Warning: OOC, AWAS TYPO! CERITANYA ABSURD! terganggu dengan cerita ini? silahkan langsung pergi dari cerita ini. Bahasa BIKIN BINGUNG PLES ANEH. Modern AU.

Genre: Humor Parody

Rate: T+

Disclaimer: WO punya Koeih

Source: Google

Balesan Review:

Dyatailmi ehe ehe

Efeknya terlalu mengerikan :v

Zhao Yun: kenapa au ah?

Yaudah gausah dibayangin :v

Sakon: Itu aslinya P3K punya teroris :v

Xu Shu: sejak kapan aku punya anak?

RosyMiranto18

Guo Jia: yup, makanya si Nthor baca pertanyaan itu, bukunya langsung ditutup. Karena harus di sensor.

Hohohoho, maap ya makin lama jaringan otak saya jadi 2G, mereka sudah ada di depan gerbang tapi ga masuk.

Ma Chao: tapikan kalo di gamenya susah banget buat unlock red hare…

Emang ada 9 ya hmm.. mungkin ada sesuatu :v

Mori: yang pasti semua anakku dari yang sulung sampe yang bungsu

Xun You: buat keperluan anak yang ditinggal disini, biasanya klo uangnya abis suka tiba-tiba di rekening tabungan nambah.

Halo? Dengan siapa dimana?

Cao Pi: mau manekin di toko itu (Pi kedokter gih)

Masamune: kalo pake yang itu, aku dibolehin minjem entar susah balikinnya.

Zhu Ran: kalo nuklir… ntar Om Lu Meng disuruh ganti rugi.

Bacot TV

Selamat Membaca

Tiba-tiba sebuah TV menyala, padahal colokannya tidak tersambung pada stop kontak, dan remotnya pun sudah diancurin sama yang punya rumah. Yang punya rumah terkejut karena TV jadulnya menyala dengan sendirinya, mau ga mau yang punya TV, kudu nonton acara tydac berfaeda itu.

"Kembali lagi dengan kita! Di Bacot Channel." Seorang laki-laki berambut sebahu dadah ke kamera. "Gua Naomasa II host di acara ini, dan co-host gua," Naomasa nunjuk teman disebelahnya.

"Wen Yang." lanjut teman di sebelahnya. "Kamera bisa naikin dikit ga? Muka gua kagak kerekam." kata Wen Yang pada sang kameramen.

"Makanya jangan tinggi-tinggi!" bacot sang kameramen.

"Udah-udah, jangan adu bacot, kalo gitu gua ganti sepatu dulu."

Naomasa ke backstage buat ganti sepatu dari sneaker jadi sepatu hak 12 senti. Naomasa mampang lagi di depan kamera. Sekarang tinggi Naomasa sama Wen Yang ga beda jauh.

"Naikin dikit kameramanya, sip, kita lanjut bawa acara lagi." Naomasa berdeham ganteng. "Kali ini kita akan ngebacot ke kalian tentang bedanya fek pren sama tru pren." Naomasa membacakan topik di kertas yang dipegangnya.

"Biasanya kalo sekelompok cewe-cewe suka banyak fek pren." komen Wen Yang.

"Ya… makanya kita bakal menginfokan pada cewe-cewe cantik di luar sana." Naomasa pasang muka sok ganteng.

"Jangan sok ganteng ga akan ada yang suka sama lu," Wen Yang nyikut Naomasa pake tenaga dikit bikin Naomasa oleng, untung Naomasa ga jatuh.

"Nyikutnya biasa aja dong, kalo gua jatuh ntar harga diri gua ilang diinjek hak dua belas senti ini." kata Naomasa sambil nunjuk-nunjuk sepatu yang dipakenya.

"Bukannya harga diri lu mah udah hilang masuk septitank?"

"Udah-udah, jangan ngebacot."

Siapa yang duluan ngebacot? Wen Yang ngedelekin Naomasa.

"Pertama," baru Naomasa ngomong satu kata Wen Yang udah nyikut doi agak kenceng membuat si korban jatuh. "CHIKI SEREBU MARATUS SATU! Mau lu apa sih?" Naomasa ngelepas sepatu haknya terus berdiri.

"Kita belum manggil binatang tamunya."

Menyadari sang co-host typo, Naomasa makin kesel. "BINTANG TAMU, KASEP." Naomasa mengeratkan genggamannya pada mic di tangannya. Doi gemes sama tingkah laku Wen Yang yang minta disiram sama alkohol.

Wen Yang ngangguk-ngangguk. "Mari kita sambit, GARSIA, NOBUDRAGON, DAN LARIMARUUU!"

Tiga orang yang dipanggil masuk, langsung dadah-dadah ke kamera.

"Namaku Gracia bukan merek obat dari kulit manggis." protes anaknya Mitsuhide pada Wen Yang.

"Kok nama gua jadi nyampur gitu sih." Nobunaga nopang dagu.

"RANmaru, dan itu bukan bahasa inggrisnya lari." Ranmaru ngikut jejak Gracia aka protes gegara namanya jadi ngaco.

Naomasa udah make sepatu hak dua belas sentinya lagi. "Bintang tamu kali ini bakal mempraktekkan apa yang bakal kita katakan." Naomasa ngedipin matanya ke kamera.

"Om, kayang." suruh Wen Yang ke Nobunaga dengan datar. Seketika Nobunaga kayang di tempat.

Naomasa ngegetok kepala Wen Yang. "BUKAN GITU KASEP! Ai sia anderstud teu?" bahasa sunda campur inggris yang diam-diam dipelajari sama Naomasa tiba-tiba keluar. (translet: bukan gitu cakep! ai kamu ngerti ga?)

