Warning: kerenyes kranci, OOC, genre berbeda tiap chap mungkin, IMAJINASI HARUS TINGGI! AWAS TYPO! CERITANYA MAKIN LAMA MAKIN ABSURD! terganggu dengan cerita ini? silahkan langsung pergi dari cerita ini. Bahasa BIKIN BINGUNG PLES ANEH, hati-hati crack pair, crack pair hanya untuk pelindung biar ga jadi 3 orang(?) tapi keknya gagal :v hati-hati anime lawas lewat.

Genre: Humor sesat receh nista(?)

Rate: T

Disclaimer: WO punya Koei

Balesan Review

RosyMiranto18

Huang Gai: kotaknya tidak segede yang kamu bayangkan nak, maksudmu apa dengan bawa rumah? Mereka hanya membawa kunci rumah. Sejak si Nthor melewati USBN PKN yang. Yang pasti muridnya.. mungkin.

Liu Bei: Yang kumaksud adalah Sima Shi, dan Masamune yang di prenjon sama Gracia.

Wen Yang: ahh iya maksudku itu, aku hanya teringat sama alasan orang luar menginvasi Indonesia.

Xiahou Ji: aku memakainya kalau lagi mau cosplay~

Zhong Hui: Haahh.. ketakutan si Nthor jadi nyata, disaat nama Jiang Wei, dan Lu Xun ketuker.. menyedihkan.

Mayuzumi Chiharu

Semoga anda mendapat nilai yang sesuai dengan keinginan, kali-kali Liu Bei dibuat agak sengklek gapapa kali ye :v

Bye~ sampai ketemu lagi.

It's Mine

Chapter 8

Selamat Membaca

Mereka terdiam melihat ruangan kedua yang harus mereka lewati itu. Diam beberapa detik sampai Wen Yang berteriak mengeluarkan isi hatinya.

"KENAPA MEREKA BERTIGA ADA DISINI?!" teriaknya dengan volume max sambil nunjuk-nunjuk Yuan Shao, Kenshin, dan Yinglong yang sedang say hi pada mereka sambil dadah-dadah inosen. "BUKANNYA MEREKA LAGI USBN?!" lanjutnya.

Gracia sweatdrop, kayaknya mereka dibayar buat bolos...

Gracia menghela nafas, lalu berjalan ke podium seberang di sebelah kiri. Ia melihat beberapa lembar kertas HVS di atas podium, Gracia baca tulisan yang tertulis di kertas itu, dan saat itu juga bibir Gracia melengkung membuat sebuah senyuman penuh makna.

"Aku yang akan membacakan soal untuk kalian, sisanya akan menjadi peserta kecuali Zhong Hui, dia udah merelakan dirinya di ruang sebelumnya,"

Zhong Hui mengacungkan tangan. "Trus aku ngapain?"

"Jadi co-host abal aja di sampingku, hehe."

Walau ragu. Zhong Hui tetap berjalan ke samping Gracia. "Jadi siapa yang mau jadi peserta pertama?" tanya Zhong Hui setelah berdiri di samping podium tempat Gracia berdiri.

Empat orang tersisa, mereka saling lirik, terus mereka melirik Gracia. "Yang menjadi lawan kita pertama siapa?"

"En Shō-senpai," jawab Gracia.

Mereka bermusyawarah kembali.

"Gimana kalau Xiahou Ba aja?" usul Xiahou Ji.

"Tapi kalau dia kalah, salah satu dari anggota tubuhnya harus diambil..."

.

.

.

"Errr.. keknya jangan Xiahou Ba,"

"Kalau mau di mode off-in sama Jiang Wei, elus aja kepalanya pelan!" teriak Gracia sambil mengacungkan jempol.

Emang Xiahou Ba paan bisa di on off-in? Boneka yang bisa bicara?

Wen Yang sama Xiahou Ji melotot ke Jiang Wei seperti mengatakan elus-ga?-kalo-ga-gua-yang-elus-elu. Muka Jiang Wei pucet, di mata Jiang Wei sekarang pelototan dari Xiahou Ji sama Wen Yang bagaikan silet yang menusuk hati, halah.

Jiang Wei mengelus pelan kepala Xiahou Ba. Wen Yang sama Xiahou Ji ngeliatin Xiahou Ba dengan seksama. Seketika warna mata Xiahou Ba kembali seperti semula.

"Aku dimana?..." tanya Xiahou Ba.

Jiang Wei ketawa garing. "Ceritanya panjang, Ba, lebih baik jangan tanya."

"Emm.. Xiàhóushì, Wen Yang, kenapa kalian melihatku seperti itu?"

.

Wen Yang sama Xiahou Ji saling lirik.

.

