Balesan Review
jerkwishweeb
:/ jadi kita sama
Terus kaget kalo nemu yang aneh :vv
Masamune: itulah yang namanya perang pasti bakal ada yang mati hiks... T-T
Kalo streaming nemuin OVAnya harus tegar suka susah :"v
Naomasa: ndak, ndak, ndak dia terlalu ganteng buat emak
Sakon: saia kalo kecapean suka ngelindur :vv
Magoichi: cuman sampe tahap pedekate aja :"v tiap ditembak atau dilamar ditolak :"v hangat sih hangat tapi rasanya tuh kaya gali tutup lubang, kalo nyebut Koshosho horror dia suka kek jelangkung :vv
Mitsunari: blushing blushing :vv
Suatu saat nanti pasti anda akan merasakaannya jangankan sama doi sama suami bisa :vv
Coba anda baca cerita DW yang judulnya Obat Nyamuk, saia terinspirasi dari itu :vv terus ngakak saia
Magoichi: kalo terong-terongan tuh anak Wei saia mah anak kentang-kentangan aja sesuai sama bajuku yang coklat :vv Hak Asasi Jomblo
RosyMiranto18
Oichi: kita semua maksudnya seiyuu yang cowok-cowok.
Naotora: hohohoho ... hobi
Magoichi: mataku tidak rabun, itu kupu-kupu kalau ga salah emang ada kupu2 seperti itu tapi aku lupa jenisnya apa.
Mitsunari: kan ini tentang UKTK 70.
Magoichi: karena biar bareng -3-
Yukimura: bukan, itu memang kunang-kunang.
Magoichi: Xun Yu ngejiplak Jiang Wei.
Gracia: aku tau kok, hmhmhm.
Magoichi: Hak Asasi Jomblo.
Gracia: mereka berdua adalah uchigatana dan tantou yang pernah dimiliki klan Hosokawa.
Shi: hmmm hanya disaat tertentu saja aku menderita tumor.
Takatora: aku ga tumor, Naomasa aja yang pitnah.
Main: FemYukimura feat. Nobuyuki
YUKI!
Selamat Membaca
Sanada Yukimura, nama mahasiswa bahasa perancis di universitas Ku Tikung Kamu 70, kepolosan dan wajah imutnya bisa membuat cowo-cowo siap mortal combat-an untuk mendapatkan hati seorang Yukimura, ini adalah sebuah cerita sebelum Masamune berhasil mendapatkan Yukimura.
Sebelum Yukimura jadian sama Masamune, Yukimura dekat sekali dengan Perseus mahasiswa desain tari, hei siapa yang nambahin kata di kertas ini? Ehem, kedekatan Yukimura dengan Perseus sangat tidak disetujui -entah mengapa- oleh Kakaknya. Mungkin karena Kakaknya cemburu tingkat dewa atau sedang bertaruh dengan seseorang.
"Nobuyuki, kamu lagi apa?" tanya Ina penasaran pada pacarnya, dari kejauhan Ina melihat Nobuyuki seperti stalker selevel sama yovi n Yuno
"Ssstt ... aku sedang memperhatikan Yuki."
Ina menghela nafas panjang, Nobuyuki emang seorang kakak yang overprotektif pada adik perempuannya yang unyu dan naif itu, tapi rasanya kelakuan Nobuyuki sudah kelewatan.
"Nobuyuki, Yuki ga akan diapa-apain sama Perseus kok."
"Tidak, adikku ini masuk ke nominasi ratu harem se UKTK 70 tahun lalu."
"Tapi ... Yukimura suka sama Masamune jadi tidak mungkinkan kalau Yuki pindah hati ke Perseus?"
"Kamu tidak lihat dengan jelas? Dia sedang mencoba mengambil hati Yuki, tangannya tuh ngusap-ngusap tangan Yuki, modus." Nobuyuki semakin menatap tajam Perseus dengan intens.
"Hanya mengusap, mending kita makan siang yuk."
"Duduk bersebelahan dengan Yuki."
"Baiklah..." Ina hanya bisa pasrah.
Setelah mengambil sepiring nasi kuning dan lotek, Nobuyuki sama Ina duduk disamping kiri meja yang duduki Perseus sama Yukimura. Nobuyuki pasang telinga lebar-lebar sampe fokus sampai-sampai nasi kuningnya ga dimakan.
"Yuki nanti pulang jam berapa?"
"Jam 4 sore."
"Sama dong! Pulang bareng yuk." ajak Perseus dengan mata berbinar.
Yukimura mengangguk dengan semangat. "YA!"
