ADA VERSI WETPEDNYA di buku somplak YA GAES CUMAN BEDANYA ADA FANART DARI PIXIV AJE SAMA VIDEO
Warning: kerenyes kranci, OOC, genre berbeda tiap chap mungkin, IMAJINASI HARUS TINGGI KALI LUAS! AWAS TYPO! CERITANYA MAKIN LAMA MAKIN ABSURD! Membaca cerita ini jangan terlalu menggunakan logika, karena ga masuk akal. Awas hidup jadi mereceh. ga tanggung janab kalo kalian bosen.
Genre: Humor stress
Rate: T
Disclaimer: WO punya Koei
Balesan Review
jerkishweeb
Paling pertahanin aja agak diatas biar snm masuk pas kuliah ga ada begituan lagi kok :")
Selow ae dah da ff aku mah ga akan kemana :v
tapi mau ngedonwload Ranma susah :")
Hoho Kojuro otewe jadi pelakor :v
Tapi kecoa juga kek gitu, tapi pas di semprot dia ngedeket
Jangan-jangan dia anak mereka~ :v itu masih di game belum nyata kek cucunya Ieyasu yang bernama Iemitsu :v berasa nama pairing
Baca saja :v cerita ini
Jangan terlalu melewati batas di cerita ini anda harus mengimaji chara OOC ples ples.
Juujuu :v kek nama orang dah
aku jarang buka zerochan soalnya kurang sreg huehue seringnya buka pixiv tapi kalo gasalah di SW4-II hint ga terlalu kerasa sih kalo ToyoTaka… wih Gracia :v ga nyangka ntar Gracia harem, kalo Takakage di pixiv banyaknya sama Kanbei atau ga incest sama Bapaknya :") (padahal butuhnya sama Hanbei) mungkin saia bikinnya harem ntar :v huohuo.
RosyMiranto18
Yuanji: karena Nthor ingin ver POnya ples gegara dapet bonus stand akrilik Mitsun Yun sama Taigong Wang -_-" tapi setelah Nthor ngedenger ulang percakapannya, mungkin karena kami ada kesamaan lalu, Takakage-dono nanya tentang diriku yang kelihatannya senang.
Karena biasanya cuman Kanetsugu yang hobi di dalem sana.
Nezha: bukan ramuan, sebenernya kata Taigong Wang bener sih ... om Sakon nyemplung ke kolam jusenkyo yang ada di Ranma ½.
Yukimura: karena Ieyasu-dono adalah dosen, karena itu Zhao Yun yang menggantikan Ieyasu-dono. HIDUP BENEVOLENCE!
Shi: ya itu adalah panggilan untuk Yoshitsugu, karena namanya kepanjangan.
Sakon: huft, tiponya kejauhan mungkin itu karena aku memikirkan hal lain.
Zhao Yun: cuman asal sebut nomor aja kok.
Sakon: karena aku berubah menjadi cewe, ajaibnya pakaianku ikut berubah. Kacamata itu Kojuro, siapa lagi yang pakai kacamata selain babu kesayangan Masamune?
Lu Bu: disita sama Chen Gong ada peraturan di kampus "janganlah kau membawa senjatamu kedalam kampus kalau ga mau disuruh back-up 1000x".
Taigong Wang: Kosakata mungkin si Nthor tipo di cerita kemarin harusnya Wortschatz.
Chen Gong: cerita ngaco yang diketik oleh manusia berimaji terlalu tinggi.
Oichi: mungkin bisa diralat perkataanku kemarin bukan anak tiri maupun anak angkat tapi anak mungut dari klan lain.
Zum Gerburstag viel Glück Liebe Kagekatsu, Toshiie und Ieyasu
Selamat Membaca
1 Januari
Di istana Oda tepatnya di aula istana, sang Raja iblis sedang duduk termenung, ngelamunin sesuatu, mukanya yang seram jadi kek gembel yang miskin butuh makan.
"Kazusa no Suke-sama,"
"Kaxusa no Suke-sama,"
"Ka-ka-kancut no Suke-sama,"
Panggilan terakhir dari istrinya mengakhiri lamunan sang Raja iblis, sang Raja iblis pun menengok ke arah sang istri pelan.
"Ada apa yang?" tanya Nobunaga dengan wajah kusut.