"Terus kalo bukan gitu gimana?" tanya Wen Yang sok polos.

"Pertama, ketika lo punya makanan, fek fren-"

Omongan Naomasa dipotong sama Wen Yang. "-ga bakal minta makanan kamu, kalo tru fren tanpa ditawarin pun mereka bakal nyamber makanan kamu."

Di belakang mereka ada Nobunaga lagi bawa semangkuk mangga arum manis, Gracia jalan melewati Nobunaga, ga ada niatan buat minta, doi malah minta semangka ke staff di studio. Nobunaga udah mau melahap mangga di garpu dateng Ranmaru dengan wajah senang, dan malah melahap mangga yang udah tinggal beberapa senti masuk ke mulut Nobunaga, setelah melahap mangga tanpa dosa, Ranmaru membalikkan badannya melihat ke Nobunaga, terus doi pose sok imut, lalu doi lari keluar studio.

"Hmm… Ranmaru ngilang gimana ini?" Naomasa nyikut pinggang Wen Yang.

"Panggil bapaknya Garsia aja." jawab Wen Yang.

"NAMAKU GRACIA!"

"Bukan grawafat?" tanya Naomasa pura-pura ga mudeng. (translet: geura/cepet mati)

Wen Yang nampol muka Wen Yang pelan bikin Naomasa oleng dikit. "Kita sambit, Akechi Mitsunari!" Wen Yang ga sengaja typo.

Dari samping kanan muncul Mitsunari sambil kipasan, terus kibas-kibas rambut yang abis dicatok.

"Kok yang keluar kemoceng ombrenya Hideyoshi?" Naomasa bingung.

"Lho? Mas MitsuHIDEnya mana?" tanya Wen Yang ke Mitsunari.

"Dia lagi nyatok di salon." jawab Mitsunari. Doi jalan ke depan kamera. "TUAN HIDEYOSHI! MITSUNARI MASUK TIPI!"

"MITSUNDERE JANGAN NGALANGIN KAMERA NTAR GUA KAGAK DIGAJI!" teriak sang kamera.

Haisssh kedapetan tamu katrok, Wen Yang sama Naomasa kompakan tepuk jidat.

Naomasa berdeham lagi. "Kedua, fek fren itu bakal ninggalin kamu saat kalian terpuruk, sementara tru fren bakal nemenin kamu from zero to hero… maksudnya bakal sedih bareng, bahagia bareng dlllah."

Tiba-tiba Mitsunari jongkok terus nutupin mukanya, Wen Yang sama Naomasa saling pandang. Kenapa lagi dah tuh bocah?

"Mas Mitsun kenapa?" tanya Naomasa kepo.

"Hiks … gua abis diputusin."

"Diputusin sama istri?" tanya Naomasa lagi, doi makin kepo.

Mitsunari menggeleng. "Gua diputusin Yoshitsugu..."

"Kalian kapan pacaran? Kapan nikah?" Naomasa kaget.

"TELEPON GUA DIPUTUSIN SAMA YOSHITSUGU!" teriak Mitsunari histeris.

"..." Wen Yang sih diem aja, diam-diam menitikkan air mata, diputusin itu sakit geng.

Telepon doang bukan badan, muka Naomasa berubah bete.

"Ketiga, fek fren itu keberadannya cuman kalo ada butuhnya doang ke kita." Wen Yang nunjuk Nobunaga sama Gracia lagi duduk dibangku terus lagi mengerjakan sesuatu, terus Gracia nanya banyak ke Nobunaga tapi pas Nobunaga balik nanya malah ga diwaro sama Gracia.

Naomasa ngacungin empat jarinya ke depan kamera. "Keempat, suka ngomongin temannya di belakang."

"Kaya Muneshige dong ya, MUNAfik." komen Wen Yang. Naomasa malah nyikut Wen Yang.

"Itukan cuman usernamenya, udah ah kok malah ngebacot sih."

Namanya juga Bacot Channel, Wen Yang ngelus dada.

"KELIMA! Fek fren kalo bilang sayang atau apapun itu cuman becanda, kek gini." Naomasa menghadap ke Wen Yang. "Yang, gua sayang elu."

PLAK!

Wen Yang nampar muka ganteng Naomasa sambil pasang muka horror.

"Gua lebih baek disayang sama Xiahou Ba daripada elu."

"GUA KAN BECANDA CHIKI MARATUS SATU! ANJ BANGET LU!" Naomasa megang pipinya yang merah.

"Jangan unjang anjing atuh goblok." Nobunaga berusaha menengahi mereka berdua tapi malah pake bahasa kasar.

"DIEM LU!" sembur mereka berdua ke Nobunaga. Nobanga sudah berusaha sabar namun tidak bisa.

"Kalian berdua belum ngerasain saling nempel ya?" bisik Nobunaga pada mereka berdua. Nobunaga mendorrong punggung Naomasa sama Wen Yang bersamaan. "KAYA GINI!"

"BIBIR GUAAAA!"

"Bibir gua ternodai septitank."

"MANGFUS KALIAN HAHAHA!"

Apa yang terjadi sebenernya? Hanya Tuhan, Nobunaga, Naomasa, dan Wen Yang yang tempe. Ai liv it tu yur imejinesieun. MWAHAAHAHA!

END

huwa huwa huwa udah lama ga bagi-bagi info~ terakhir bikin ff berisi info itu di inaire :v jadi kangen~

Tenks udah mau baca btw

See you next chpater~