Warning: Humor garing krenyes, OOC, Gaje, abstrak, TYPO! Genre berbeda tiap chapter, mungkin. IMAJINASI HARUS LUAS!

Guest: He Taiyang.

Genre: Humor, Family(ga kerasa).

Rate: T

Disclamer: Warriors Orochi punya koei

Balesan Review :

RosyMiranto18 : Hoho sebenernya Author bingung mau masukin siapa (becos banyak OCnya) dan berhubung Fenghuang ada kata 'polos' nya jadilah ku pake toh bisa digabung sama Liu Shan.

Sebenernya itu buku album yang Shangxiang cari, Fenghuang maling dari kamar Cao Cao :v

Ini chapnya selesai maafkan Author telat update T-T dan mungkin ini chap juga sama kaya chap Demo Eskul.

Shi: MAAFKAN AKU HUASI-SAMAAA! ARGHHHH! JANGAN BUNUH AKU KALO MAU BUNUH ZHAO AJA! #ngedorong Zhao ke depan Huasi.

Zhao: KA SHIIII! ZHAO SALAH APAAA HIYYAAAA!

Ga Jadi Idul Adha!

Selamat Membaca

Pagi yang cerah di sebuah sekolah. Tempat para guru dan murid kelewat normal berkumpul. Mereka berkumpul di lapangan dan di lapangan itu banyak sekali sapi dan kambing.

"ARGHH! AYO DONG JALAN!" teriak Zhao sambil narik-narik kambing yang dikasih nametag 'Sima Yi', ni kambing persis kek Babeh.. pemales.

"Ayo semangat Zhao…."ucap Yuanji datar ke pacarnya yang berusaha narik kambing ke tengah lapang.

Di tenda pojokan.

Terdapat seorang pangeran yang lagi bermadesu bersama kambingnya yang lagi sibuk makan.

"Aku rindu ke kamu tuh kaya loading smadap di laptop Nthor, ga selesai-selesai…" gumam pangeran itu.

"Udah, kan Yun-senpai cuman nemenin Kek Zhuge Liang beli kambing." Jiang Wei mencoba untuk menghentikan Cao Pi dari kegiatan bermadesunya.

"Uuurrrghh…"

"Jangan galau mulu, lebay cuman di tinggal beli kambing doang sampe curhatnya ke kambing sendiri." sindir Taigong Wang.

"Hanya mengikuti apa yang dinaskah BAKA KETOS!" Cao Pi ngelempar naskah ke Taigong.

"Selow~ Pi aku tau ko kita ini terpaksa main disini." Taigong ngelus dada.

"ARGHHH! GUA INGIN NI FANFIC END! SAAT INI JUGA!" Pi teriak penuh penderitaan.

"Efeknya mengerikan sekali main disini, Pi gue balik kealam gue lagi ya.. jangan galau mulu tuh Pa Zhuge dah mbalek."

"BALIK SANA!"

.-.

"Yun tolong iket kambingnya di tenda situ." Zhuge nunjuk tenda yang ada kambing pamales punya keluarga Sima disitu.

"Siap."

Yun pun menarik sang kambing yang berjenggot macam pemiliknya.

HAAAHHH~ aku paling benci kalo udah gini nih, Yun menghela nafas.

Sesampainya Yun melihat seorang pangeran yang lagi curhat sama yang melihatnya pun menghampiri pangeran itu setelah mengikat kambing punya Kakek itu, merasa ditepuk bahunya dan melihat siapa orang dilihat yang tadinya muka madesu jadi muka madece(masa depan cerah).Pangeran itu meluk Yun. Dan bisa kita simpulkan naskah yang dibuat sama Nthor itu nista sangat.

"YUNNN!"

"HUWAAA! Pangeran kenapa kok kaya ortu(orang utan)?!" Yun kaget setengah hidup.

"KU DAH TAKKUATTT DENGAN SEMUA INIIII! KUSUDAH MUAKKK!"

"Kalo udah gakuat tamatin aja sekarang ni fic.. usir semua pemainnya."

"HUWAAAAA! TAPI KATA SI NTHOR PEDO ITU NI FANFIC BAKAL TAMAT DI CHAP 30!"

"Yaudah, kalo gitu mending lu kasih(sogok) Nthor pedo itu pelem China, yang judulnya Love is more than a word, jamin tuh Nthor langsung namatin ni Fanfic NGS."

"MATA GUAAA TERNODAII YANG ADA!"

"Perasaan pangeran main disini termasuk ngotorin diri deh," Yun sweatdrop. "dan termasuk dengan meluk aku dengan erat tadi."

.

.

.

"ARGHHHHH!"

Yun cuman bisa diem, loading, bener juga mending ku dunlud tuh pelem aja mayan beneran buat nyogok Nthor pedo, lalalalala~

Yun berjalan dengan riang seperti perempuan yang ketemu gebetannya.

"YUNNNN! JANGAN TINGGALIN GUEE DISINI!" Pi ngikut Yun ke suatu tempat.

.-.

Di teras sekolah CN Gakuen, terdapat 2 manusia 30+ sedang bergosip ria dan kipas-kipas.

"Haaa~h sungguh ku tak kuat dengan semua ini." Kakek Zhuge menghela nafas sambil kipas-kipas.

"Kalo cape ngikut nyogok gih bareng Zhao Yun."

"Eh elu Om sendiri aje."

"Elu juga Kakek sendiri aja."

"Zhug.. temenin ane yuk nyari guest star chapter kali ini."

"Biarin aja, nyasar-nyasar dah!"

