Ga ada warning disklemer, genre dkk males kopi paste ai :v jadi tebak olangan aja n udah terlanjur di submit docnya, jadi ana bikin note aja biar ga pusing.

Note:Takeda = SB

Shingen = SW

Om Nobu = SW

Nobunaga = SB

Kenshin atau AC alami = SB

KALAU ANDA MASIH PUSING? HAKAN TAH!

Balesan Review:

RosyMiranto18

Nezha: Yakin seratus persen karena cermin Tamamo itu bentuknya bulet bukan kotak sebenernya itu cerminnya nempel ke dinding bisa dibilang itu kek cermin dua arah hasil karya Bu Yueying.

Yoshitsune: Maksudnya dengan hassou tobi itu apa?

Taigong Wang: anda tidak bingungkan dengan chap kemarin? jujur saja kutak mampu~ EHEM! jujur chap kemarin itu agak kopipaste sama ver SBnya dann saya bukan aladdin tapi saya ketos cakep yang di puja-puja sama si Nthor gegara setiap ngeliat senyum gue tuh manusia sarap ngeflai, jangn ditiru ya kelakuan tuh manusia NGSJ itu, jadi pesan moralnnya adalah jangan jomblo, udah lewatin aja nieh balesan kali ini kagak mutu.

Mayuzumi Chiharu

Aslian? masih tetep ngakak? soalnya w lagi ga mood ngetik cerita gegera uprak, jadi suka ngerasa ga ada feel pas ngetik cerita, dan kadang malah suka jadi pelampiasan gegara kesel, jadi kalo misalnya makin lama ceritanya makin boring maafkan.

kamu ga bingungkan di 4 chap ini? soalnya 4 chap ini pelampiasan gegara uprak gitar.

Akhirnya on juga :v darikemarin w tunggu terus ripyunya.

Karyawithsatan

Episode 3: Mungkin Karma

Selamar Membaca

Pagi yang engga damai di pemandian Onsetan. kalian ga penarasankan sama cerita kali ini? kalo engga syuh sana, kalo iya silahkan lanjutkan. Hari ini mereka bakal pulang dari pemandian air panas, Om Nobu yang jadi ketua panitia karya wisata kali ini mukanya masih pucet gegara kejadian kemarin malem. Bukan cuman Om Nobu doang yang punya onsen juga ngikut pucet kalo nginget kejadian semalem.

Mau tau ceritanya? Tanya Om Nobu gih, jangan lempar saia gayung. Oke-oke gue yang nanya.

Gue, Wen Yang yang kece ganteng cakep berjalan mendekati Nobunaga yang lagi berdiam di depan bus khusus guru.

"Pa.. Maukah Bapa menceritakan kembali kejadian kemarin malam?"

Om Nobunaga ngangguk, sekilas mukanya pucet lagi. "Tapi Bapa akan menceritakannya di dalam bis, jadi kalau kamu mau tau masuk ke dalem bis khusus guru nanti."

"Dapet kursi ga Pa?"

Om Nobu geleng-geleng.

Wen Yang menghela nafas, pasrah. "Selama Bapa janji menceritakan kejadian itu."

"Yang, Yang Yang digoYang Yang.. ehem," jiwa dangdut punya Nobunaga merasuk ke Om Nobu selewat. "tolong panggilin anak-anak biar cepet masuk."

Om Nobu melemparkan toa ke Wen Yang dari Wen Yang ngelempar ke Guan Xing dari Guan Xing ngelempar ke Kojuro. Kojuro bingung.

"Gue harus apa dengan ni corong minyak?" tanya Kojuro pada Wen Yang.

Wen Yang bisik-bisik ke Guan Xing dari Guan Xing ke Kojuro, Kojuro ngangguk-ngangguk.

"PERHATIAN UNTUK MAHLUK-MAHLUK YANG TIDAK TERDEFINISIKAN DI DEPAN GERBANG! KATA OM-" Kojuro nengok dulu ngeliat reaksi Nobunaga dulu, setelah tidak merasakan perubahan ekspresi Nobunaga, doi balik fokus teriak. "OM NOBUNAGA MASUK BIS!" Kojuro tarik nafas. "CEPETANNN! KALO GA DI TINGGAL!"

Mahluk-mahluk yang masih berdiri di gerbang masuk saling tatap-tatap.

"Xun, siapa yang manggil kita-kita?" Yoshitsune noel pundak cowo berambut coklat.

"Lu Xun? Gue Nezha."

Yoshitsune ngegasp terus mukanya merah, malu. "Maaf Nez, gue kirain Lu Xun, btw, Kapan elu ngecat rambut lu Nez?"

"Ini warna rambut asli gue."

Yoshitsune ngangguk-ngangguk, tangan kanannya mengelus dagu. "Ooohh…"

"Eh itu udah disuruh naik bis sama Om Nobu."