"Kazusa no Suke-sama kenapa ngelamun?"
"Peliharanku belum datang juga." Jawab Nobunaga sendu.
"Hideyoshi udah ada di depan gerbang."
"Terus kenapa dia ga masuk?"
"Kata para penjaga yang melapor, perkataan mereka tidak digubris sama Kazusa no Suke-sama."
"Yasudah kalo gitu, saya yang nyamperin."
Nouhime sedikit bingung dengan kelakuan suaminya akhir-akhir ini merenung kek gembel yang tak kunjung dapet giliran bedah istana oleh sebuah acara TV.
"Mamah Nou~"
Anak bungsu kesayangan Nobunaga berlari sambil mewek ke Nouhime.
"Kenapa Ranran?"
"Hiks, kok Tuan Nobunaga pucet gitu sih? Masa cuman mikirin mau ngasih hadiah ke 3 orang itu sampe pucet, lah buat Ranran aja lupa di awal bulan." adu Ranmaru pada Nouhime.
"Mamah Nou~"
Anak sulung Nobu sama Nouhime dateng sama kek Ranmaru berurai air mata buaya, dan ga sadar umur kalau dirinya sudah berkepala dua duda beranak satu.
"Papa lupa sama hari ultah kita berdua ya bulan kemarin? Kok anak orang yang diperatiin? Kami aja ga dapet apa-apa dari Papah."
Nouhime sweatdrop sama kelakuan Mitsuhide, masalahnya ada Gracia sedang berdiri mematung tidak jauh dari tempat mereka melihat kelakuan Ayahnya yang lagi nangis gaje macem bocah yang ga dapet hadiah ulang tahun.
"Mitsuhide,"
"Iya mah? Hiks…." Mitsuhide nyusut ingus di paha mulus Nouhime.
"Kamu ga malu diliatin anak sendiri?"
"Enggak mah, Mitsuhide udah minta izin ke Gracia, untuk hari ini dan beberapa hari kedepan Mitsuhide mau henshin jadi bocah 5 tahun yang kurang kasih sayang."
Abis ngomong itu Mitsuhide kembali mewek bareng Ranmaru di pangkuan Nouhime. Nouhime sendiri cuma bisa tepok jidat.
"Hiks … hiks … Mah, sekantung kelereng Ranmaru ilang~" adu Ranmaru, masih mewek.
Gracia juga mau ngadu ke Nouhime. "Tante Nou, harga diri Ayahku hilang … kalo bisa ganti Ayah juga boleh deh, kayak Om Lu Meng juga gapapa."
"Hadeh..."
Sementara itu di depan gerbang istana Oda, Nobunaga sama Hideyoshi lagi ngopi-ngopi lesehan ngalangin jalan (secara lesehan di depan gerbang), ngomongin soal tiga manusia dari klan Uesugi, Tokugawa sama Maeda.
"Jadi mau dirayain kapan?" tanya Nobunaga, kemudian menyesap kopi instan.
"Gimana kalau tanggal 7?" usul Hideoyoshi.
"Jangan ... kecepetan, uang gua belum cair." Jari Nobunaga ngorek-ngorek tanah, mencoba mencari tanggal yang tepat. "Tanggal 10 deh."
"Boleh-boleh, dimana?"
"Sekigahara."
"BRUSSHHH! Plis deh, tempatnya yang elit dikit napa?!" protes Hideyoshi bak Ibu-Ibu yang ga dapet diskonan di toko.
Nobunaga diem, dan ... TING! Dia kepikiran suatu tempat yang ga kalah luas dari Sekigahara. "Hulao Gate! Kalau ujan juga kan ada tempat neduh jadinya."
Hideyoshi udah ngangkat gelas kopinya, ancang-ancang mau lempar gelas ke muka Nobunaga. Nobunaga siul-siul inosen, terus tangan kirinya merogoh sesuatu dari dalam kimono hitamnya, tangan kirinya membawa sebuah kantung dibukalah isi kantung oleh yang mpunya, dari kantung itu keluar banyak kelereng berbagai macam warna.
"Kita maen Guandu aja-"
Perkataan Nobunaga terpotong oleh monyet peliharannya. "GUNDU GEBLEK LAIN GUANDU!"