Xiahou Ji sama Wen Yang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Ti-tidak apa-apa kok, hahaha." kata mereka barengan.

"JADI YANG MAIN PERTAMA SIAPA?"

"XIAHOU BA!" Jiang Wei, Xiahou Ji, sama Wen Yang kompakan nunjuk Xiahou Ba.

"Eh?" Xiahou Ba bingung, tiba-tiba dia di tunjuk. "k-kenapa aku?" tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri.

"UDAH SANA CEPET!" Xiahou Ji mendorong sepupunya ke podium di sebelah kanan.

.

Gracia berdeham cantik. "Sebelum permainan dimulai, babu saya Zhong Hui Al Kafirun akan membacakan peraturannya." Gracia memberikan selembar kertas HVS pada Zhong Hui.

"Nama itu doa, jangan diganti-ganti, dan jangan samain gue sama orang-orang kafir, tolong bedakan orang kafir sama orang terpilih cem gue," kata Zhong Hui ketus plus narsis. Gracia natep Zhong Hui keki, penyakit narsisnya kumat.

Zhong Hui berdeham sok ganteng, "pertama, satu soal dihitung satu, kedua, kalau peserta kalah akan mendapat hukuman, dah itu doang peraturan buat peserta pertama." Zhong Hui memberikan kertas itu kepada Gracia.

"Peratur-"

"SSSTTT! Jangan protes Ciqian, nanti juga kau akan mendapat giliran," Gracia menatap tajam Wen Yang.

"Maaf.."

Tatappan Gracia kembali melembut. "Nah begitu daritadi."

"Pertanyaan pertama, bulu, bulu apa yang bisa nyanyi?"

Yuan Shao menggebrak podiumnya. "Mie bulung dara enaknya nyambung terus!"

.

.

.

"HAHAHAHA!"

"Xiahou Ji receh," Jiang Wei menatap aneh Xiahou Ji.

"Xiahou Ji recehnya kumat," Wen Yang melirik Xiahou Ji sambil nyikut Xiahou Ji biar sadar dari aktifitasnya.

Xiahou Ji menggaruk pipinya dengan telunjuk. "Sepupuku ternyata receh,"

"Hahah.. maaf-maaf lanjutkan saja." katanya sambil nyusutin air matanya ke baju Wen Yang.

"Xiahou Ba? Kamu mau jawab apa?"

"Bu- buluband."

"YAK! BETUL!"

"Skor 1-0."

"Pertanyaan selanjutnya, buku, buku apa yang bikin nyesek?"

"Bukuku ketinggalan di sekolah,"

"Bagaimana dengan En Shou-senpai? Anda punya jawaban?"

Sebelum menjawab Yuan Shao memainkan kumisnya terlebih dahulu. "Book.. booka hatimu~ bookalah sedikit untukku~"

.

.

Orang-orang disitu melongo seketika mendengar suara wahnya Yuan Shao pas ngejawab pertanyaan sambil nyanyi.

"Hmhmhm, suaraku nomer satu dari kalian-kalian hahaha." kata Yuan Shao penuh percaya diri.

Gracia tersadar duluan. "Yang baru punya character song mah beda~" ejek Gracia pada kakak kelasnya itu.

"Bilang aja kalau iri DEK, nyanyi lagu Tenshin Ranman Tenka Musou aja bangga." kata Yuan Shao dengan senyum mengejek.

Gracia menghentakkan kakinya karena kesal. "Masih bagusan suara Mang Jia Xu kemana-mana," gumamnya. "Haah.. ayo-ayo kalian sadar-sadar." Gracia menjentikkan jarinya berkali-kali.

Mendengar jentikkan jari Gracia, mereka yang keliatannya shock tersadar kembali. Zhong Hui yang sudah tersadar melihat ke arah Gracia. "Jawaban Kak Yuan Shao benar?"

Gracia mengangguk sambil tersenyum. "Yip Yap, jadi sekarang skor 1 sama."

"Pertanyaan terakhir, apa persamaan antara Wen Yang dengan pohon kelapa di taman belakang sekolah?"

"Kok nama gue disebut-disebut?!"

Gracia mengendikkan kedua bahunya. "Manakutempe, namamu emang ada di kertas ini." Gracia melihat kertas soal dengan Xiahou Ba secara bergantian. "Jadi ada yang mau jawab?"

Tiba-tiba Xiahou Ba teriak sambil menodong Gracia dengan pedangnya. "TAMA! SIAPA YANG BIKIN SOAL ITU?! TU SOAL RASANYA NYEPET GUE! PASTI JAWABANNYA KARENA DUA-DUANYA GABISA GUE GAPAIKAN?! KAN?!"

