Pesantren Al-Kafirun: Pesantren Kedatangan Dewa
Selamat Membaca
Siang itu, Zhao Yun sama Xun Yu baru aja selesai sholat dzuhur di masjid, selagi masih ada waktu sebelum pelajaran selanjutnya dimulai, mereka keliling-keliling pesantren, kegiatan berkeliling mereka berhenti saat sudah sampai di gazebo, duduk dulu, ngobrol-ngobrol singkat tentang nasib.
"Lu sekamar sama siapa Yun?"
"Sama Xingcai." Jawab Zhao Yun sambil cengengesan. "Elu?"
"Gua sama Da Ji."
"Masuk ke kandang singa." Balas Zhao Yun.
"Gua harus hati-hati."
"Asal mulutnya Da Ji ga ember, mungkin elu bakal aman."
"HAIII~! Apakah kalian santri disini? Atau cuman lewat doang?" tanya seorang perempuan mirip dengan Sanzang namun rambutnya warna pink.
Antara ingin mengangguk dan menggeleng, lalu Perempuan itu duduk seenaknya di samping Xun Yu.
"Jadi kalian santri disini?"
Mereka berdua ngangguk ragu. "Aku kesini disuruh untuk mereinkarnasi kalian semua!" ucapnya riang.
"Reinkarnasi?"
"Atau kalian mau ditarik sama Hades?"
"HADESSS?!" jerit Xun Yu.
"Emang ada dewa baru lagi?"
"Aku lupa memperkenalkan diri, namaku Gaia, salam kenal~"
Zhao Yun bengong sampai ngeces, yang ada dipikirannya sekarang adalah mengapa bisa Zeus bawa orang luar lagi ke dunia ini.
"Gaia ngapain lu ngumpul sama manusia?"
Kedua mata Xun Yu sama Zhao Yun melotot, ga percaya sama orang yang ada di depan mereka.
"Din-chan ikut kesini ternyata." Gaia terlihat senang melihat kehadiran orang itu.
Din-chan?
"Jangan memanggilku seperti itu, Hades mana?"
"Lagi menyeret mereka yang masih belum tau bakal ke neraka atau surga."
Xun Yu sama Zhao Yun panik. "Neraka atau Surga?"
"Iya, karena kalian harusnya sudah tidak ada."
DUARRRR!
"GYAAAA!"
Xun Yu sama Zhao Yun langsung kabur dari gazebo, Gaia bingung kenapa mereka pergi tanpa ngomong, Odin cuman geleng-geleng. Lagipula apa yang mereka bicarakan itu hanya hoax semata. Yu sama Yun lari kenceng ke kelas sampai sana mereka melihat seseorang dengan badan berotot, kulit seeksotis Susano'o, muka kek pantat panci penggorengan. Feeling mereka mengatakan orang itu adalah Hades.
Hades emang ga secakep Loki, dia satu kategori sama Sakon. Jangan lempar kursi punya Liu Shan, daripada gua bilang muka kek pecahan piring.
Zhao Yun pucet, Xun Yun hampir pingsan karena melihat orang itu sedang menggendong Yukimura seperti karung. Lalu orang itu menyadari kehadiran mereka.
"Kalian Zilong sama Wenruo ya?"
Zhao Yun ngangguk berkali-kali, Xun Yu keringetan.
"Ini temen kalian tidak sadarkan diri."
Yun sama Yu malah mikir kalau Yukimura sudah ditarik ke Neraka sama dia.
"Kami orang baek-baek jangan bawa kami ke Neraka!" jerit mereka berdua penuh dengan ketakutan.
"Kalian kenapa? Manusia ini pingsan saat melihatku."
"Eh? Kamu ga akan nyeret kami ke Neraka?" tanya Xun Yu.
"Ngapain saya nyeret kalian ke Neraka? Kami ber ... tujuh disuruh tes kalian ngaji sama Pa Nobun di pesantren ini, tapi mereka pada pingsan liat saya."
.
.
.
"Baju Mas yang bikin mereka pingsan." kata Zhao Yun sambil nunjuk pakaian Hades.
"Ini memang baju sehari-hari."
"Hades ternyata kamu ada disini."
Zeus datang bersama Athena dan Ares, pakaian mereka yang penuh dengan servis mata diganti dengan baju koko dan gamis.
"Ganti baju dulu sana."
"Iya om." Hades pun memberikan Yukimura pada Zhao Yun, lalu pergi ke pintu tempat Zeus keluar tadi.
"Nak Yunyun."
"Siapa lagi itu Yah?" tanya Ares.
"Itu yang ada di depan pake kerudung warna biru muda." tunjuk Zeus pada Zhao Yun.
"A-ada apa ya Pa?"
"Sini kalian berdua."