"Iya-iya mangap, oke kalo lu kalah kita rayain di Sekigahara biar hemat ongkos, kalo gua kalah…" Nobunaga diem dulu menarik nafas dalam. "SERAH DAH MAU DIRAYAIN DIMANA! MAU DI ATORANTISU MAU DI BAMYUUDA TORAIANGURU JUGA HAYU GUA MAH! DI PLANET JUPITER JUGA HAYU!"
Sebelum permainan gundu dimulai dari kejauhan muncul seorang manusia berkumis tajam berumur 36 tahun berlari ala banci perempatan ke arah mereka sambil bawa kantung kecil di tangannya. Usut punya usut dia sempet sakit terus dirawat sama salah satu prajuritnya setelah penyakitnya sembuh kewarasannya yang dipertanyakan.
"AQYU JUGYA MAU IKUT MAINN GUNDUUU~ DUONGG~!"
Hideyoshi sama Nobunaga auto merinding. Sebelum insiden mengganaskan terjadi Nobunaga berkata. "Apakah ini yang dinamakan karma minjem gundu anak sendiri tanpa bilang?" Nobunaga pun menitikkan air mata iblis untuk terakhir kalinya sebelum meninggalkan dunia.
Pas tuh manusia berkumis udah deket doi jalan ngedeketin Nobunaga, doi nyolek dagu Nobunaga, detik itu juga Nobunaga merinding hebat. Hiyyy si saya jadi ikut merindingkan.
.
"Kagekatsu,"
"Apa Toshi-ie?"
"Liat Hideyoshi-sama ga?"
"Katanya sih mau ketemuan sama Nobunaga-sama."
"Ohhh..."
"Mang napa Toshi-ie?"
"Kaga, cuman firasat gua ga enak aja."
Kagekatsu ngeliat Toshiie dengan wajah khawatir.
Toshiie yang risih diliatin gitu sama Kagekatsu bertanya. "Napa lu ngeliatin gua kek gitu?"
"Perasaan gua mengatakan, kalau kita akan ke Atlantis."
"Hah?" Toshiie cengo. "Ehem, gamungkin ke atlantis paling nyasar ke segitiga bermuda."
"Ngaco lu, udah ah gua mau pulang."
"Herz herz auf der Straße."
"Toshiie, mending lu berguru dulu sama Mune gih, ngucap Titi DJ aja belepotan gitu."
.
10 jam kemudian…
Setelah bertarung dengan sengit di depan gerbang istana, kelereng yang ada di dalam lingkaran tinggal 3 lagi, sekarang giliran sang tamu tak diundang dari Wei, Cao Cao yang sampe sekarang masih dipertanyakan kewarasannya. Kelereng navy blue miliknya dilempar ke arah tiga kelereng di dalam lingkaran, dan apakah yang terjadi…
Cao Cao berhasil mengeluarkan tiga kelereng itu dari lingkaran. Nobunaga sama Hideyoshi auto merasakan despair yang sangat mendalam.
"NUOOOOOOOOOO!" Nobunaga teriak.
"DEMI SEMPAK GOKU YANG GA DICUCI BERBULAN-BULAN GUA KALAH SAMA CAO CAO!" Hideyoshi pasang pose ala lukisan 'The Scream'
"YEY!" Cao Cao lompat-lompat gaje saking senengnya. "Ehem, bagaimana kalau kita rayakan di Oro-oro Ombo, gunung SEMEru, Jawa Timur." usul Cao Cao yang udah kembali waras.
"Biasa aja nyebut nama gunungnya gausah ngeggas."
Hideyoshi garunk-garuk kepala. "Semeru mah trademarknya Ipin Smith bukan?"
Nobunaga ngeggeplak pala Hideyoshi napsu. "BAKA SARU! Itu mah susumu."
Hideyoshi merintih kesakitan. "Bo-boleh aja tuh tapi ongkosnya?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Ngutang aja." kata Cao Cao enteng.
"Haissshhh … kalo ngutang sama aja bohong dong, udah di Sekigahara aja, hemat ongkos." Nobunaga ngotot.
"Gunung Semeru!" Cao Cao ga kalah ngotot.
"Atlantis!" Hideyoshi ngeluarin tongkat saktinya terus mukul-mukul tanah kek monyet ngamuk.
