Genre: Humor stress

Rate: T

Disclaimer: DWSWWO punya Koei

Just Drabble

Selamat Membaca

"Tuanku ini memang polos makanya banyak yang mengejar Tuanku, namun kadang kepolosan Tuanku bisa membuat mereka yang mengejar cape hati, tapi sepertinya kepolosan Tuanku tidak pernah membuat mereka patah semangat malahan membuat mereka semakin semangat untuk mengkode maupun modus."

"Pssst ... termasuk Kakaknya sendiri. Kakaknya kena virus Brocom jadi gitu."

"Tapi tetap saja ada yang suka menganggu aksi modus mereka."

-Kunoichi &Sasuke 2k19-

.

.

Saat itu Zhao Yun(10) mengunjungi Yukimura(12), dan saat itu juga Yukimura lagi sibuk didapur. Zhao Yun yang penasaran bertanya pada Yukimura.

"Yuki lagi apa?"

"Lagi menuangkan coklat cair ke dalam cetakan."

"Coklatnya buat siapa?"

Yukimura menatap Zhao Yun dengan mata bulatnya. "Untuk Zhao Yun-dono."

"Eh benarkah itu Yuki?" Zhao Yun tidak percaya, akhirnya setelah perjuangannya yang hampir sia-sia itu dinotis sama Yukimura.

Yukimura mengangguk dengan semangat. "Buat Oyakata-sama, Mitsunari-dono, Kanetsugu-dono, Kakakku, terus..."

Hati Zhao Yun berasa potek saat itu juga, dirinya mengira Yukimura akan memberikan coklat itu hanya untuknya. Kunoichi sama Sasuke yang mengintip dari celah-celah pintu hanya bisa geleng-geleng.

.

Suatu hari Nobuyuki sedang mencari Yukimura yang sudah dari pagi menghilang, dia mendapat informasi dari Sasuke kalau Yukimura lagi jajan di kedai yang ga jauh dari istana bersama Mitsunari, Zhao Yun, dan Masamune.

"Yuki,"

"Iya Kak?"

"Kenapa kamu makan dango sama es krim bareng mereka?"

"Emang kenapa? Mereka baik kok."

"Bukan begitu," Nobuyuki main duduk di sebelah kanan Yukimura dengan paksa padahal ada Zhao Yun. "mereka bisa saja memakanmu saat kau lengah." Nobuyuki berusaha untuk menyingkirkan Zhao Yun.

"Kak, tapi mereka bukan kanibal."

"Tapi mereka bisa saja menjadi serigala berbulu domba."

"SINGKIRKAN TANGANMU DARI MUKAKU!" jerit Zhao Yun yang sedang kena perlakuan tidak enak dari Nobuyuki.

Nobuyuki tersenyum pada Zhao Yun. "TIDAK AKAN."

Akhirnya Nobuyuki berantem sama Zhao Yun, saling buka iketan rambut, saling jenggut sampe guling-guling di atas tanah.

"Yuki, aku mau dong nyobain eskrim yang kau pesan."

Yukimura pun menyendokkan es krim rasa charcoalnya lalu memberikannya pada Masamune tapi sendok itu bukannya mendarat di mulut Masamune namun di mulut Kunoichi yang iseng menghancurkan niat modus Masamune.

"KUNOICHI! LU JANGAN GANGGU!"

"Maaf ya kalau ganggu, abis aku gabut hyahahaha." Kunoichi menghilang.

"Yuki, aaa~"

Yukimura sedikit bingung melihat aksi bocah 14 tahun yang manja ga karuan disampingnya, es krim Yukimura tinggal dikit lagi, Yukimura pun memutuskan memberikan es krim itu pada Masamune.

"Nih, buat Masamune-dono semuanya." Yukimura memberikan es krimnya sama tempat-tempatnya ke Masamune.

Masamune menerima es krim itu, rencananya gagal total. Mitsunari yang menonton kejadian itu cuman ketawa, Mitsunari menusuk dango yang ada dipiring kecil di atas tangannya, lalu dia sodorkan itu pada Yukimura. Yukimura pun menerima dango dari Mitsunari, Yukimura udah mangap tapi, yaa ada saja yang menganggu aksinya, dango itu malah masuk ke mulut Yoshitsugu.