Mendengar teriakan Xiahou Ba yang tiba-tiba, Gracia hanya bisa tersenyum polos padanya. "Siaga satu.. Xiahou Ba psycopath mode: on." Gracia melirik ke arah Zhong Hui. "Narcissus, tolong tenangin Xiahou Ba." bisiknya sambil nendang-nendang kaki Zhong Hui.

Zhong Hui ngebales Gracia dengan tatapan -ko-gue-sih?!-

Gracia bales dengan tatapan -cepet-ga?-kalo-ga-gue-botakin-pala-lu-.

Zhong Hui langsung megangin kepalanya. "GA!"

Gracia berjalan ke belakang Zhong Hui. "INI DEMI MEMPERBAIKI NASIB BANGSA DAN NEGARA!" teriaknya sambil mendorong punggung Zhong Hui ke depan dengan tenaga penuh.

JDAK!

Kepala Zhong Hui menabrak podium saudara-saudara. Manusia yang disebut Narcissus KW5 itu pun pingsan ganteng. Setelah Zhong Hui pingsan, Xiahou Ba mengalihkan perhatiannya kepada Zhong Hui yang masih belum tersadar.

"JIANG WEI! SEKARANG CATCH THEM ALL! Eh maksudnya SERANG PLAYERNYA SECARA LANGSUNG!" Gracia terdiam sejenak. "Maksudnya ELUS KEPALANYA!"

Jiang Wei langsung lari mendekati Xiahou Ba ala-ala pilem eksyen tak lupa kacamata hitam yang masih nangkring di wajah gantengnya itu.

"AYO SERANG BLUE-EYES GREEN DRAGON! HOROBINO BASUTO SUTORIIMU!" teriak Xiahou Ji secara tiba-tiba dengan semangat 45.

SET!

Setelah mengembalikkan Xiahou Ba seperti semula, Jiang Wei protes sama Xiahou Ji yang tiba-tiba mempunyai aura-aura Setan Koiba di dalam dirinya.

Warna mata Xiahou Ba kembali seperti semula. "Eh?" Ia melihat tangan kirinya yang menggenggam pedangnya, lalu Xiahou Ba memasukkan pedangnya ke dalam sarungnya yang ia gendong di punggungnya. "Emm.. Gracia tadi pertanyaannya apa?"

"Itu.." Gracia jadi ragu ngebacain ulang soalnya takut terjadi hal yang tidak diinginkan lagi. "Sudah dia jawab tadi.. ya walau agak ekstrim sih.."

Xiahou Ba tertawa garing. "Maafkan dia ya.. jadi yang menang siapa?"

"Kamu."

Xiahou Ba menatap Gracia ga percaya. "Asli?"

Gracia mengangguk.

"YEY!" Xiahou Ba loncat-loncat kek kelinci girang, dan kembali berkumpul dengan temannya yang berdiri di depan pintu.

"Maaf En Shō-senpai, Xiahou Ba ternyata lebih cerdas daripada anda." kata Gracia dilanjut dengan ketawa nista.

"Dendam itu ga baik ya DEK Gracia."

"BACOT LU! SUDAH SANA BALIK KE BANGKU PENONTON!" teriak Gracia sambil menghentak-hentakkan kakinya dengan keras.

Yuan Shao kembali duduk di duduk penonton di belakang podium, diganti dengan lawan mereka yang kedua, dia adalah manusia keluaran dari Echigo, penganut setia DJ maksudnya Bishamonten, dia adalah Uesugi Kenshin.

"Lawanku siapa?"

"DIA!" Wen Yang menunjuk Xiahou Ji berkali-kali.

"Aku tidak menyangka akan melawan adik kelasku yang cantik ini."

"Ehem, gombalnya nanti aja." Gracia berdeham cantik. "Xiahou Ji, Kenshin-senpai silahkan berdiri di tengah."

Gracia berjalan mendekat kepada Yang Maha Kuasa bukan, ke manusia narsis yang masih pingsan di depan podium bekas Xiahou Ba tadi, doi tendang-tendang muka si Zhong Hui pelan, seketika kedua mata sipit Zhong Hui terbuka, dan langsung bangkit, terus doi marah ke Gracia karena mukanya di tendang tadi, padahal mah mukanya ga kenapa napa, doi sewot takut mukanya ga ganteng lagi.

Gracia memberikan secarik kertas kepada Zhong Hui lagi. "Seperti biasa babu saya Zhong Hui astronot yang pertama kali menginjakkan kaki di Bumi akan membacakan peraturannya."