Lagi asik debat dan ngotot sana-sini, suami tercinta Oichi mendatangi 1 manusia, 1 monyet, dan 1 iblis di depan gerbang istana. Acara ngotot sana-sini pun terhenti karena kedatangan si bule dari klan Azai
"Hah … hah … Kakanda ada surat dari Mas Kenshin." Nagamasa memberikan surat itu pada Nobunaga.
Nobunaga pun menerima, lalu membuka surat itu.
Teruntuk manusia diluar Echigo maupun dunia lain,
sehubungan dengan ulang tahunnya Ieyasu, Kagekatsu, dan Toshiie di bulan Januari, saya ingin mengajak kalian semua datang ke Echigo tepatnya di Momiji Garden, ongkos buat kesana sudah saya bayar SEMUA TERMASUK TIKET PULANG-PERGI kecuali untuk anak-anak Mystic dan Olympus saya hanya membayarkan makanan, tiket masuk, dan onsen saja. Dimohon datang pada tanggal 10 Januari.
P.S: tiket kereta dll bisa diminta kepada yang mengantarkan surat ini pada anda, sekian terima sumbangan, karena ini daku kere berat.
1 Januari 2xxx,
Tertanda Kenshin Uesugi
Nobunaga membaca surat itu dengan lantang sampe kedengeran mpe Osaka dengan bantuan corong minyak (dipegang sama Nagamasa). Setelah membaca surat itu Nobunaga melukin tuh surat, loncat-loncat girly ala cewe yang berhasil beli barang keinginannya. Sekarang yang dipertanyakan kewarasannya adalah Nobunaga.
Cao Cao sama Hideyoshi senyum sumringah.
"ECHIGO CUY! KITA PERGI KE E-CHI-GO!" teriak Nobunaga bahagia pake banget saking bahagianya mpe meluk Nagamasa. "KYAAAAAAAA! ECHIGO GAES!" teriak Nobunaga ala ala anak alay.
"Kakanda..." Nagamasa tepar di tempat.
"Err … Tuan Nobunaga kayaknya sakit..." Hideyoshi sweatdrop.
"Hideyoshi gua pulang dulu ya~ dadah."
.
Suatu tempat di Echigo.
"Mentang-mentang Babeh udah gajian ngerayain ultah aku besar-besarran mpe nyewa ngepet airlines, Momiji Garden sama Jiho Onsen segala."
"Abis kamu pake acara ulang tahun di bulan januari bareng Ieyasu sama Toshiie."
"Tapikan Babeh jadi miskin mendadak gegara ngebayarin mereka."
"Gapapa dong, yang penting kamu, Ieyasu sama Toshiie seneng anggap aja ini hadiah buat kalian berdua karena sudah membantu membasmi ular peliharan Da Ji dan rubah putih liar berekor sembilan."
"Hiks … makasih Beh."
"Sama-sama Nak."
Ayah sama anak pun berpelukan layaknya teletubis.
.
Tanggal 10 Januari jam 7 pagi, mereka yang diundang ke perayaan ultah Ieyasu, Toshiie sama Kagekatsu memenuhi satu stasiun, belum anak Mystic sama Olympus yang beli dulu tiket kereta karena ingin berangkat bareng-bareng, dan satu kereta desek-desekkan belum lagi ada yang rebutan tempat duduk sama bocah atau ada yang kepisah sama orang tua, kek Gracia misalnya.
Selama diperjalan menuju Echigo bener-bener heboh apalagi orang-orang yang dipertanyakan kewarasannya atau ga manusia tipe-tipe kampungan cem Lu Xun liat yang wah dikit langsung takjub dan kagum.
"ZHU RAN LIAT DEH ADA POHON CEMARA GEDE HUWAAA!"
"Kiri kanan kulihat saja banyak pohon ceramah~ aa~" Zhu Ran malah nyanyi.
Taigong Wang sama Fu Xi yang mau ngikut eksis ngelanjutin nyanyian Zhu Ran. "Kiri kanan kulihat saja ada selada~ aa~"
Taigong Wang sama Fu Xi auto digibeng sama Nu Wa. Shennong kalem.
Virus menyanyi merambat ke yang lain, mereka aka penumpang kereta ngikut nyanyi juga.
Naik shinkansen gejes … gejes … gejes …
Siapa hendak turun di surga~ di neraka~
Bolehkah masuk dengan percuma~!
