Warning: kerenyes kranci, OOC, genre berbeda tiap chap mungkin, IMAJINASI HARUS TINGGI KALI LUAS! AWAS TYPO! CERITANYA MAKIN LAMA MAKIN ABSURD!
Genre: humor retjeh
Rate: T
Disclaimer: WO punya Koei
Balesan Review:
RosyMiranto18:
Shi: Emang pada sadarnya otak si Nthor itu kaga normal mikirnya bisa kelebihan, ahhh dan hari ini si Nthor malah nemu akun di youtube kakohalovekyoui, si Nthor malah senyum-senyum.
Shi: HOHO punya kamu gundam skala 1:1? kalau aku skalanya 1:600.000(kumaha ente ajalah), dengan gundam itu aku bisa langsung masuk ke dalamnya kek anim anim gundam gitu.
Nthor: Aki-san yein aja biar cepet.
Mori: Kalau aku jadi guru.. Author jadi tambah ruyeng soalnya udah banyak yang jadi guru, karena mukaku masih terlihat muda(tapiudahpunyanak) jadinya aku dijadikan murid. Hmm, kalau aku tidak sibuk, btw nak Zhunei siapa yang mau nulis tentangmu? Aku tidak tertarik, aku..
?: MORI! KALAU KAMU MASIH MAU NGADEP KAMERA KELUAR DARI KELAS!
Mori: Amppuun, aku hanya membalas ripyu~
Motochika: Terima kasih atas pujiannya, karena pukulan itu dia jadi kembali ke jalan yang lurus. Terima kasih, suara emasku emang lebih bagus dari Shi, dan Orochi, iya kan?
Shi: beraninya lu menembak gue *jreenggg (salah ambil) SIMA YI HANCURKAN ROBOT ITU! MWAHAHAHA!
Shi: Oh Tidak bisa~ kalian tidak bisa melukaiku! Bakame ehem, imbecile. MWAHAHAHA!
Reality Show: Katakan Jadian
Episode 4: Weird Last Episode
Selamat Membaca
Motochika menggenjreng shamisen di pinggir lapang, sekarang kelas 2-1 sedang diajar oleh Xiaoqiao, guru olahraga. Kenapa Motochika tidak ikut olahraga? Dia disuruh buat jadi HOST ngeggantiin Shi yang masih pundung, sekarang dia lebih ingin belajar daripada narsis di depan kamera, alhamdulillah ya kembali juga dia ke jalan yang lurus.
"Sekarang yang nemenin gue ngehost siapa ya~"
"Yang jadi kameramen juga."
"Kok gue jadi ngomong sendiri gini sih?"
"Gue tau, gue jomblo." Motochika menggenjreng shamisennya sekali. 'Status: Menuju ngenes'.
"Emm.. permisi~?" seseorang mencolek bahu Motochika.
"Kenapa sih, gue yang jadi host sekarang..."
"Guekan ingin olahraga.."
"Haloo~" orang itu melambaikan tangannya di depan muka Motochika.
Motochika melihat Date sama Gracia satu kelompok, Motochika menggenjreng shamisennya intro Bella Notte lagu Lady and The Tramp.
Oh! kirei na kirei na yoru
ko yoi wa Bella Notte
kirameku hoshi no iro mo
yasashiki Bella Notte
"Mas, sekarang masih siang."
aisuru futari ga
kata wo yosere ba
tokimeku omoi ga
yozora ni no boru
"MAS!" orang itu menggoyangkan badan Motochika kencang, orang itu khawatir soalnya Motochika udah mulai nangis.
LOVE IS AN OPEN DOOR!
Set dah Chik elu kesurupan apa mpe nyampurin lagu projen sama bella notte?
Motochika berhenti ngegenjreng sama nyanyi. "Guan Ping?" Motochika ngusap air matanya.
Guan Ping menghela nafas lega. 'Status: Hidup pada Masanya'. "Kamu gapapakan?"
"Gue gapapa kok, cuman sedikit kebawa lebay." Motochika diem sebentar loading, Motochika ngeliat handycam di tangan Guan Ping. "Lu ngapain disini? Jangan-jangan.."
"Aku? jadi kameramen." Guan Ping nyengir. "Soal, co-host.. Taigong Wang udah siap mental lagi."
"Syukur deh, tapi dia lagi di tes bola basket."
"Kalian ngapain pada disini?"
"Panjang umur."
"Siapa yang panjang umur? Gue abadi keles."
Motochika berdiri, menepuk celananya yang penuh debu. "Udah ngumpul semuakan? Yok lanjutin acara gaje ini."
"Ini beneran Motochika yang jadi hostnya?" Motochika ngangguk. Taiogong Wang bahagia loncat-loncat. 'Status: Bebas.'
"Udah bahagianya udah, kita harus nyari dulu Xingcai."
"YOK!"
