Warning: kerenyes kranci, OOC, genre berbeda tiap chap mungkin, IMAJINASI HARUS TINGGI KALI LUAS! AWAS TYPO! CERITANYA MAKIN LAMA MAKIN ABSURD! Membaca cerita ini jangan terlalu menggunakan logika, karena ga masuk akal. Awas hidup jadi mereceh. ga tanggung janab kalo kalian bosen.
Genre: Humor stress,
Rate: T
Disclaimer: WO punya Koei
Character: Mitsunari Ishida
Balesan Review
jerkishweeb
itu usernamenya Nobuyuki sama Taigong Wang :v
walaupun hardcore ga sampe kek penyanyi rock juga sih :"v
saia suka sama Cao Pi aja gegara pas dipake enakeun doang di WO1 saia tau anak2 DW aja dari WO.
Pas baca camp-linenya malah gereget sendiri si Zhenji macem Nouhimenya DW.
Ga lah kita juga punya hak buat ngeship semua chara tanpa pandang bulu :v hohoho
Gan Ning: sayakan berbeda mbak :v
Muneshige: siap aku masukin ke note :v
Gausah dibuka dulu belum ada perubahan cerita-ceritanya juga saia unpublish lagi :")
Kalo crackpair banget ana suka pas lagi kesambet kek Wen Yang sama Xiahou Ji di chapter lalu :v sama ya nemu di pixiv situs itu sangat WAH.
Tapi kalo buka pixiv mungkin saia saranin kopas kanji nama Naotora aja daripada nama Takatora takutnya banyak 'ranjau'. Masuk pixiv mental dan mata anda teruji :")
Naomasa: bisa aja kalo yang lain berpikiran yang penting punya ayah baru ga peduli dengan sifat si ayah baru :v
Saia asli sunda ga bisa waktu SD-SMA nilai sunda selalu jeblok :v itu juga minta translet ke temen :"v
Masamune kebanyakan dititpin di tetangga sebelah yang hobi gosip.
SAIA TUNGGU FANARTNYA :")) hidup Kojuro sang pelakor :v
RosyMiranto18
Guo Jia: masih terhalang oleh Bapanya :")
Sejak Zhenji mau duet sama Kojuro tapi Kojuro nolak malu malu koceng.
Kojuro: yang narasi itu si Muna jadi jangan tanya saia.
Masamune: bukan aku hanyalah pemilik ketiga pedang itu.
Tsurumaru: tuanku hanya Masamune seorang, kalo Author main TouRab online baru dia arujinya.
Kojuro: hanya menitipkan kalo dijual tinggal ke tukang loak. Terumune? Hiks ... dia sudah pergi~ pergi membabu di NCT tidak pernah pulang :v
Tsurumaru: dua-duanya :D
Zhenji: yang pasti waga kimi, Author jarang membuatku bertunangan dengan yang lain.
Kucing
Selamat Membaca
Suatu hari di Oshi Castle, Mitsunari sedang berjalan-jalan mengelilingi istana dengan wajah panik, tangan kanannya sibuk memukul-mukul telapak tangan kirinya dengan kipas lipat, kedua matanya melirik kesana kemari seakan mencari sesuatu, orang-orang yang memanggilnya tidak dihiraukan olehnya. Sebenarnya apa sih yang dicari sama Mitsunari sampai orang-orang di istana tidak dihiraukan olehnya?
"Yoshitsugu, apa kamu melihat headgearku?" tanya Mitsunari pada Yoshitsugu yang setia mengikutnya selama ini.
Oalah ternyata Mitsunari nyariin barang lembut-lembut yang suka nempel di kelapanya, kalo kata Mitsunari sendiri sih ... itu adalah barang yang menjadi identitas diri sebagai jendral.
"Tidak Mitsunari-sama."
Wajah Mitsunari terlihat semakin panik, masalahnya sebentar lagi dia harus memimpin pasukan keluar istana.
"MITSUNARI-SAMA!"
Babu setia nomor 2 Mitsunari berlari kearahnya dengan cepat.
"Ada apa Sakon?"
"Saya melihat headgear Mitsunari-sama di bawah pohon sakura ... di taman istana."