""Iyaaaa~ artis kulit manggis~" koor mahluk-mahluk disitu minus Gracia.

Mahluk-mahluk tak terdefinisi pada masuk bis, setelah pada masuk bis, Om Nonu masih berdiri di depan bis, tangannya disilangkan ditemani Gue yang setia disampingnya sambil megang mic.

"Pa.. mau sampai kapan berdiri disini? Yang lain udah pada masuk."

Om Nobu geleng-geleng. "Masih belum,"

Set

Fuuma datang untuk memberantas kejahatan! eh bukan doi cuman mau memberi laporan.

Setelah mendapat laporan dari Fuuma, gue sama Om Nobu masuk bis. Selama di bis Gue terlempar kesana kemari karena jalan l banyak polisi tidur terus sama si sopir di gas, dan menyebabkan penumpang bus ada yang kejedot langit-langit bis. Sesuai janji Om Nobu pada Gue, Om Nobu memulai ceritanya, walaupun kepalanya udah benjol gegara kejedot langit-langit bis.

Flashback

Di kamar 10 terdapat duplikat masing-masing kecuali Cao Cao n frens. Mereka lagi ngegosip, pas Cao Cao lagi ngomong, Kenshin yang biasa menjadi AC alami keluar kamar dengan alesan mau ngecek kamar-kamar yang ditempati sama nax WO. Tapi...

"Main petak umpet yuk! Gabut.." ajak Cao Cao pada orang di kamar 10 sambil loncat-loncat.

Ternyata aki-aki juga bisa tingkah kek bocak juga ya?

"Ga, nanti ngilang, udah sore." timpal Takeda.

"Bener-bener." Shingen membela Takeda, yang lain ngikut ngangguk aja.

Cklek

Kenshin dateng mukanya datar seperti biasa tapi warna mukanya agak pucet.

"Maen ToDnyok!" ajak Cao Cao lagi.

"Ga, nanti pada ga milih der." Ucap Nobunaga.

Cao Cao manyun. Saat Cao Cao mulai membuka mulut lagi, seseorang membuka pintu. Masuklah Kenshin ke kamar. Mereka semua kecuali Kenshin pada ngeliatin.

"Shin, bukannya elu.." Sun Jian nunjuk Kenshin dengan muka pucet.

"Ape nunjuk-nunjuk gue?"

"Bukannya elu udah masuk?"

"Ini gue baru masuk kok,"

"Tapi elu tadi duduk depan cermin," Nobunaga nengok ke cermin di sebelahnya. "kok.. ga ada ya?"

Singg..

"Terus yang duduk di depan cermin sapa?"

Muka mereka pucet.

"Tadi ada yang sempet liat cerminnya?"

"Tadi gue ngaca mau ngeritingin kumis gue, tapi.. kaga ada Kenshin duduk.."

.

.

"Terus yang tadi?.."

"Jangan-jangan…"Cklek

Mata mereka tertuju pada pintu kamar yang terbuka, lalu mereka kompakan teriak.

"SYETTTAN!"

"Siapa yang setan?!" Kenshin melihat warga kamar 10 bingung, terus doi ngeliat tiap pojokan kamar.

"Kenshin elu lagi?"

"Lagi?" Kenshin mengerutkan dahinya.

"Bukannya elu udah masuk tadi?"

"Gue beneran baru balik kok, malahan tadi gue sempet mules makanya lama."

"Mereka diem lagi terus saling pandang. Dalam hitungan ke 3 mereka lari keluar kamar sambil teriak.

Mereka kenapa sih? Tanya Kenshin pada dirinya.

"Hihi…"Mendengar tawa kunti secara tiba-tiba, Kenshin muter badan 360 derajat, setelah ngecek sekeliling koridor, Kenshin lari mengikuti teman-temannya.

Di taman pemandian(?)

"HA!.. HA!..." Nobunaga megap-megap.

"GILEEE NI ONSEN SEREM BEEUD!" giliran Liu Bei yang ngeluarin unek-unek di dalem hatinya tentang onsen yang mereka sewa.

"Sebenernya yang tadi paan?" tanya Sun Jian dengan muka penuh keringet. "ngeri beud, ga baek buat jantung kite-kite."

"Heh Nobu kumis keriting, lain kali nyari tempat karyawisatanya yang bener!" semprot Liu Bei, mata doi mulai berkaca-kaca terus meluk Cao Cao, doi nangis.

"JANGAN SALAHIN GUE! Gue udah explore tiap pojokan mpe ngusir semua penunggunya ples kalo mau protes ngomong sama yang punya nieh onsen," Om Nobu matanya merah sedikit berair, dan nunjuk Nobunaga.

Semua pasang mata tertuju ke Nobunaga.

"KAGAK! JANGAN SALAHIN GUE!"