Perseus menyadari kehadiran Nobuyuki disamping menyeringai seakan mengejek si sulung Sanada.
"Grrrr..." Nobuyuki menggeram, menatap Perseus kesal, rasanya Nobuyuki ingin sekali menyerang Perseus saat ini.
"Nobuyuki, osuwari!"
BRAK! Muka Nobuyuki masuk ke dalam piring yang masih penuh dengan nasi kuning, Ina melanjutkan kembali makan lotek, dia tidak percaya kalung buatan Ayahnya berguna di saat seperti ini.
"Lebih baik kamu makan saja."
Nobuyuki mengangkat wajahnya yang penuh dengan nasi kuning yang menempel. "Ina, kau jahat..."
"Kamu sudah kelewatan."
"Tapi tapi tapi-"
"Ga ada kata tapi, jam satu masih ada kelaskan kita?"
"Iya..."
"Makan, abis itu kita kembali ke kelas."
"Baik hime~ cih." balas Nobuyuki dengan suara yang kecil sekali.
"Aku bisa mendengarmu."
Jigoku mimi da ne, kowai, batin Nobuyuki.
Saat Nobuyuki masih memakan nasi kuning, Perseus dan Yukimura pergi dari kantin besmen, Nobuyuki ingin mengikuti mereka tetapi Ina menyuruhnya duduk kembali sampai membuat kursi kayu di kantin patah.
Yukimura berpisah dengan Perseus, Perseus ada kelas jam satu sementara Yuki ada kelas jam 2. Yukimura pun menunggu kelas kosong bersama dengan Zhou Yu di pojok arab.
"Yuki, apa kamu mengerti soal ini?"
"Aku masih belum mengerti Zhou Yu-dono maaf."
"Haaah... sekarang sudah jam 2 kurang, ayo ke kelas, siapa tau udah kosong."
"Nobuyuki, kamu mau ngapain lagi? Ayo pulang~" Ina menarik ekor -maksudnya rambut- Nobuyuki ke belakang, Ina ingin menyeret Nobuyuki pulang.
"Masih jam 2:40, berikan aku waktu sampai jam 3."
Ina melepaskan tarikannya, lalu menggembungkan pipinya. "O-SU-WA-RI!"
BRUGH!
"OSUWARI! OSUWARI! OSUWARI! OSUWARI!"
DUK! DUK! DUK! DUK!
"Hmph, aku mau pulang sendiri saja." Ina pergi meninggalkan Nobuyuki di koridor lantai 1 dalam keadaan bonyok.
"Aduh kepalaku sakit... Ina tidak mengenal kata lembut apa?" Nobuyuki mengusap-usap kepalanya.
"Nobuyuki, lu nape kepala benjol-benjol gitu?"
"Biasa Ina..." Nobuyuki ketawa garing.
"Susah ya ... jadi titisan In*yash*." celetuk Kojuro. "Oh ya, Yuki udah keluar tuh tapi lagi dicegat sama Zhao Yun." Kojuro membenarkan posisi kacamatanya, laluKojuro pun pergi.
Nobuyuki mengelus dagunya, memikirkan hal absurd yang akan terjadi pada adiknya itu.
Tap, tap, tap, Nobuyuki mendengar derap langkah seseorang di tangga, Nobuyuki ngintip dari balik tembok, Nobuyuki mengikuti Yukimura. Insting binatang Nobuyuki ternyata benar, Yukimura ke taman yang bersebelahan dengan FPSD.
"Sepertinya Yuki beneran mau menunggu dia." Nobuyuki merubah dirinya menjadi anak serigala putih, dia keluar dari persembunyiannya, lalu berjalan mendekati Yukimura.
Yukimura menyadari kehadiran Nobuyuki dibawah meja taman. "Ada anak anjing Samoyet, lucu." ternyata Yukimura ga sadar kalo tuh anak serigala Kakaknya, entah terlalu naif entah kelewat bego. Hanya Yuki dan Tuhan yang tahu tempe.
Yukimura menaikkan Nobuyuki ke atas meja taman.
"Ipin semut, Yuki mau curhat."
Nobuyuki kaget, nama kerennya -menurut doi- berubah jadi nama ga elit yang sengaja diplesetkan, Yuki mau curhat apa? Ngomong aja ama Kakak.
"Gini pin, Yuki bingung, Yuki bingung mau pilih siapa ... udah tiga orang yang nembak Yuki."
Nobuyuki jeduk-jedukkin kepala ke meja, YUKI HARUS PILIH MASAMUNE! ATAU GA GUA BAKAL KALAH TARUHAN!...
