang panggung.
"Iye-iye dah serah lu." bales Shi pake mic harga 100 rebuan.
"Mana kek Zhuge dan om Sima?" Yun celingak-celinguk.
"Tuh lagi berdiriin stand," Shi nunjuk kedua guru umur 20+ sedang diperbudak sama istri masing-masing.
"Gua bosen acaranya belum mulai." Yun mau pergi dari situ tapi dicegat sama Shi.
"Lu mau kemana?"
"Belakang panggung mau tidur lagi."
"Set dah itu anak-anak udah pada ngumpul noh banyak pada ngediriin stand."
Tiba tiba Deng Ai naik panggung dan bawa-bawa barbel trus ngerebut mic 100 rebuan yang Shi pegang.
'Dengan ini saya menyatakan akan menjatuhkan harga diri saya di depan banyak orang,' batin Deng Ai.
Sima Yi yang ngeliat Deng Ai di panggung cuman senyam senyum gaje.
"Sebenernya ini hanya pembukaan gaje buat pensi ini.. dan di suruh oleh Pa Sima Yi juga." Deng Ai tarik nafas.
Sima Yi melotot terus ngedeathglare Deng Ai.
"TEGANGAN CINTA! TAK DAPAT DIHINDAR LAGI! KALA KU COBA MENYAPAMU!"
"ASTUTTE!" teriak siswa yang udah cape dengan hidupnya masing-masing termasuk si MC dan asisten MC.
Deng Ai bungkuk-bungkuk terus ngasih mic 100 rebuan ke Shi terus mabur deh dia ke belakang panggung, abis ditanya sama Author ternyata Deng Ai malu sodara-sodara (lupakan).
"Walau rada gaje, tapi sudahlah," komen Shi. "TAI gong, abis ini apa? kan kata si Zhou Yu ni pensi kaga pake rencana ini itu."
"Langsung aja lomba yang waras!" teriak Taigong.
"Oke, dimohon para peserta lomba waras persiapan dulu tinggalkan stand makanan dan minuman anda yang nanti dibuka sehabis buka puasa." Shi udah ngelus leher, haus.
Beberapa menit kemudian.
"Untuk penampilan pertama untuk lomba cover sing, kita sambit Project ZBHCPS." Yun membaca kertas yang kemarin dikumpulin ke Pa Yi.
Datenglah Zhao, Ba, Hui, Chosokabe, Ping, dan Sui.
"Yaampun Ba kenapa kamu pake dress omigot!" Shi kaget melihat shota Jin jadi loli jejadian.
"Zhao, mau menyanyikan lagu apa?"
"Ku Bukan Superstar." Zhao pasang muka serius.
.
Krik krik
.
"Yak silahkan."
*instru lagu Ku Bukan Superstar*
Zhao: Andai aku Pasha Ungu
Semua wanita kan memburuku
Hui: Bila aku Ariel Peterpan
Kau yakin ngefans karena gua keren
Ba: Seksi badannya~ Mulan Jameela
Cantiknya dia seperti aku
Chosokabe: Giring Nidji sahabat aku
Dekat denganku... Dialah aku~
Ping dan Suo: Tapi kenyataan aku bukan siapa-siapa
Kuingin engkau mencintaiku apa adanya
Ba dan Hui: Ku bukan superstar kaya dan terkenal
Ku bukan saudagar yang punya banyak kapal
Chosokabe: Ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin
Zhao: Dicintai *ngedipin sebelah mata ke Wang Yuanji*
Haa haa haaa... Haa haa haaa... (ngos-ngossan +nyebar gas mengerikan dari mulut personil masing-masing.)
"Zhao! sahur makan apa?" tanya Emaknya sambil tutup idung.
Dan seenak jidat Zhao ngejawab. "Semur jengkol mak!"
Pantes bau, batin emak Chunhua.