"Hihihihi…"

Shingen ngeluarin kipas andalannya, lalu mendekatkan ujung atas kipasnya ke mulutnya. "QUIZ DADAKAN! Siapakah yang ketawa tadi?"Yang lain merespon pertanyaan Shingen bertopeng dengan tatapan datar ples tatapan serah-lu-vangsyat-.

"Ketawanya macam genderuwo, pasti gagal nieh kuntinya," Cao Cao ngelus dagunya. "tapi kok kek kenal ya suaranya?"

"Bishamonten lindungiah hamba.." duo Kenshin berdoa.

Takeda bertanduk nunjuk ke atas pohon duren. "Liat, ada putih-putih di atas sana!"

Mereka ngeliat ke atas sesuai arahan jari tengah Takeda, terus mereka ngeliat rambut yang bergoyang padahal lagi ga ada angin disitu.

"Eh, itu ada rambutnya loh.."

"WAAA!" Liu Bei loncat ke Cao Cao diikuti Sun Jian yang ngikut nemplok di punggung Cao Cao."Heh, penganut benevolence sama harimau Jiangdong, turun berat buset daahh!"

"Aku takut," Liu Bei pasang muka sok imut terus ngemut jempolnya.

"JIJIK LU!" Cao Cao banting Liu Bei tanpa perasaan.

"Maaf Cao, insting mengatakan kudu nemplok di punggung elu."

"TURUN KAGAK LU! HARIMAU CISEWU!"

"KAGAK!""Hihihihihi…"

"OMEGATT! SEBENERNYA SIAPA YANG KETAWA?!" Liu Bei yang udah di banting sama Cao Cao loncat lagi, dengan cekatan tuh aki aki gendong Liu Bei yang loncat ke arahnya.

"Sumpah ya, INI GA LUCU!" Nobunaga udah siap sama pedang star warsnya.

"SIAPA YANG BILANG INI LUTCU BUEGO!" sembur Om Nobu ke kembarannya.

"Mending balik ke dalem lagi yuk," ajak Shingen.

"Iya.. bisa-bisa kita kena penyakit jantung dadakan gegara ini."

Mereka pun kembali ke kamar 10, sesampainya di kamar 10 mereka menggelepar di lantai kek pindang sambil megap-megap, kecuali Cao Cao yang masih berdiri sambil gendong manusia OOC depan-belakang."KALIAN TAU GAKS SIH?! KALIAN TUCH BERAATT!" Cao Cao banting Liu Bei lagi, dan mensmekdon Sun Jian.

Bruk

Setelah melakukan aksi yang dilarang untuk ditiru persimah di rumah, Cao Cao jatuh nyusruk ke lantai.Mereka pun tidur dengan acak-acakkan dan damai di en.

End op plesbek

Gur mendengar cerita Om Nobu cuman bisa ketawa garing, di dalam bis guru-guru yang mendengar cerita Om Nobu minus cast di flesbek ketawa dengan keras termasuk istri-istri mereka.

Sebenernya.. yang terjadi di taman itu adalah.. Wen Yang mencoba mengingat kejadian kemaren malam.

Behain de sin

Wen Yang manjat pohon duren disuruh ngambil kain putih punya Emak Chunhua yang nyasar sampe ke onsen ples wignya Mitsuhide yang kebawa angin.

"Hihihihi…" iseng-iseng Cao Pi yang lewat situ mau nakutin Wen Yang, tapi yang didengar Cao Pi bukan suara dari Wen Yang melainkan warga kamar 10 yang ketakutan, dan doa dari si penganut bishamonten dengan volume max.

"Mit, perasaan gue aja atau emang ada suara Babeh gue?"

"Ga tau deh, lagipula gue ga percaya kalo Nobunaga en frens takut sama suara ketawa lu yang macam genderuwo yang ga berhasil naik pangkat jadi kuntilanak, secara suara lu berat ga ngeunah."

Cao Pi nyikut Mitsunari, mereka saling sikut menyikut sampai aksi mereka berhenti karena ada suara dari atas pohon duren.

"Kalian ngapain disitu?"

"Tadinya sih mau nakutin elu tapi gagal, jadi kita balik dulu ye." Cao Pi dadah-dadah ke Wen Yang.

"Iye dah syuuuh!"

Bek tu realiti

Gue ngadep kamera. "Jadi begitu manteman ceritanya, itu cerita om Nobu, mana cerita lu?

END.. GAJE

maafin ya pas review kaga lengkap ples banyak typo soalnya takut wifi sekolah mutusin sambungan ke leptop jadi cepet-cepet publish(yabgchapkemaren) :v ntah Nezha sama Lu xun mirip.. apa karena mukanya yang babipes? atau kepangan dan warna rambut? btw gaes sun jian emang harimau dari jiangdongkan? ana lupa udah lama ga maen DW maennya WO :v

Terima kasih sudah membaca cerita sangan gaje dan memusingkan ini.

see you next chapter~