DUK! DUK! DUK!
Yukimura tidak menghiraukan perilaku hewan didepannya itu, dia melanjutkan curhatnya. "Yuki udah punya tambatan hati, tapi kayaknya dia ga suka sama Yuki."
Aksi Nobuyuki makin keras sekarang dia gerus meja, MUNE! ELU EMANG PADA DASARNYA GA PEKA ATAU BEGO?! YUKI UDAH RELA BANGUN PAGI DEMI BIKININ ELU BEKEL! TERUS DIA KE KAMPUS SESUAI JADWAL NGULI ELU CUMAN BUAT NGANTERIN BEKELLL!
Yuki terus curhaaaatt ... sampai jam 4 sore, aksi sarap Nobuyuki juga belum berhenti, sekarang dia lagi gigitin tulang mainan yang di kasih sama Yuki, tingkat kadar gemes sudah melewati batas.
"Yuki maaf menunggu lama."
Akhirnya orang yang ditunggu Yuki dateng juga.
"Gapapa kok."
"Yuki, ini anjing siapa?"
"Kayaknya anjing kampus."
Perseus mensummon mystilteinn, lalu menyingkirkan Nobuyuki dari atas meja. "Hati-hati anjing rabies."
Karena diusir dengan cara kasar, Nobuyuki langsung menggeram pada Perseus. TAK! Nobuyuki digetok sama Perseus.
"Pulang sono."
"Grrr..."
"Perseus jangan begitu, kasian."
"Ayo pulang, Yuki."
"GRAOO!" Nobuyuki kembali keukuran normal -serigala raksasa- dia melompat ke arah Perseus seakan mau mencakar manusia setengah dewa itu dengan cakar tajamnya.
"OSUWARI!"
JDUAK! Nobuyuki terjatuh dengan keras ke tanah sampai membuat retak trotoar,dia kembali ke wujud manusia. Ina mengacaukan rencananya lagi. Nobuyuki sekarang hanya bisa bersila di atas trotoar yang hancur.
"NOBUYUKI!" Ina berlari mendekati pacarnya yang sekarang kek anjing yang sedang kesal dengan majikannya. Ina menarik ekor Nobuyuki dengan paksa.
"Ina! Jangan tarik ekorku, sakit..."
"Hmph, untung saja aku tidak pulang."
Akhirnya Nobuyuki berhasil dibawa pulang ke rumah sebelum Yukimura, gegara kelakuannya Nobuyuki diiket seharian di halaman belakang. Keesokan harinya, Nobuyuki mengikuti Yukimura ke kampus bagaikan anjing pelacak. Di depan museumlah tiga orang meminta jawaban Yukimura, Nobuyuki menjaga jarak di balik semak-semak bersama Mago, Motochika, dan Shi.
"Gua yakin Yuki pilih Perseus." kata Mago mantep.
"Ga mungkin dia pilih Persues tidak sesuai alunannya, Yuki bakal milih Zhao Yun." timpal Motochika.
"GA LAH! Yuki bakal milih Mune, trust me it's work." Ucap Shi dan Nobuyuki bersamaan dengan kepedeaan tingkat tinggi.
"Maaf, Yuki lebih Masamune-dono!"
"YUKI! TANPAMU KAMI GALAU!~"
"MWAHAHA! Gua menang!"
Kita balik lagi ke semak-semak tempat 4 pemuda bersembunyi.
"Haha, apa kata gua, Yuki pilih MUNE." Nobuyuki seneng.
"Elu sama Motchik kudu neraktir kami berdua sushi sama makan siang ntar dikantin."
"Euh, gua kalah taruhan lagi, iyedah tapi jangan yang mahal-mahal ya, akhir bulan cuy."
"Kalian menang kali ini, ah ... pulang-pulang gua kudu ngamen lagi deh."
Hmhmhm ... semuanya berakhir bahagia, Nobuyuki sama Shi dijajanin sama Motchika dan Mago ditambah penampilan Motochika live di gedung amphitheater. Hmhm, Saya Tama Hosokowa pamit undur diri dadah~
End
Magoichi: Gracia, lu abis ini bakal syuting lagi buat cerita itu ya?
Gracia: tapi kayaknya untuk membuat Mitsuhide (SB) mempunyai sisi lembut ke anaknya bakal susah...
Masamune: cieee Gracia main sama psikopat
Gracia: Mune jugakan pernah~
Masamune: tapi aku tidak bersama pedang2ku, kamu enak Sayo sama Kasen ikut
Gracia: soalnya kalo yang cerita aku ini serius enggak komedi kaya Mune :vv