"Yuki, Mitsunari-sama, ayo pulang."

"Baik, Yoshitsugu-dono."

"Yuki, kamu bisa panggil aku dengan Ayah, dan Mitsunari-sama sebagai Ibu."

Mitsunari melotot, sebenernya dia tau kalo Yoshitsugu lagi becanda, dan cuman ingin iseng tapi kalau mengatakan itu pada Yukimura bisa-bisa becandaan itu dianggap serius.

"Baik Ayah."

Tuhkan bener dianggap serius.

"Ibu, ayo." Yukimura menggenggam tangan Mitsunari tak lupa muka Yukimura yang imut-imut gemes minta ditalapung. Mitsunari bengong.

OHHHH! KAMI-SAMA KENAPA YUKIMURA IMUT SEKALI~!

Mitsunari menyeringai pada 3 orang itu, persyaitonan dengan interogasi orang-orang di istana nanti saat mendengar Yukimura memanggil dirinya dengan sebutan 'Ibu' yang penting bahagia~. Itu sekelebat isi hati kecil seorang Mitsunari.

.

BANG! BANG! BANG!

"Lihat Yukimura! Tembakkanku tepat kena sasaran, dan aku sekarang mau menembak hatimu!"

"Masamune-dono ntar Yuki mati dong." Balasnya super datar tapi muka tetep imut.

Masamune matahin pistol yang dia pegang.

Takatora dan Chacha:

"Takatora aku kedinginan."

Chacha memeluk dirinya sendiri, lalu Takatora memberikan syal birunya pada Chacha.

"Sudah tidak kedinginan lagikan?"

"Terima kasih Takatora." Chacha tersenyum manis pada Takatora.

Sebuah panah imajiner menusuk tepat di dada Takatora.

Yukimura dan Kanetsugu:

"Kanetsugu-dono disini sangat dingin."

"Maaf Yuki, aku gabisa ngontrol cuaca."

PRANG!

Kanetsugu dilempar panci sama Nobuyuki.

Suatu ketika Yukimura lagi buka Garage Sell, Magoichi yang sedang mencari furnitur baru buat rumah mendatangi Garage Sell yang dibuka sama Yukimura, lalu Magoichi melihat barang yang sedang dipegang Yukimura karena tertarik dengan barang itu, Magoichi pun bertanya tentang barang itu pada Yukimura.

"Yuki, itu air shot gun yang dipegang kamu berapaan?"

"9.000 yen."

"Bisa turun ga Yuk?"

Yukimura yang POLOS malah menurunkan tuh air shot gun ke tanah. Magoichi cuman diem, dan dia ingin sekali menampol Yukimura siapa tau abis ditampol Yukimura ga akan polos lagi, masalahnya cuman satu, ada Kakaknya yang lagi duduk-duduk ngopi di teras rumah, kalo ketauhan nampar adeknya ntar Magoichi kena panah sama Nobuyuki secara busur artemis ada disampingnya.

ENDINGIN

Kunoichi: sampai kapan kita akan publish terus cerita?

Saskey: entahlah, karena si Nthor nganggep nih CN Rendem sebagai buku buat kumpulan cerita anak2 WODWSW berhubung fendem DW yang suka rame jadi daripada sambil x-over sama anak SW si Nthor tetap akan publish disini hm... kalau ga ada yang baca juga selama itu DWSWWO akan di publish disini.

Kunoichi: di BUKU SOMPLAK juga lebih berantakan dari ini -_-"

Saskey: cerita fendem lain aja ga tamat-tamat.

Kunoichi: mau ngetranslate camp-linenya Kojuro sama Zhenji aja ga jadi terus padahal dia udah ngebet -_-"

Saskey: sudahlah kita jangan gosip disini, oh ya, Kunoichi kamu dipanggil Nobunaga gara-gara nyoret-nyoret naskah buat chap kemarin.

Kunoichi: gua menghadap dulu Nobunaga Saskey, doakan aku selamat.

Saskey: Dadah~