Ayo BABUKU LEKAS NAIK!
(bagian ini para majikan ngeggas)
Kereta kuuuda berhenti lama~!
Ngaco udah tuh lagu anak-anak, lirik yang harusnya waras jadi ga waras.
Sekarang yang ingin nyanyi Nobunaga.
Kata orang kau Mak Lampir
Bagiku kau Istriku
Oh oh … I Lop yu, bebih!
Biar kata bintang shampo
Bagiku kau Babuku
Oh, oh … I Lop yu, bebih!
Kata orang kau anak haram
Bagiku kau anak halal
Oh, oh … I Lop yu, Ranran!
Kata orang kamu malaikat
Bagiku kau adik iblis (maksa)
Oh, oh … I Lop KALENDERKU!
Yang dimaksud Nobunaga itu keluarga baydewey.. sekarang yang izin buka konser dadakan adalah Muneshige.
Lai lai lai lai lai~
Panggil Yoshit si jablay
Yoshit jarang pulang
Mitsun jarang dibelai~
Muneshige dilempar kipas sama Mitsunari. Muneshige menghindar ala pemeran di film metriks.
"Yang jarang dibelai tuh Takatora bukan GUA!"
Lai lai lai lai lai~
Panggil Kojur si pelakor
Cao Pi jarang pulang
Zhenji bareng Kojuro
Gegara nyanyian nista Muneshige, terjadi kesalahpahaman yang sangat fatal, Cao Pi langsung menatap tajam Kojuro yang duduk berhadapan dengannya.
"PITNAH LEUWIH KEJEM TI PITNES EUY!" logat Sunda Kojuro hasil jadi mahasiswa jurusan bahasa Daerah kambuh.
Seketika Muneshige digebuk sama orang satu kereta, takut ada aib yang kebongkar sama nyanyian Muneshige.
Beda Muneshige beda lagi sama mie kremes yang overdosis bumbu narsis.
Ah … ah … ah … ah…
Aw aw aw … aw … aw … aw
Satu kereta auto merinding, yang duduk jauh dari mie kremes itu juga ngikut merinding. Bisa dibilang ini versi yang kelebihan bumbu narsis. Maapin si saya ya, kalo ga kuat jangan bayangin tuh mie kremes goal geol kek di vidclip aslinya.
Otakku sexy itu terbukti
dari caraku memikirkan kamu
Mataku sexy itu terbukti
dari caraku menatap kamu
Haruskah seperti ada
di dalam penjara cintamu
Bibirku sexy itu terbukti
dari caraku cium pipimu
Bibirku sexy itu terbukti
dari caraku sebut namamu
Haruskah seperti ada
di dalam penjara cintamu
Akulah makhluk Tuhan
yang tercipta yang paling sexy
cuma aku yang bisa
membuatmu terus menjerit
Ah … ah … ah … ah … ARRRGGHHH!
Nyanyian itu berakhir saat mie kremes itu mengikuti jejak Muneshige,digebuk sama penumpang satu kereta, dan hampir dibuang keluar kereta, untungnya pas mereka mau membuang mie kremes itu, kereta berhenti, tanda sudah sampai di tujuan. Echigo.
Dan siapa sangka yang paling bahagia sampe tujuan adalah Nobunaga? Sekarang Nobunaga udah kek orang kurang piknik ples kasih sayang. Jingkrak-jingkrak ga jelas sampe harus dibius dulu oleh sang istri tercintanya.
Sesampainya mereka di Echigo, pas keluar stasiun, udah di jemput sama delman istiqomah- pueh- mereka pun lanjut ke Momiji Garden.
Taman itu udah berubah jadi tempat poya-poya, banyak tikar di atas tanah, botol sake pun sudah tersedia di beberapa tempat, dan ada dua tempat manggang buat barbekyuan.
Mereka pun pesta dengan bahagia dan seperti tadi pas di kereta konser dadakan kembali bedanya ini grup boyben kece yang minta ditimpuk STANGKERISH dari Osaka, Jinnishta, dan SWWJ 3594%.
BAYANGKAN DAN RASAKAN MEREKA NYANYI TERUS MEREKA GOAL GEOL ORA NGENAH! MWAHAHAHAHA! BETAPA SUMBANG DAN NGACONYANYA LAGU YANG MEREKA BAWAKAN!
