Warning: Humor garing krenyes, OOC, Gaje, abstrak, TYPO! Genre berbeda tiap chapter, mungkin.
Genre: Humor.
Rate: T
Disclamer: Warriors Orochi punya koei
Balesan Review :
RosyMiranto18 : Ya mungkin insiden ini rada aneh dikit, DIKIT! Dan dimana Nobunaga masih sehat walafiat.
Iya ngoplos alkohol buat Bapanya, sebernernya itu bukan alcohol juga cuman bayclin sama formalin dicampur.
Shi: Heh Huasi.
Huasi: Paa?
Shi: Itu Joystick buat apa?"
Huasi: *smirk* sesuatu, hmhmhmhmhmhm.
Shi: Udahlah, gua mau pergi dulu.
Huasi: Mau kemana?
Shi: Mau beli rapier yang baru.
Huasi: PFFFTT
Shi: JANGAN KETAWA!
Hoho Author ga akan ditindih sama Liu Shan, kan Liu Shan baek.
Oke, udah keterima ko, makasih.
Insiden CN Gakuen
Selamat Membaca
Di pagi yang cerah dan da-
"BAKAR NOBUNAGA!"
"GARA-GARA TUH AKI SOK GALAK DEMO ESKUL GA JADI!"
"MITSUHIDE ELU SEBAGAI BABUNYA MENDING BUNUH TUH SI NOBUNAGA!"
Mungkin pagi di sekolah ini ga damai ya, karena seorang aki-aki yang mirip sama Cao Cao, sebenernya keadaan tuh aki lagi tidur dengan nyenyak di kamarnya sementara kamar babunya di demo habis-habisan sama beberapa guru dan murid.
Cklek
"Hngg… kalian kalo mau langsung demo ke depan kamarnya jangan depan kamar aku… aku ga tau apa-apa kemarenkan aku ga ada di sekolah nemenin anak ke supermarket…" Mitsuhide ngeles.
"HUWWWOOOO!"
BRAK!
"Tuh… liat pemimpin kalian aja berani ngedobrak kamarnya, udah ah aku mau balik tidur."
BLAM!
"HUWWOOO! BAKAR NOBUNAGA!" teriak ketiga pemimpin tiga kerajaan sambil menggendong Nobunaga keluar asrama guru.
Di kejauhan dekat TKP(?).
"Thor… maksud anda apa jadi obat nyamuk diantara aku sama Ka Xingcai, kalo mau duduk bilang dulu sama yang punya."
Hikari nyengir. "Ikut nonton."
"Tapi duduknya ga usah di tengah-tengah juga."
"Kan kalian belum muhrim, belum boleh berduaan."
"Ngaca thor."
"HEI! Kalian bertiga cuman nonton aja?"
"Iya." Jawab ketiga mahluk yang lagi fokus nonton.
"Hanya melihat keajaiban badan Cao Cao yang katanya tahan api."
Kraus!
Ni enak sambil makan popcorn… bentar tuh popcorn darimana?! batin Hikari.
"Tumben ga sama Fengzhang."
"Fengzhang tadi kepergok sama Paman, jadi ya~ gitu deh."
"Terus Zhunei kemana?"
"Masih tidur di kamarnya."
Balik lagi ke TKP.
"SUN JIAN! NYALAIN APINYA!"
"LIU BEI! BAKAR NOBUNAGA!"
"HUWOHOHOHO!"
"MWAHAHAHA!"
Mereka pun tertawa bersama dan kayaknya mereka behagia banget.
.
"Lama-lama ni acara kaya upacara lupa lagi namanya di suku indian." kata Xingcai yang masih fokus dengan adegan di depan.
Kraus!
"HUWOOO! Itu keren banget Nobunaga bangkit dari tidurnya."
Kraus!
.
"SIAPA YANG MENGGANGGU BOCAN GUE?!"
"APA?! JADI RUMOR ITU BENAR?! KALO GITU SERRRBUUU!"
.
"Ga rame yang nyerbu Nobu-sensei cuman 3 orang."
"Yaudah sana ikut tarung."
"Gamau, pasti nthor mau popcorn yang ditanganku."
Uurrrgghh… ketauan dah, batin Hikari.
"Ayo serang terus! KANAN! KANAN!"
Lah?! Itu joystick darimana?! original pula! Hikari kaget.
"Lord Liu Shan, Huasi itu joystick darimana?"
"Itu dari.. Cao Pi." jawab Shan dan Huasi barengan.
"Emang tadi Cao Pi lewat?"
"Iya sama Mitsunari."
"Terus dia kemana?"
"Jalan menuju sekolah."
"O-key, makasih Liu Shan."
WUSSHH~
"Katanya udah mup on, gimana seh.. labil banget jadi nthor."
"Udah mending kita lanjut main."
"SERANG DARI TIGA ARAH! HYAAAA!"
Kraus!
Xingcai memakai kacamata item (anggep kacamata 3D), kaya nonton pelem 3D, Xingcai senyum.
Lupakan dengan ketiga manusia diatas, sebenernya tuh dua anak pada ngidam maen ps tapi karena Cao Pi ntu termasuk manusia pelit jadinya dia cuman ngebolehin temennya maen ps tapi harus bayar sejam 100 rebu betapa sadisnya pangeran satu ntu.
Tiba-tiba Mitsuhide lari-lari kaya yang dikejar uler gede.