Mereka berjalan memasuki sekolah, mencari kelas 1-3, setelah menemukan kelas yang dicari, mereka diem dulu selama beberapa detik, terus Motochika sama Taigong Wang debat sampe saling jenggut tidak lupa Guan Ping merekam aksi jotos(?) mereka. Sudah 2 jam Guan Ping merekam kelakuan 2 orang di depannya, masalahnya sekarang Motochika sama Taigong Wang gugulingan di lantai koridor. Mau ngelerai tapi takut di semprot. Ini mah sama aja kalo yang ngehostnya itu Shi.
fushichou no youni towa ni
LAST FOREVER~
"Ada yang lagi nyanyi seriosa?" tanya Guan Ping pada dirinya sendiri, kalo nanya ke yang lagi jotos-jotosan gamungkin diwaro, paling ada sedikit persentase Guan Ping ikut dijotos.
Guan Ping menengok ke ruang musik yang sebelahan sama kelas 1-3, rasa penasaran menyerang Guan Ping, dengan handycam di tangan, Guan Ping mengintip ruang musik lewat jendela.
"Nah, guise daripada ngeliatin aksi jotos tadi mending kita ngerekam anak Cao Cao, yang lagi di tes nyanyi sama Bu Cai Wenji."
Lah jadi ngevlog?
"WOEE! GUAN PING!" tiba-tiba telinga Guan Ping di jewer sama Motochika.
"Sakit.."
"Mending kamu rekam kejadian langka aja."
Motochika ngetok pintu kelas 1-3, buka pintu kelas, nendang pantat Taigong Wang biar masuk ke dalem kelas. Taigong Wang natep Motochika ko-gue-sih? Motochika bales dengan tatapan gue-hostnya-jadi-turutin-apa-kata-gue. Taigong Wang sujud sujud depan Cao Cao.
"Pa, boleh pinjem Xingcai bentaran?"
"Ga."
"Plis Pa, buat keberlangsungan hidup saya."
"Dengan satu syarat, Motochika kudu nyanyi dulu."
Taigong senyum sumringah, Dewi keberuntungan berpihak padanya, Taigong berdiri. "Ayo, masuk, dipanggil Tuan Cao Cao." Motochika geleng-geleng gamau kejadian dia chap kemarin terulang.
Lu Xun mengangkat tangan. "Pa, bolehkah saya yang menyuruh Ka Motochika masuk?"
"Silahkan."
Lu Xun keluar kelas, Lu Xun menyiapkan ancang-ancang. Lu Xun menendang pantat Motochika untuk ke 4 kalinya.
"Wadaw, sakit XUN!"
"Nyehe." Lu Xun tersenyum puas.
"Awas lu, gue gibeng muka watados lu habis nyanyi."
"Kalo bisa," Lu Xun kembali ke bangkunya."
Baru Motochika genjreng shamisen. Dari ruang musik terdengar suara seseorang yang sangat mereka kenali, suara MC yang pernah nyanyi lagu kesempurnaan cinta waktu itu.
HEAVEN'S WILL kono te no naka ni
ubaitotte yarouka
uchitsukeru shizukusae mo
kitto osorete kiesaru
Karena Motochika malas mengeluarkan suara emasnya, dia lipsing, selagi suara mahluk itu agak kenceng sampe kedengeran ke kelas 1-3. Motochika menggunakan kesempatan ini, jarang-jarang Motochika nyanyi lipsing, toh suara doi sama yang lagi di tes nyanyi ga jauh beda. Selama Motochika bisa lipsing dengan baik, dia bisa melanjutkan hidupnya dengan damai. Walaupun suara gajauh beda, tapi mulut tidak bisa berbohong, Motochika cuman hapal lagunya di beberapa bagian, jadi lipsingnya gagal permirsa, Cao Cao udah melotot, pas lirik terakhir Motochika malah nerjemahin liriknya
Ah~ dimana elu berada?
HaShi anak yang sebatang kara pergi mencari Emaknya~
Dimalam yang sangat panas teringat Emak~
Walaupun kesepian HaShi tetap gembira
Motochika berhenti nyanyi, sadar, nyanyiannya udah ngelantur.
"Ulang atau pergi dari sini?"
"Ga saya gamau ulang, tapi berikan saya kesempatan buat nampol muka watadosnya LU XUN!"
"KAMU MAU APAIN ANAK BAPA?" ucap Cao Cao penuh penekanan. "Bapa wali kelas di kelas ini, PERGI KAMU!" Cao Cao menendang Taigong Wang, dan Motochika keluar kelas.
.
"Ah elu sih pake acara lipsing, terus nolak."
"Jangan salahin gue, salahin yang bikin ruang musik sebelahan sama ni kelas."
"Mereka jotos-jotossan lagi permirsa, mungkin inilah alasan kenapa Lu Xun yang ga sopan sama Kakak kelas, wali kelasnya Cao Cao because Cao Cao' s slogan is MEMPERbudak bukan DIperbudak. Tapi gamungkin kan Xingcai kena efek slogan Cao Cao, hanya yang imannya lemah yang bakal kena efek slogan Cao Cao." Guan Ping pegel tangannya yang dia rekam kebanyakan aksi jotos host sama co-host.