Contoh:
STANGKERISH
Hideyoshi: Inilah saat pertamamu melihat aku
Sakon: Jatuh air mataku menangis terbahak (maksa)
Kiyomasa: Hanya mampu ucapkan
Mitsunari: Selamat jalan Zhong Hui~…
(Mitsun dipelototin sama Zhong Hui)
Hanbei: Sepuluh jam saja ku telah bisa
Mitsunari: Khianatinnnnn (jeda dulu mikir kelanjutannya) Kamu
Sakon: Kamu
Hideyoshi: Kamu
Kanbei: Di jantungku~
All: Namun bagi kami melupakanmu butuh waktuku setengah hidup
Satu tahun saja kutelah bisa sayangi kamu~ di liverku
Namun bagi kami melupakanmu butuh waktuku seumur hidup~!
Setelah selesai nyanyi Mitsunari langsung didorong ke depan sampe hampir jatuh dari panggung.
"THEMANYA SEKIGAHARA YA MIT! PILIH SALAH SATU MAU IEYASU ATAU TOSHIIE ATAU KAGEKATSU!"
"Hmph, gua mau gombalin Ieyasu aja biar cepet. Sekigahara itu terdiri dari 5 suku kata."
"SE!"
"Setiap aku melihatmu aku ingin muntah."
"KI!"
"Kira-kira disini ada toko yang lagi diskon ga sih?"
"GA!"
"Gapapa sih gua masih punya yang lain."
"HA!"
"Ha … ha-ha-ha-ha-ha-HAJINGAN Ieyasu."
"RA!"
"Rambutku perlu di cet lagi." Mitsunari ngelus-ngelus rambutnya.
Reaksi Ieyasu sih kalem-kalem aja tapi keknya dalem hati ingin sekali mendupak tuh kemoceng berjalan.
Jinishta
Shi: CARI UKE BARU!
Jereng jereng jengjet
Zhong Hui: Aku punya babu~
(nunjuk Shi)
Zhao: Babu seperjuangan~
Guo Huai: Kemana ohok ... ada dia selalu ohok ... ada aku...
Deng Ai: Dia amat cakep
Shi :Dan jugakek Mak Lampir
Zhao: Dia selalu ada
Shi: Waktu untuk membabukanku
(nunjuk Zhong Hui)
All: Namun kami bingung
Ketika dia bilang cuci
Dan dia juga katakan
Tuk ingin jadi babuku
(Saling Tunjuk)
All: Cukuplah saja membabu denganMU!
(Masih saling tunjuk)
Guo Huai: Janganlah kau meminta lebih
Ku tak mungkin ohok ... membabukanmu
Deng Ai: Kita berteman saja
All: Teman sama babu~
Zhong Hui: Aku memang suka pada dirimu
Namun aku ada yang punya
(Zhong Hui narik Lu Xun kepanggung terus nyium dahi seenak jidat Zhu Ran langsung ngamuk di tempat, Jiang Wei jedukin pala ke tanah, Okuni ketawa kunti, Lu Xun pingsan karena serangan mendadak)
Deng Ai: Lebih baik kita membabu
All: Kita membabu saja
Babu tapi mesra~
Selesai ngonser seperti biasa Shi sang lider kesurupan maju ke depan.
"THEMANYA RADIO SHI! PILIH MAU GOMBALIN TOSHI-IE IEYASU ATAU KAGEKATSU!" teriak Bapanya dengan lantang sambil ngacungin sebuah kertas dari dalam akuarium berisi bola-bola putih kecil.
"BEH GUA MAU GOMBALINNYA CEWE!"
"YANG ULTAH KAN MEREKA BERTIGA!"
Shi ngalah soalnya kalo protes mulu ga selesai selesai.
"Toshiie,"
Toshiie yang dipanggil langsung berdiri terus H2C.
"Radio itu terdiri dari 3 suku kata."
"RA!" penonton kompakan teriak.
"RAmbutku halus banget ngalah-ngalahin Yoshitsugu."
"DI!"
"DIh! Gua jijik ama lu."
"O!"
"OOOOOHHHH~! Kenapa aku harus ngeggombali cowo, ga level iuwh."
