Warning: Humor garing krenyes, OOC, Gaje, abstrak, TYPO! Genre berbeda tiap chapter, mungkin

Genre: Humor/Friendship

Rate: T

Disclamer: Warriors Orochi punya koei

Balesan Review :

RosyMiranto18 : Jadi kalo misalnya perjalanan yang lama kaya mudik, ga tidur?

OC anda itu calon siswa kelas SE-PE-SIAL, hohoho #digeplak

Sima Shi: Nthor kita ntu kaga bisa masak apalagi klo udah pake minyak yang banyak, dan hoho untung anda polos jadi anda ga tau ejekan Author yang dibuat oleh temen Author.

Sima Zhao: Itu Bahasa cina yang Author dan temennya Author nemu di kamus, jawabannya ada di chap ini.

Ternyata ada juga yang bikin OC dengan nama klinik yang suka muncul di tv.

Mungkin Bahasa mandarin + Bahasa lain berujung tes renang, hoho tau aja Author belum pernah main SW, makanya Author udah bingung sendiri sama chara para SW.

Soal profil udah diterima semua, makasih ya.

Belajar Bahasa Campuran?

Selamat Membaca

Pagi yang indah di kelas 1-1 kelas yang isinya hampir kouhai 'waras' dan sekarang di kelas itu sedang diajar bahasa cina yang baik dan benar oleh Pa Huang Gai.

"Nah anak-anak apa bahasa cinanya selamat datang?"

"HUANYING!"

"Bagus, kalau bahasa cinanya film?"

"DIANYING!"

"Ada yang tau bahasa cinanya anjing apa?"

Sun Ce angkat tangan.

"Inu, pa."

Huang Gai tepok jidat. "Haiyaaa itu bahasa jepang bukan bahasa cina, hayo siapa yang tau?"

Ranmaru angkat tangan.

"XIANYING, Pa."

"Hushhh itu mah bahasa indonesia kasar."

Hanbei angkat tangan.

"Hoo tumben kamu angkat tangan biasa molor klo udah pelajaran Bapa."

"ANYING! Pa, Hanbei mau tidur lagi."

Itu mau ngatain apa ngejawab? batin murid di kelas.

Huang Gai ngelus dada. Ni kurcaci satu minta di kasih pr MTK.

Liu Shan angkat tangan.

"Gou, Pa."

"Bagus, nah sekarang tugasnya buat kalimat dengan bahasa cina dan langsung ditunjuk oleh Bapa, yak dimulai dari Zhong Hui."

"Watashi to Hanbei molor di Biǎo(1)."

Pa Huang sweatdrop. serah mereka aja cape saia, Pa Huang pasrah. "Yak lanjut Xiahou Ba."

Ba senyum. "Jiang nii-san eat bersama watashi."

Kaga ada bahasa cinanya biarin lah, Pa Huang menghela nafas. "Lanjut Ranmaru."

"Abdi kemaren steal jiàn(2) Mitsuhide-san."

Perasaan disini ga ada guru bahasa sunda, Pa Huang bingung. "Lanjut Himiko."

"Ashita Himi bakal meet idola oe."

"Himi-chan kalimatnya ko ancur, biasanya kamu yang pinter bikin kalimat."

Himiko cuman senyam-senyum minta di tabok.

"Lanjut, Joan of arc."

"Yesterday i eat-eat with my friends, xie xie." Joan nyengir.

Pa Huang diem bentar. "bikin kalimatnya ngaco, lanjut Nene."

"Watashi berlatih with my zhàngfū(3)."

"Lanjut, Sun Ce."

"Yesterdey ai digebuk becos ai eat shíp i n(4) my istri."

"Pantes kamu masih kelas satu beda sama adik sendiri, bikin kalimat dan pengucapan dodol begitu."

Sun Ce nyengir. "Turunan Pa."

"Turunan dari hongkong, lanjut Hanbei."

Hanbei molor. "Zuótiān wǒ zài kètáng shàng shuìjiào(5)."

.

.

krik krik

.

.