Ping+Suo: Andai ku Letto wis pasti aku wong jowo
Ba dan Hui: Tapi kenyataan aku bukan siapa-siapa
Zhao: Kuingin engkau mencintaiku apa adanya~
Semua: Ku bukan superstar kaya dan terkenal
Ku bukan saudagar yang punya banyak kapal
Ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin dicintai
Hui: Kata orang ku mirip Glenn Fredly
Suara merdu, wanita jatuh hati
Ba: Namun semua itu hanya mimpi bagimu woohoo~
Zhao: Jadi... Semua itu hanya mimpi?
Ba: Ya iya laah... Masa ya iya dong
Duren aja dibelah bukan dibedong
Semua: Ku bukan superstar kaya dan terkenal
Ku bukan saudagar yang punya banyak kapal
Ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin dicintai
Kamu bukan super, kamu bukan star
Kalo digabungin kamu bukan superstarr...
Ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin
Zhao: Dicintai *teriak penuh penghayatan*
Haa.. haa.. haaa... (pada ngos-ngossan + ngelus-ngelus leher).
"Terima kasih atas penampilannya." Shi dan Yun balik lagi ke atas panggung. "Setelah ini ada penampilan dari siapa?"
"Dari.. The Strategist!"
"Rada norak ye namanya." bisik Shi ke Yun.
Yun ngangguk-ngangguk aja.
Yak yang tadi di belakang panggung pada naik ke panggung.
"Hei bro," panggil Shi sok akrab.
"Apa?" Taigong pasang muka nyolot.
"Mau nyanyi lagu apa?"
"Sempurna."
Shi cuman ketawa ala ibu-ibu arisan. 'mau nerbangin cewe rupanya,' batin Shi.
.
Taigong: Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Lu Xun: Kau membuat diriku akan slalu memujamu *ngedipin sebelah mata ke cewe-cewe*
"Kyaaa! Lu Xun!" teriak para LX fanclub.
Hanbei: Disetiap langkahku
Aku ingin tidur lagi karena
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa bantalmu
Zhou Yu: Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Semua: Hanya bersamamu ku akan bisa
Jiang: Kau adalah darahku
Taigong: Kau adalah jantungku
Lu Xun: Kau adalah hidupku
Zhou Yu: Lengkapi diriku
Hanbei: Oh kasurku, kau begitu *disikut Zhou Yu*
Semua: Sempurna... Sempurna~
Taigong: Kau genggam tanganku
Hanbei: Saat diriku lemah dan terjatuh *sengaja jatuh tengkurep alias ingin tidur*
Lu Xun: Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku *ngebisikin sesuatu ke Hanbei*
Jiang: Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Hanbei: Kau adalah bantalku
Kau adalah gulingku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh kasurku, kau begitu
Oh kasurku, kau begitu
TLJZ: Sempurna... Sempurna... * pada ngedeathglare Hanbei*
"Yak terima kasih sudah mau tampil." Shi sweatdrop.
"Kurcaci satu ini bener hobi tidur ya, sampe-sampe lirik yang harusnya bikin nyentuh malah jadi begitu." Yun sweatdrop.
"Sekarang kita tampilkan cover sing kategori duet, Kakek dan Om!" teriak Shi asal.
Sima Yi dan Zhuge Liang naik panggung.
"Yak beh, mau nyanyi lagu apa?"
"Bukan Permainan."
.
.
krik krik
.
.
"Beh! sadar umur!" Shi langsung goyangin badan babehnya.
Zhao tepar.
Emak Chunhua senyam senyun aja bareng mbak Yueying.
Dimulailah nyanyian Kakek dan Om ini menggunakan mic 100 rebuan.