Toshiie stey kul terus duduk lagi. "Dih gua juga jijik ama lu, CUIH." gumam Toshiie pas duduk.
Setelah grup boyben lawas itu menyanyikan lagu, Zhuge Liang sama Sima Yi mengklaim dirinya MC dan babu MC naik ke panggung.
"Kembali lagi dengan saya, Zhuge Liang babu setia Tuan Liu Bei, dan di samping saya ada uke abadi saya ehm…" Zhuge Liang lirik-lirik Sima Yi takut di geplak. "maksude rival abadi saya, Simpang Lima-ADWOH!"
Kepala Zhuge Liang di geplak pke kipas bulu.
"Gue percepat ye, MARI KITA SAMBITTTTTT! SWWJ 3594%."
Beda dari grup yang lain grup ini sedikit lebih waras namun ga normal, mereka membawakan lagu Karna Su Sayang ver campur aduk sama lagu lain~! Kalo lagu yang su sayang ver jepang belum denger bisa cari di yutub :v
Lu Xun: Hitotsu tanomu,. tanjun ni ai wo..
Zhong Hui: Kanjoo wo yokusei shinaide..
Cao Pi: boku wa yutteta deshou..?
All: Suki tte itte sari wa shinai yo..
Boku wo shinjitte.. shitto shinaide..
Hitori ni nokoshi wa shinakute..
Boku wa yutteta deshou?
Suki tte itte, sari wa shinai yo...
Cao Pi: Dan ini semua tentang hati
Xu Shu: Jadi coba pikir kembali
(Muka dibikin melas banget)
Jiang Wei: Janji tra mungkin sa ingkari
All: Karna alasan tra kabari
Cao Pi Solo dengan penuh penghayatan:
Sayang,
Opo kowe krungu jerite atiku
Mengharap engkau kembali
(Sujud-sujud depan Mitsunari, Mitsunari nyumput di belakang Yoshitsugu)
Sayang,
Nganti memutih rambutku
(ngeliatin foto Mitsuhide ver SB)
Rabakal luntur trenosku
Guo Jia solo:
Bila nanti saatnya t'lah tiba
Kuingin kau menjadi ukeku
Berjalan bersamamu dalam salju dan hujan
Berlarian kesana-kemari kek orang gila~
Namun bila saat berpisah t'lah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
(Xun Yu yang ga salah apa-apa ditarik seenak jidat, padahal Guo Jia niatnya narik Ina tapi sama Om Tadakatsu dikasihnya Xun Yu dengan gaun ungu panjang, pokoknya beuhhh~ cantik tuh kembaran si Jiang Wei)
Berdua menikmati pelukan diujung jalan
Sudilah kau membabu denganku~
Lu Xun sama Zhong Hui duet:
Lu Xun: Pergilah kau
(ngedorong Zhong Hui kuat bangeti, Zhong Hui hampir kejungkel ke belakang panggung)
Pergi dari hidupku
Bawalah semua sifat narsismu dari hidupku
Zhong Hui: Pergilah kau
(bales perlakuan Lu Xun yang tadi)
Pergi dari hidupku
Bawalah obormu yang tak ingin kulihat menyala~
Xu Shu solo (Nandemonai ya -Radwimps- ver indo):
Angin yang berhembus antara kita berdua,
datang dan bawa pergi semua duka lara
Langit yang sebelumnya hujan begitu lama,
kini tampak lebih cerah dari sebelumnya
Ayah yang selalu keras di dalam perkataan,
kini terasa berbeda, hangat, menyenangkan
Ku tak tahu mimpi, senyuman dan juga kebaikan,
ku hanya meniru semua yang kau lakukan
Sebentar saja, hanya sebentar saja, sebentar saja pun tak apa
Sebentar saja, hanya sebentar saja, sebentar saja, ayo bersama lebih lama
Jiang Wei solo:
Kelakuan si kucing garong
Ora kena ndeleng sing mlesnong
Main sikat main embat
Apa sing liwat
(Gak Lupa Jiang Wei muterin kepalanya, ikatan rambutnya dibuka, baju berubah jadi kek kulit macam tutul)
Kelakuan si kucing garong
Selalu ngulati sasaran
Asal ndeleng pepesan
Wajah bringasan
Bisa dilihat yang paling waras dari 6 personil boyben siapakan?