"WOOOOII! KALIAN YANG LAGI ASIK NONTON!"
Xingcai ngeliat kebelakang. "Ada apa, Pa? ko Bapa kesini kaya orang kebakaran jenggot, dan kenapa Bapa cuman pake handuk dipinggang?"
"Alah banyak nanya kamu, tadi Bapa mau numpang mandi di toilet sekolah eh malah tuh sekolah kebakaran terus membeku."
"Ko bisa membeku, Pa?"
"Bapa aja ga tau gimana kamu."
"Mungkin itu ulah Cao Pi kali Pak," Huasi ngikut. "eh eh Shan pause dulu gamenya."
Begonya Liu Shan beneran mencet start lewat joystick, dan ajaibnya lagi empat manusia didepan yang lagi berantem diem beneran kaya game yang di pause.
"Emang Cao Pi ke sekolah? Bukannya hari ini libur ya?"
"Itu biasa Cao Pi sama Mitsunari, kayaknya mau masak soalnya tadi bawa mie goreng instant dua bungkus."
"Tapi kenapa cuman ngerebus mie doing bisa bikin kebakaran satu sekolah? Trus apinya item lagi."
"Berarti itu bukan ulah Cao Pi maupun Mitsunari tapi ntu nthor yang ga suka bercermin."
"Nthor?"
"Iya tadi nthor nyusulin Cao Pi ke sekolah."
"Jadi intinya mah, kalian ga bisa ke sekolah karena membeku dan pastinya cairnya bakal lama, dadah Bapa mau mandi dulu ya~" Mitsuhide dadah ke tiga siswa yang hamper ga jauh beda sama gurunya… sama-sama sarap.
"Shan," panggil Huasi.
"Apa Ka Huasi?"
"AYOO LANJUT MAENNN!"
"Oke."
"SERANG TERUUUUS! SAMPE NOBUNAGA PINGSAN MODAR SEKALIAN!"
Daripada kita ngikut gila karena dua manusia yang ngidam maen ps mending kita pindah yuk ke kantin sekolah.
"PIII!"
"APA MITSU! KAGA USAH TERIAK JUGA! GUA ADA DI SEBELAH ELU!"
"DINGGGIINNNN BEGO! ELU PAKE ACARA NGEBEKUIN SATU SEKOLAH!"
"TADI GUE KELEPASAN!"
"ARGHHH! POKOKNYA INI SALAH ELU PI! LU GUE EN!"
"SEJAK KAPAN GUE JADIAN SAMA ELU?!"
"MAKSUD GUE SEBAGE SAHABAT! BAKA!"
"SEJAK KAPAN KITA SAHABATAN?!"
"AARGHHH! MIE INSTANT SATU-SATUNYA GUE BEKU! TERUS GUA HARUS SARAPAN APA?! ES BATU?!"
"UDAHHH SUTTT! KAGA USAH TEREAK PLIS! CAPSLOCK JEBOL LAMA-LAMA!"
"GA MAU TAU POKOKNYA INI MIE GORENG GUE HARUS CAIR!"
"UDAHHH JANGAN SALAHIN GUE! SALAHIN NTHOR YANG MAIN API TADI!"
"NGAPAIN NYALAHIN ORANG YANG IKUT MEMBEKU JUGA!"
"UDAHHHH JANGAN TERIAKKK MITSUUUU!"
"ARRGHHHH!"
Ya mungkin dengan percakapan penuh capslock diatas bikin pusing dan sakit mata, ternyata yang lebih parah dari dua manusia tadi, mending daripada bikin caps nthor jebol kita balik lagi yu, ke acara tawuran depan asrama guru.
"SIAGA SATU! SIAGA SATU NOBUNAGA MENUJU KEMARI!"
"AYOO LARIII! ADA AKI-AKI NGAMUKKK!"
Sebenernya yang lari cuman Xingcai doang karena disuruh, sementara kedua manusia ini masih lanjut maen dengan bermodalkan joystick di tangan.
"IKEEETTT NOBUNAGA!"
"HIYYAAA!"
"MISSION COMPLETED!"
"YEAY!" Huasi dan Shan loncat.
"Shan, mending seret Pa Nobu ke kamarnya lagi yu."
"Hayu."
Huasi dan Shan pun menyeret Nobunaga ke kamar, tetapi sebelum di seret ke kamar Huasi minumin obat tidur biar jinak pas di taruh di Kasur lagi, setelah menyeret Nobunaga balik ke tempatnya.
"Nah sekarang tinggal ngembaliin joystick punya Cao Pi ya?"
"Iya."
"Mending dibawa dulu sama kita toh yang mpunya juga lagi terkurung di sekolah mending kita pake ni joystick buat memperbudak." Huasi smirk, ada U dibalik B.
"Aku jadi anak durhaka dong nanti?"
"Udah jangan sok polos kek di naskah, KITA BERSENANG-SENANG!"
Ka Huasi OOCnya kumat lagi, batin Liu Shan.
TBC
ARGHHH MAAFKAN AUTHOR MINGGU KEMAREN GA UPDATE KARENA TUGAS NUMPUK DARI YANG GAMPANG SAMPE YANG BIKIN PUSING JUGA ADA!
DAN SEMPET STUCK JUGA! Jadi maafkan authormu ini
See you next chapter~