Bertepatan dengan di tendangnya Motochika, dan Taigong Wang dari kelas 1-3, Anak kelas 2-2 keluar dari ruang musik. Anak kelas 2-2 saling menutup mata kecuali yang paling belakang Sun Quan, dan yang paling depan, Oichi yang matanya ditutup sama Mori dari belakang mengangangkat sebuah papan kayu bertulis 'don't try this at home, but you can try this at somewhere else, maybe'.
JDANG! PRANG!
Level Up
Motochika menampar muka Taigong Wang dengan shamisen keras, sampai Taigong terlempar keluar, dan memecahkan kaca jendela, bersyukurlah ini masih lantai satu.
"You play well. But it shall be your funeral dirge."
"Persimah, aksi jotos kali ini dimenangkan oleh Motochika~"
"Hah.. hah.. Ping ayo kita ke kelas 1-1 aja."
"Oke, Shi mau ikut?"
"Ga."
"Syukur deh, Otak lu udah bener lagi."
Motochika, dan Guan Ping pun berjalan ke kanan, lalu berbelok ke arah kiri, berjalan lurus beberapa langkah, kalau sudah melihat pintu yang gagang pintunya ada di bawah berarti sudah sampai di depan kelas 1-1. Kenapa gagang pintunya di bawah? Karena mereka sendiri yang minta, kan taulah isi kelas ini sangat abstrak ketua kelas aja Sun Ce gimana ga abstrak? berhenti ngelemparin kursi panjang mang bakso, saya ngomong kenyataan.
Tok tok tok
"Siapa?" tanya seseorang dari dalem.
"Motochika."
"Dengan siapa?"
"Guan Ping."
"Semalam berbuat apa~?"
"Hah?"
"Pss, Mot, yang di dalem lagi nyanyi." Motoshika sweatdrop.
Motochika membuka pintu.
Plak
"Pie, pasti ini kerjaannya Sun Ce." Guan Ping geleng-geleng.
"Woohoo headshot."
Perlahan pie yang nemplok di muka Motochika jatuh, muka Motochika memerah menahan amarah, kedua tangannya dikepal erat.
"Kalian belum merasakan dashyatnya mendengar lagu dari mulut Orochi, yaa.." Motochika menarik nafas, lalu mengeluarkannya perlahan.
Guan Ping sudah merasa ada yang gabener sama Motochika, akhirnya dia menarik keluar Liu Shan, dan lari keluar sekolah.
ware wa saikyō kiwamete koko ni ari
senmetsu haikai nashi tsukushite
"GYAAAAAAA!"
DUUUAARRR!
Kelas 1-1 meledak tanpa sebab. Beberapa detik kemudian Lantai 1 meledak juga tanpa sebab.
Guan Ping keringet dingin, Liu Shan bingung.
"Semoga yang masih di TKP di terima disisinya, aamiin." Guan Ping ngeliat banyak orang keluar dari sekolah, rambutnya pada kribo. Guan Ping melihat Xingcai berjalan mendekatinya.
"Tuan Liu Shan syukurlah anda selamat."
"Saya selamat karena Guan Ping,"
"Terima kasih Guan Ping,"
"Jangan berterima kasih, ini sudah menjadi tugasku melindungi Tuan Liu Shan."
"Guan Ping, itu handycam untuk apa?"
"Eh? Bukan apa-apa kok." Guan Ping melempar handycam itu ntah kemana. "KANTIN YUK KANTIN! Hehe."
Guan Ping pun pergi ke kantin bersama Xingcai, dan Liu Shan dengan damai, tanpa pair yang jadian lagi.
Disuatu tempat ada seseorang yang mengambil handycam yang di lempar Guan Ping tadi, lalu orang itu tersenyum.
END
Ossu! Maaf lama ya~ Nthor soalnya terlalu fokus ke yutub, dan main sama Nobunaga(kucingNthor) :v btw itu lagunya emang dinyanyiin sama Ryotaro Okiayu semua lho kec Last Forever punya Cao Pi, sama lagunya Hachi yang Nthor plesetkan :v Nthor lagi kecengkok lagu itu maapkeun kalau malah jadi banyak lirik lagu :v kalian bisa cari (yangpenasaransaja) di yutub, yang Bella Notte itu disney koe no oujisama kalau yang love is an open door ntu disney duet(bayangkan Shi sama Mamori(ES21) ngeduet), dan malah nyasar ke video yang di publish dari nico nico ke yutub, jadi baru selesai sekarang~
betewe~ udah ada yang pernah denger drama CD WO? Ingin download tapi dikasihnya web amazon dan toko onlen di jpn sama mbah gugel :" cuman dapet part pas di Hasedo doang di sonclod walau cuman part di hasedo doang tapi tetep rame ngakak lagi.
Reality show tamat~ dengan gaje, ada yang mau request untuk chap depan? Kalo engga Nthor mau lanjut jadi format chat grup dll :v di chap selanjutnya.
Terima kasih sudah membaca cerita ini~
see you again~