"TAPI KALO DIBIARIN TERUS YANG ADA GUE DIPENGGAL NANTI SAMA CINGCAO!"

"Kan elu ini yang dipenggal bukan gue." ucap Kakek Zhuge datar.

"MASALAHNYA ITU MANTAN ANAK ANGKATNYA CAO CAO!"

"APHAAAAA?!" teriak Kakek Zhuge lebay.

"IYAAA! Jadi yu temenin ane bantu cari ntu anak."

"Ga."

"JAHAT!"

"Lebay lu."

"INI MENYANGKUT NYAWA ZHUGGGG, GEEEE!"

"Ku tak peduli."

"KAMU GA KASIAN SAMA UKE KAMU INI?!"

"Ga. Itukan masalah elu, bukan gue."

"ELU GITU BANGET SAMA GUE! LU GUE END!" Sima Yi ngabur dari situ.

Kakek Zhuge masih woles kipas-kipas. "Ga nyangka efek naskah kali ini bikin tambah gelo hidup Om itu." Kakek Zhuge geleng-geleng.

.-.

Di lain tempat yang suka disebut tenda khusus para penguasa yak bisa ditebak dong yang duduk disitu ala raja-raja dan dikipasin sama istri masing-masing minus Cao Cao, dan Sun Jian. Cao cao dikipasin sama Nthor pedo(hasil nyogok), dan Sun Jian dikipasin sama Lu Xun, Nobunaga, dan Pemimpin 3 Kerajaan.

"S-SAKIITTT!"

"Ada apa ini?" tanya Sun Jian.

"Ini ada penyusup."

"Penyusup?" Cao Cao mengangkat sebelah alisnya. "sepertinya saya kenal sama anak itu."

"AYAH ANGKAT?!"

"KAMU?! Hmmm… yang pernah jadi anak angkatKU?!"

"Anak angkat?" Sun Jian menaikkan sebelah alisnya.

"Iya, nama dia Cao Tun."

"Bukan, Cao Cao-sama dia, dia, dia, HE TAIYANG!"

"APHAAA?! HE SAIYANG?!"

"TAIYANG BEGO!" Liu Bei nampol Sun Jian.

"Mangap atuh Bei, sengaja." Sun Jian nyengir.

"Kumaha maneh."

Setelah melakukan ritual(adu mulut) terlebih dahulu, pemimpin 3 kerajaan ini diem dan menanyakan manusia di depan mereka sekarang dan tetap dengan ritual dahulu, setelah ritual mereka akhirnya diemm dan ada scene paling menjijikan di dunia penpik.

"AYAHHH~ luama tuak buertemu~"

"Caooo Tunnn~ anak angkatku~"

Ayah angkat-Anak angkat ini pun berpelukan seperti teletubies.

"Syaiton emang scene ini." ucap Nthor pedo datar. "DAN BERHENTI KETIK PEDO! SIAPA YANG MAININ LAPTOP SAIA DI KAMAR SHI?!"

"Babu gue dan anak Cao Cao alias Zhao Yun dan Cao Pi."

Nthor pedo cuman bisa diem.

"Nthor kantong muntah." Muka Nobunaga pucet dan menengadahkan tangan kanannya ke Nthor pedo.

Ting!

Sebuah kantong muntah tiba-tiba mucul di tangan Nobunaga.

"HOOOEEEKKKK!"

.-.

YEEEEE IDUL ADHA GA JADIII! BAKARRRR KAMBINGGG! IGGAAAA BAKARRR! GUE ZHAO YUN NARATOR(jejadian) MENYATAKAN IDUL ADHA GA JADIII! YEEEE!

"Misi Yun gue juga mau ngikut ngetikk dong, jarang-jarang ngegganggu cerita Nthor pedo."

TING!

Tiba-tiba ada sebuah kata-kata muncul.

"HUWWOOOIII KALIAN YANG DISANA! IYA! DIKAMAR KAK SHI! MAENIN TOSHI-KUN!"

Waduhh, ketauan Nthor pedo nih kita ngacak-ngacak chapter kali ini, kalo kata Nthor pedo.. syaiton emang, mungkin hanya sampai disini chapter kali ini sebelum gue, Cao Pi yang kece tiada banding ini dan uke gue, Zhao Yun yang waras kena damprat Nthor pedo.

"BERHENTI KETIK PEDOOO!"

"Tapi Nthor pedo suka sama adik kelas." ucap Yun.

"TAPIKANN CUMAN BEDA SATU TAHUN DOANGGG!"

"Intinya Nthor pedo titik."

"LAGIANN DIA YANG SUKA AKU BUKAN AKU YANG SUKA DIA!"

"Alah ngeles mulu ni Nthor pedo."

"SYAITON EMANG KALIAN BERDUAAAA!" Nthor lari ke kamar Shi dari tenda khusus.

"Yun, Nthor pedo otw ayo cabut dari ni kamar."

"Iye, Pi."

BLAM!

"HAYOO KALIAN MAU KEMANA?!"

"SEKIAN! DARI CHAPTER KALI INI! SEE YOU NEXT CHAPTER!"

"ARGHHHHHH!"

Terdengarlah teriakan orang kesakitan dari manusia yang tadi ngehancuhin chap kali ini."

END

AKHIRNYYAAA SELESAI MAAFKAN KALO MAKIN KESINI MAKIN ANEH CERITANYA KARENA AUTHOR STUCK DI TENGAH JALAN.

Terima kasih sudah membaca chapter kali ini~

See you next chapter~