Zhong Hui natep Gracia kesel. "Jadi gue alien gitu?" Gracia mengangguk. "Hmph, pertama, semakin cerita tidak masuk akal semakin tinggi skor kalian, kalau cerita kalian masuk akal skor kalian akan kecil, kedua, di layar belakang kalian akan muncul gambar, kalian harus membuat cerita dengan gambar yang akan muncul nanti, ketiga, kalau penantang kalah bakal dapet cium mesra dari Orotceh tercintah MUAH…." Zhong Hui terdiam sejenak, lalu setelah menarik nafas, dan mengeluarkannya, ia mengeluarkan isi hatinya. "Ini aku bacain yang emang terulis di kertas ini jadi jangan salah sangka apa gimana ya. Dah cuman itu doang." Zhong Hui menjatuhkan kertas itu, lalu menginjak kertas itu dengan napsu.

"Orochi atau Yinglong?" tanya Xiahou Ji memastikan hukumannya.

"Walaupun Yinglong itu Orochi tapi tetap saja, dapet cium mesranya dari wujud Orochi bukan Yinglong."

Xiahou Ji manyun, ogah gua terkena nista Orochi.

"Berhenti babuku saYANG, jangan diinjek terus nanti kertasnya sama kaya muka kamu, lecek."

"Gracia, jangan bawa-bawa nama gue pliss, cukup Jia Chong aja yang manggil gue gitu kalo doi udah gabut."

Gracia menghiraukan perkataan Wen Yang. "Kalian boleh duduk, kami juga akan menyimak cerita mereka, Jadi siapa yang akan duluan bercerita?"

"Silahkan, kakak kelas duluan saja," Xiahou Ji duduk di sebelah Gracia.

"Baiklah kalau begitu."

1000 tahun lalu di sebuah kota..

Layar di belakang Kenshin muncul sebuah gambar apel. Kenshin melirik sebentar gambar itu.

Ada sebuah apel merah yang sangat di cari oleh orang-orang kota itu, apel merah itu bisa membuat orang pingsan seketika(kaget pas liat apel merah), dan membuat awet muda. Lalu ada seorang bocah bermata satu mencoba mencari apel merah itu.

Gambar apel berubah menjadi gambar jembatan rusak.

Bocah itu mencari apel merah di sebuah jembatan yang rusak, dan dihuni banyak sodara jauh Orochi, bocah itu terus mencari apel merah itu, walau harus terkena gigitan cinta saudara jauh Orochi itu, bocah itu tetap mencari apel itu sampai…

Gambar jembatan rusak berubah menjadi gambar poster sadako vs kayako.

Sampai bocah itu berubah menjadi sadako, setelah bocah itu berubah menjadi sadako, babu saya berubah menjadi kayako karena babu saya mencari apel merah itu juga di jempatan rusak tanpa sepengetahuan bocah itu. Dan lahirlah filem sadako vs kayako, filem ini menceritakan sadako yang bertarung dengan kayako untuk merebut kekuasaan di tanah ECHIGO!

Gambar poster sadako vs kayako berubah menjadi istana Oda.

Akhir cerita, Sadako lelah merebut tanah Echigo dari Kayako, ia pun mencari target lain yaitu istana milik Oda Nobunaga, seorang sutradara yang tak diketahui namanya itu mendapat ide untuk membuat filem Sadako vs Nobunaga Oda. The End.

Kenshin membungkukkan badannya sembilan puluh derajat, lalu duduk di sisi kiri.

Prok! Prok! Prok!

"Keren beud ceritanya,"

"Kalau dari angka 1-10, aku memilih 5, karena setengah agak masuk akal setengah lagi kengacoan yang haqiqi."

Wen Yang nyikut Xiahou Ba. "Kebayang ga sih si Masmun jadi sadako abal?" bisik Wen Yang pada Xiahou Ba.

Xiahou Ba hanya merespon bisikan Wen Yang dengan geleng-geleng.

"SEKARANG XIAHOU JI YANG AKAN BERCERITA MANTEMAN!"

Xiahou Ji berdiri, berjalan ke tengah.

Mau tau bagaimana Xiahou Ji bercerita? Saksikan terus sinet koplak ini di GilaTV. Di chap selanjutnya hati-hatilah, banyak anime yang akan di sebutkan oleh Xiahou Ji nanti.

TBC

wohooo! USBN SELESAIII YEAH! TINGGAL NUNGGU UN. Haaahhh.. cape uga ngereceh :v dets way bikin ni chap lama beud :v oh iye yang belum merasakan suara aduhai Mang Jia Xu sama Om Yuan Shao bisa dicari di yutub maaf ya fontnya ngajak ribut saia kopipaste ga lewat Toshiie(laptop) tercinta saya

真・三國無双8 キャラクターソング集Ⅱ ~ Lieto

Makasih lho udah baca

see you next chapter~