"Hanbei hebatkan...nyam.. nyam." Hanbei senyum penuh kebanggaan.

"Iya-iya kamu hebat klo udah tidur nyambung sama tugas Bapa, lanjut Wang Yuanji."

"Watashi belum Zǎocān(6) because scared telat."

"Kamu sama Zhao emang sama, sama-sama sarap, yak lanjut Liu Shan."

"Fùqīn yǎng(7) ANJING."

"Shan.. kamu mau ngatain bapa atau gimana?"

Shan nyengir. "Saya lagi dendam sama Bapa."

Aduhh Gusti tolong cepatkan bel pulang, kedua tanga Pa Huang menengadah ke atas.

Kalo dikelas 1-1 klo belajar bahasa cina acak adul begini beda lagi sama kelas 1-3 yang lagi belajar bahasa cina menjurus bahasa indonesia bersama Liu Bei, saking sabarnya ni guru satu sampe ngelus dada jutaan kali karena siswa di kelas 1-3 yang LUAR BIASA.

"Lu Xun, bahasa cina ini apa?" Liu Bei menunjuk gambar anjing di papan tulis.

"Anjing, Pa."

"Itu bahasa indonesia."

"Dog."

"Itu bahasa inggris, Bapa tanya bahasa CINA."

Lu Xun pura-pura budek. "Inu."

"Isshh, yaudah Xing Cai ini apa?" Liu Bei masih nunjuk gambar anjing.

"Papan tulis Pa."

"Maksud saya yang ini." Liu Bei membuat lingkaran di gambar anjing.

"ANJING, Pa."

Ya Tuhan tolonglah hambamu ini, Liu Bei mau bunuh diri tapi ditahan. "Mending kita belajar bahasa indonesia aja yu!"

"HOREE! BAHASA INDONESIA!"

Liu Bei sweatdrop. Kalo bahasa indonesia pada seneng, ga kebayang pas mereka kelas 3 diajar sama Cao Cao mungkin era romusha ada lagi, Liu Bei ngelus dada.

"Minggu kemarin kita udah belajar SPOK, sekarang Bapa ingin kalian membuat kalimat, di mulai dari Musashi."

"W-watashi beli sabun di emol."

"Musashi yang bener itu mall bukan emol, lanjut Yukimura." Liu Bei geleng pala, cape saya cape.

"Yesterday Masamune-dono makan leher eh peluru di dapur."

"Ada-ada aja, lanjut Kunoichi."

Kemarin saya liat Zhao debus di depan kamar."

Liu Bei kaget. "Zhao kamu debus apa?"

"Makan paku." Zhao nyengir.

"Lanjut Lu Xun."

"Kemarin Bapa SENSOR sama Pa Cao di depan ruang guru."

"Xun.. jangan fitnah yang kemaren SENSOR tuh guru fisika sama biologi."

Lu Xun ngangguk. "Tapi Pa, Lu Xun liat sendiri Bapa main pedang sama Pa Cao, sampe ngeluarin percikan api."

"Husshh... jangan mengotori fanfic ini + Bapa kemaren cuman ngasah pedang Bapa pake batu dari Pa Cao."

Lu Xun ngangguk-ngangguk.

"Lanjut, Zhao."

"Kemarin Kakak pingsan di kelas."

"Tumben kalimatnya waras, tapi ah sudahlah, lanjut Xing Cai."

"Kemarin saya ditembak sama Liu Shan di bawah pohon, lalu saya gantung dia di pohon."

Liu Bei diem. "Lanjut, Sun Wukong."

"Jiang Wei harem cowo di sekolah INI."

"Kalimat ancur, kayaknya kamu dendam sama Jiang Wei."

"Ga dendam Pa, KENYATAAN."

"Hah?!"

"Tuh salah satunya Pa." Sun Wukong nunjuk Lu Xun. Lu Xun nyengir.

"Pasti yang ngincar Jiang Wei itu.. Lu Xun, Xiahou Ba, Zhong Hui, dan anak saya."