Mendengar berita yang dibawa oleh royal bodyguard kedua, Mitsunari langsung berlari ke tempat yang dimaksud oleh Sakon. Sesampainya di tempat itu, Mitsunari semakin merasakan despair yang sangat mendalam, wajahnya semakin mirip sama dengan sebuah lukisan.
"Kenapa ni kucing bangcat tiduran di headgear gua...?" Mitsunari hampir nangesh, pas diperjalan menuju taman tadi, Mitsunari ketemu salah satu prajurit Hideyoshi dan mendapat pesan kalau 5 menit lagi Mitsunari harus sudah siap dengan pasukan.
Si kucing berwarna navy blue itumasih asik tidur diatas headgear kesayangan Mitsunari. Entah karena si kucing mengerti keluhan Mitsunari atau apa, si kucing sengaja tiduran diatas itu. Mitsunari melihat ke kucing itu, si kucing merasa ditatap, dan menatap balik Mitsunari datar, tapi bagi Mitsunari tatapan itu bagaikan tatapan yang merendahkan, Mitsunari makin kesel.
Ni kucing mirip seseorang yang gua kenal, siapa ya?... untung lucu ga gua sikat.
Mitsunari pun mulai mencoba untuk mengambil kembali identitas jendralnya dari seorang kucing. Pertama, Mitsunari mencoba menarik itu tapi tangan malah dicakar sama si kucing. Kedua, Mitsunari memberikan sebutir anggur hasil nyolong kebon tetangga, kucing itu diem aja ga tertarik dengan buah yang ditawarkan oleh Mitsunari, akhirnya Mitsunari yang memakan anggur itu. Terakhir, memindahkan kucing itu namun hasilnya nihil, cakar-cakarnya gamau lepas dari headgear.
"KOCENG SIALAND LU."
"HHHHSSSSS!"
3 menit berlalu Mitsunari masih belum mendapatkan headgearnya kembali, Yoshitsugu muncul.
"Mitsunari-sama."
"Ape? Nih kucing bangcat gamau nyerahin identitas jendral gua." keluh Mitsunari pada Yoshitsugu.
Yoshitsugu menggendong kucing itu tanpa hambatan. "Ini bukannya kucing Mitsunari-sama? Tiap Mitsunari-sama tidur kucing navy blue ini selalu tidur diatas selimut Mitsunari-sama."
"Aku tidak pernah punya kucing menyebalkan seperti ini."
Yoshitsugu mengambil headgear Mitsunari, saat Yoshitsugu hendak memakaikan headgear diatas kepala Mitsunari tapi Nene tiba-tiba muncul dan berdiri di tengah-tengah mereka macem penghulu.
"Saya NIKAHKAN Yoshitsugu bin Otani dan Mitsunari binti Ishida dengan seperangkat alat mandi dibayar NYICIL, SAH?!"
"SAHHH" suara gaib membalas pernyataan Nene.
"Silahkan mempelai pria memakaikan headgear lembut itu ke atas kepala Mitsunari, lalu mencium kening sang mempelai wanita, pffft..."
Kata-kata Nene di telinga Yoshitsugu bagaikan perintah absolut dari Cao Cao, Yoshitsugu mendekatkan bibirnya pada kening Mitsunari tapi ... si kucing yang ada di dekapan Yoshitsugu malah mencakar wajah Yoshitsugu, lalu berpindah ke dekapan Mitsunari, lalu kucing itu menjilat bibir Mitsunari.
"Meow." si kucing cuman mengeong sambil menatap Mitsunari.
"Kucingnya cemburu, berarti kucing ini memang milik Mitsunari-sama." ucap Yoshitsugu kalem.
"Mitsunari~ Hideyoshi udah nunggu di gerbang timur." ucap Nene, ucapannya malah memperburuk keadaan.
"APUAHHH?!"
Mitsunari pun langsung peri menemmui Hideyoshi sambil menggendong kucing navy blue itu.
"Kucingnya..."
"Biarkan saja Nene-sama, mungkin saja kucing itu menjadi keberuntungan Mitsunari-sama."
End
Entah kesambet apa aku ngetik pas bagian nikah :v auto kepikiran aja gitu mungkin gegara waktu sd suka dijailin gitu yak? Tiap salaman sama beberapa temen suak ada yang jahil.