Yi: Bila nanti aku pergi
Jangan lagi panggil ku kembali
Zhuge: Bila nanti aku pergi
ZY: Takkan ngajar siswa lagi
Zhuge: Kita bisa balik lagi, pisah lagi
Apa kau mengerti
Bahwa ini bukanlah…
Bukan permainan… an…
Yi: Kau tak bisa buatku menangis lagi *pura-pura nangis di pojok*
Kau tak bisa buatku bersedih lagi
Tanpa aku kau akan baik saja
Zhuge: Tanpa kamu ku akan baik saja *meninggalkan Yi, jalan ala tante-tante*
Yi: Kau tak bisa buatku menangis lagi… ii… *nangis beneran*
Zhuge: Bila nanti kau sendiri
Jangan ingat-ingat aku lagi
ZY: Kita bisa balik lagi, pisah lagi
Apa kau mengerti
Bahwa ini bukanlah…
Bukan permainan… an…
Zhuge: Kau tak bisa buatku menangis lagi *pake tetes mata biar keliatan nangis*
Kau tak bisa buatku bersedih lagi
Tanpa aku kau akan baik saja
Yi: Tanpa kamu ku akan baik saja *meninggalkan Zhuge sambil kipas-kipas*
Zhuge: Bila nanti aku pergi
Jangan panggil ku kembali *kabur dari panggung*
Yi: Bila nanti kau sendiri…
Jangan ingat-ingat aku lagi… *ngikut mabur dari panggung*
.
.
"Untung gaje, jadi harga diri keluarga Sima Cuman jatuh setengah.." gumam Shi sambil ngelus dada.
"Lah ko kabur?" Yun celingak-celinguk.
.
.
"Beh!" Shi manggil babehnya tapi ga ada jawaban. "Lanjut aja deh."
"Yak mari kita tampilkan, Father and Son!"
Naiklah Liu Bei dan Liu Shan ke atas panggung.
"Hoho, ingin menyanyikan lagu apa?"
"Lagu Bunda."
"Hoho lagu normal."
"Yak silahkan menyanyi."
Liu Shan: Kubuka rapot SD~ penuh coretan merah…
Liu Bei: Kupandangi fotoku waktu SD… *liat foto rapot SD*
Liu Shan: putih, pendek, buluk dan sipit…
Liu Bei: Pikirku pun melayang…
Liu Shan: Dulu digaplok Emak~ *flashback digaplok Shangxiang*
Bei+Shan: Teringat semua go…sip orang…
Liu Shan: Tentang prestasi-ku… *ngeliatin isi rapot bapanya waktu SD*
Liu Shan: Kata … mereka bapaku slalu dapet nol… *effect ngeliat rapot bapanya yang wow*
Liu Bei: Kata … mereka anakku, slalu digampar~
Bei+Shan: Nada-nada kematian~ slalu terurai darinya…
Liu Shan: Ocehan sewot dari bibirku~ sudah jadi gaplokannya…
Liu Bei: Tangan kasar dan kutu air-ran…
Liu Shan: Tlah menggaplok pipi ini… *nunjuk pipinya*
Bei+Shan: Tamparan, gaplokan dan bogeman~ tlah dia berikan… *Bei+Shan asli digaplok sama Shangxiang*
Shan: Kata … mereka nilaiku bagus semua~ *liat isi rapot dia semester 1*
Shan: Kata … mereka Emakku, selalu ceramah…
Bei+Shan: Ooh Bunda ada dan tiada dirimu 'kan selalu ada di dalam hatikuuuu~
Semua penonton tepuk tangan.
"Ini baru yang namanya cover sing!" Shi tepuk tangan heboh.
"Tapi Shi, lyricnya yang bener cuman akhirnya doang."
"Udahlah lanjut-lanjut."
"Tapi, Shi ini kaga terorganisir lombanya."
"Baelah, namanya juga Bukan Pensi Biasa."
Yun pasrah.
"Kita tampilkan cover sing cewe, CNG48!"
Para cowo langsung sorak sorai.
WAN! TU!
WAN! TU! TRI! FOR!
Datang para personil CNG48.