"Ko Bapa tau, tau dong kan Author saban hari kecekok fanart di tumblr," gantian Liu Bei yang nyengir. "lanjut Sanzang."

"Kemarin Sanzang dikejar MONYET ngamuk di kantin."

"Mukii!" Sun Wuking ngamuk.

"Udah-udah jangan berantem, thor dah sana cari kelas lain buat di sorot." Liu Bei dorong kameramen abal keluar kelas.

Blam!

Ting!

"Aha! mending nyorot yang lagi tes renang."

Sesampainya di kolam renang.

"Bocor nih idung Author." fokus nyorot cowo yang di kolam.

"Shi lu merasa ada yang liatin ga?" bisik Ma Chao ke Shi.

"Iye, terus auranya aura mesum gitu."

"Mending keluar yu lagian kita udah tes ini."

"Tapi Chao gara-gara tes tadi celana renang gue anyut entah kemana."

Chao tepok jidat.

"WOIII! GUE NEMU CELANA RENANG WARNA UNGU LAGI!" Fu Xi ngibar-ngibar celana renang.

.

.

"FU XI-SENPAI KEMBALIIN CELANA KOUHAIMU YANG GATENG INI!" Shi langsung berenang menuju Fu Xi.

"Hoho, jadi ini punyamu Shi," Fu Xi smirk. "Ma Dai tangkep ini." Fu Xi ngelempar celana renang Shi ke Ma Dai.

Plak

"Fu Xi maaf ya ga ketangkep." Ma Dai nyengir.

"Apa ini?" Nu Wa mengambil sesuatu yang basah dari kepalanya. "celana renang? FU XIIIII!"

"Hiyaa! nyonya besar maafkan aku~" Fu Xi mau keluar kolam tapi tangganya jauh.

Jadilah adegan Tom & Jerry di kolam.

"NUOOOOO! CELANA RENANGKU BEKU! FU XIIII SENPAI JAHAAATTT!" Shi mojok di kolam.

"Yaudah jemur aja."

"Tapikan lama cairnya."

"Ya tunggu aja, Ma Chao yang ganteng ini duluan ya."

"Cao Pi, kiw! pinjem boxer lu dong bentarang doang, gue mau mandi dulu, nanti gue balikin."

"SEKALIAN DICUCI!"

"IYEE GUE CUCI KLO UDAH SAMPE KAMAR MANDI!"

"NIH BOXERNYAAA!" Cao Pi ngelempar boxer bermotip polkadot pelangi(?) ke Shi.

Shi nangkep boxer Cao Pi. tumben baek biasanya klo ngeliat gue menderita dia cuman smirk terus ngabur ninggalin gue ah sudahlah, akhirnya gue bisa mandi juga.

Shi langsung ngabur dari kolam renang sambil membawa celana renangnya yang beku.

"Yahh laki-lakinya udah pada ngilang, gagal lagi dah aku cuci mata," gumam kameramen. "mending nih cerita ditutup, NU WAAAA! FU XIII! SINI!"

Nu Wa dan Fu Xi berhenti kejar kejaran, lalu menghampiri kameramen.

"Tolong tutup nih cerita."

"Sekian cerita dari chapter ini."

"Terima kasih sudah membaca cerita ini~"

"See you next chapter~" Nu Wa dan Fu Xi dadah ke kamera.

"Silahkan dilanjut adegan Tom & Jerrynya.

Cerita kali ini ditutup dengan adegan dimana Fu Xi di bekukan oleh gebetannya sendiri.

TBC

Pengertian kata-kata diatas

(1)meja

(2)pedang

(3)suami

(4)makanan

(5)kemarin saya tidur di kelas

(6)sarapan

(7)Bapa memelihara

Yak selesai lagi cerita gaje hasil tangan Author huft… senin sekolah padahal masih ingin libur sebulan lagi(sekalian kaga usah sekolah).

Kadang baca fanfic yang lebih lengkap itu emang harus lewat google daripada lewat aplikasi fanfictionnya.

Terima kasih membaca cerita ini~

See you next chapter~