Lagu berakhir, Lu Xun langsung berdiri lebih depan dari yang lain.
"Ehem karena ini tuntuntan skrip, aku mau gombalin Mas Kagekatsu deh." Lu Xun dag dig dug on the spot. "Nama emas itu terdiri dari 4 suku kata, Ka-ge-kat-su."
"KA!"
"Kamu cakep banget hari ini." Lu Xun malu-malu koceng.
"GE!"
"ADUH! Akyu diGErebek massa sama satpol PP!" auto berubah jadi banci simpang lima.
"KAT!"
"KATsudon siap untuk dimakan~!" berubah jadi pelayan kafe.
"SU!"
"SU … SUara gendang suling bambu~ Zhu Ran buka baju, dikejar satpol PP~" dandan ala aril. "AKU~! DISINI MENUNGGUNYA DI DALAM HATINYA~!"
Setelah gombalan berakhir, mereka dangdutan mpe puas malemnya merendamkan tubuh di dalam air panas yang menyejukkan. Hari ini pun berlalu dengan cepat dan bahagia.
Disana pancingan, disini selada, di tengah-tengah item burek, tetap di CN RENDEM~! YAA EEEEEE!
END!
TADINYA MAU TANGGAL 10 PUBLISHNYA TAPI TANGAN KU GATEL :"v jadi sekarang deh tepat tanggal 1 januari. Baydewey ultah Kagekatsu tanggal 8, Toshiie tanggal 15 sementara Ieyasu tanggal 31.
Ranmaru: Papah…
Nobunaga: Apa nak?
Mitsuhide: Papah udah ga sayang kita lagi ya?
Nobunaga: Papah sayang sama kalian kok.
Ranmaru: tapi papah ingetnya sama ultah anak orang.
Nobunaga: papah inget kok cuman lupa ngasih hadiahnya, nih iket rambut baru buat Mitsuhide sama kelereng ples iket rambut buat RanRan.
R&M: walaupun ini bisa kami beli sendiri … hiks … MAKASIH PAPAH~!
Nouhime: -_-" anak-anak gua kesurupan apa sih?
Nagamasa: kurang kasih sayang dari kakanda
Oichi: akhirnya berakhir bahagia juga. (menitikkan air mata)
Nagamasa: Ichi, Chacha mana?"
Oichi: Chacha lagi sama Takatora, kayaknya dia kangen banget sampe ga mau pisah.
Nagamasa: Ichi, anak kita ga jatuh cinta sama babu kitakan?
Oichi: Lho, bukannya Takatora udah sama Naotora?
Nagamasa: Naomasa lagi ... ngerestuin ibunya nikah -_-" Ibunya deket sama Lu Xun aja ga boleh
Oichi: -_-a hahaha susah punya anak proktektif kaya gitu, lagipula kalau Chacha sama Takatora ichi sih setuju aja.
Nagamasa: entar cucu kita beneran dinamain Elsa dong -_-a
Omake
Di backstage sesudah STANGKERISH nyanyi, Takakage berniat buat nyamperin Hanbei ngajak makan pas dia udah berhasil ngegenggam tangan kanan Hanbei, tangan kirinya di genggam sama Kanbei.
Hanbei: Eh? Ada apa ini kok?
Takakage: Dia untukku, bukan untukmu
Kanbei: Dia milikku, bukan milikmu
Takakage: PERGILAH KAMU! JANGAN GANGGU KAMI BIARKAN DIA MAKAN BERSAMAKU! (narik Hanbei kenceng banget)
Kanbei: Kamu tak akan mungkin, mendapatkannya karena dia, berikan aku, pertanda juga, janganlah kamu banyak BERMIMPI! (narik balik Hanbei)
Takakage: Dia yang menentukan, apa yang kan terjadi, tak usah mengaturku
Hanbei: STOPPPHH! TANGAN GUA SAKIT! Kanbei mending kamu sama Om Mori aja sana atau sama Jia Chong gih kasian mereka mojok ae ga ada yang nemenin, aku sama Takakage mau makan.
Hanbei melepaskan genggaman tangan Kanbei dengan kasar, lalu Hanbei pun pergi makan bersama Takakage.
Kanbei bengong, apa yang tadi gua lakuin? Apakah ini yang dinamakan santet onlen?
Beneran end dengan nisutah~