Semua: I want you
I need you
I love you
Di dalam benakku
Keras berbunyi irama myujiku
Heavy rotation…
Oichi: Seperti popcorn yang meletup letup
Kata-kata suka menari-nari
Wajahmu suaramu selalu kuingat
Lianshi: Membuatku menjadi tergila-gila
Yueying: Oh senangnya miliki prasaan ini *megang dada*
Ku sangat merasa beruntung
Semua: I want you
I need you
I love you
Bertemu denganmu
Semakin dekat jarak di antara kita
Maximun high tention
Da Ji: I want you
Nene: I need you
Shangxiang: I love you
DNS: Di lubuk hatiku
Rasa sayang yang terus menerus meluap
Heavy rotation
Lianshi: Dalam kehidupan setiap manusia brapa kali bisa rasakan cinta
Jika ada satu cinta tak terlupa ku akan merasa sangat bahagia
Oichi: Mungkin seperti perasaan sekuntum bunga saat dia akan mekar *lempar bunga mawar ke Nagamasa*
Semua: I Feel you
I touch you
I hold you
Di dalam mimpiku
Angan anganku menjadi semakin besar
Oh it's my Imagination
Lianshi: I feel you
Yueying: I touch you
Da Ji: I hold you
Oichi: Perasaan ini
Shangxiang: Ku sangat ingin mengutarakan padamu
Semua: Heavy Rotation
"Akhirnya saya bisa cuci mata" Shi kedap kedip mata kek orang cacingan.
"Lanjut."
"Cover sing, duet maut. Mari kita sambit, Duo Iblis dari Neraka!" kayaknya Shi minta dipenggal sama kedua aki-aki ini.
Aki Nobu sama Aki Cao naik ke panggung.
"Pada mau nyanyi apa?"
"Aitakatta."
.
.
No sama Xiahou Dun terus senyum nista.
.
.
Jarang-jarang liat ni aki-aki yang udah nista tambah dinistain lagi, kayaknya rame nih, batin Shi nista.
"Silahkan." Zhao Yun rada gemeteran.
Nobunaga: Aitakatta, aitakatta, aitakatta, yes!
Cao Cao: Aitakatta, aitakatta, aitakatta, yes!
NC: Denganmu *nunjuk No sama Dun sambil deathglare*
Nobunaga: Bersepeda ku menanjaki bukit itu *naik sepeda roda tiga punya Cao Pi*
Sekuat tenaga ku kayuh pedalnya
Angin pun mulai menghembus kemejaku *Bajunya lepas kebawa angin jadi cuman pake kutang doang*
Ku rasa masih kurang cepat *mempercepat kayuhan sepeda*
Cao: Akhirnya ku sadari perasaan sebenarnya
Ingin jalani sejujurnya
Hanya di jalan ini ku akan terus berlari *lari di tempat*
NC: Kamu ga berharga lebih dari siapa pun
Walau kau tolak akan ku sesali
Kamu berharga lebih dari detergent pasar
Tadinya ku ingin membunuh rasa ini
Nobunaga: Jika ku tak suka, kan ku katakan suka
Tak ku tutupi, ku katakan kebohongan
Cao: Jika ku tak suka, kan ku katakan suka
Dari hatiku dengan tak tulus ku katakan
Lalalalala lalalalalalala
Lalalalala lalalalalalala
Nobunaga: Aitakatta, aitakatta, aitakatta, yes!
Cao: Aitakatta, aitakatta, aitakatta, yes!
NC: Denganmu, aitakatta!
Nobunaga sama Cao Cao langsung mabur kaya yang dilakukan Yi dan Zhuge tadi.
Semua penonton ketawa ngakak liat penampilan Duo iblis tadi yang beneran ngikut kaya di video clip aslinya.
"Jiakakakakak! ayo lanjut-lanjut." Shi nahan tawa.
"Oh iya kali ini MC kita yang bakal tampil..pffft." Yun nahan tawa sama penampilan JKT48 abal tadi. "Mari kita sambit! Sima Shi!" Yun dorong Shi ke tengah panggung.
"Tar sebelum gue yang kece badai ini tampil kita TBC-in dulu ni fic, takutnya tar kepanjangan lagi"
"Iyadah."
"Kami berdua mengucapkan terima kasih sudah membaca fanfic ini~" Shi dan Yun dadah ke kameranya Daqiao yang lobet.
TBC
Yak chap depan ada chap penampilan Shi dan break alias istirahat kasian pada ngelus leher, sudahlah mungkin chap ini rada garing…
Makasih sudah membaca fanfic NGS ini~
See you next chapter~