Yun sama Yu berjalan mendekati Zeus dengan wajah takut, entah mengapa mereka takut padahal Zeus sama anak-anaknya ga menggigit. Ternyata mereka dipanggil hanya untuk memberi tau kalau Ares lah yang akan masuk ke kelas mereka. Imajinasi absurd yang sempat terpikirkan oleh mereka berdua hilang.
Zeus dan Athena meninggalkan mereka bertiga, Ares sama Zhao Yun cuman bisa menatap heran ke dalam kelas, semuanya pingsan, mereka gamau mengangkat semuanya ke UKS, akhirnya mereka hanya membaringkan mereka di atas karpet layaknya korban di medan perang. Setelah selesai Zhao Yun langsung ditunjuk sama Ares untuk tes ngaji.
Zhao Yun tentu saja deg deggan, yaiyalah dia langsung ditunjuk dengan santai oleh Ares, Xun Yu ingin ketawa tapi ga jadi soalnya dia nyadar diri, sehabis Zhao Yun dia yang akan di tes selanjutnya. Pengetesan berjalan dengan lancar, satu persatu santriwan dan santriwati mulai membuka matanya dan langsung dikejutkan dengan tunjukkan Ares untuk tes mengaji. Yang sudah tes bebas sebebasnya orang yang baru saja keluar dari penjara.
"NENG YOLANDA!"
Bugh!
Xun Yu mensummon Caduseusnya lalu memukul muka Guo Jia dengan itu tanpa perasaan, Zhao Yun hanya menonton, tidak ingin berkomentar.
"Yuni sudah lama tidak bertemu." Perseus tiba-tiba muncul saat mereka sedang di taman pesantren, Perseus menggenggam tangan kiri Zhao Yun terus mengusap punggung tangannya.
"Emang kita pernah ketemu ya Mas?"
"Kita kan pernah bertemu saat kita harus mengalahkan Odin goblok."
Kedua mata Zhao Yun yang sipit makin sipit saat mendengar kata 'Odin goblok'. Kalau tidak salah tadi dia ketemu dengan orang itu di gazebo.
"Jangan sentuh-sentuh tunangan gua."
Cao Pi dateng terus melepaskan pegangan tangan Perseus kasar. Zhao Yun melotot, dia ga pernah mengiyakan, dia laki 100%, laki-laki waras mana yang mau ditunangin begitu saja sama cowo?
"Jadi neng Yuni udah sama es batu?"
"Eng-engga mas." elak Zhao Yun. "Saya ma-" Zhao Yun langsung menutup mulutnya, dia baru sadar dia hampir melontarkan ultimatum yang akan membuat dirinya hampir bernasib dengan Xun Yu. "Saya SUDAH taaruf-an sama Wen Yang." ucapnya tanpa pikir panjang.
"Wah kalo gitu abang masih bisa nikung dong."
Glek
SAMBADI HILF MIRRR!
Sementara itu dikelas lantai 2 cewe-cewe ngeggosip sedang berkumpul, mereka lagi asik ngomongin soal Athena dari pakaiannya yang dulunya menebar aurat menjadi memakai gamis dan kerudung, Ares pun tak luput menjadi topik pembicaraan mereka.
"Eh Ares beneran tobat?"
"Mukanya masih keliatan bejad."
"Jangan liat dari mukanya."
"Terus liatnya darimana?"
"Dari hasilnya."
"Hasil?"
"Maksudnya suara pas ngaji, kalian mikir kemana sih?" Da Ji melihat Xingcai, Ina, dan Kunoichi heran.
"Emang merdu sih..."
"Tapi tetep aja."
"Kalian lagi ngapain nihh?"
Si imut Boyan mendekat pada mereka.
"Lagi gibahin Ares-sensei dong."
"Awas kena karma."
"Om-om bermuka kayak pecahan piring diem aja."
Sakon mingkem.
"Lu Xun, gua udah selesai di tes, main yukk!"
"AYUK RAN!"
Zhu Ran dan Lu Xun pun pergi dari kelas tak lupa membawa peralatan bermain mereka dari loker kelas.
"Kalian mau kemana?" tanya Zeus kepo.
"Mau main!" jawab Lu Xun dengan semangat 45.
"Tapi kenapa kalian bawa korek sama obor?"
"Oh ini..." Zhu Ran memutuskan perkataannya. Yang ada di pikiran mereka adalah main api tapi karena takut di razia dadakan sama Zeus kalo mereka menjawab jujur jadilah mereka mengarang alasan yang aneh. "kami disuruh Mas eh Bu Yueying buat nganterin bor ini buat penerangan di gazebo kalo malem."
"Ohhh..." terus Zeus ngangguk-ngangguk.
Beberapa detik setelah Zhu Ran dan Lu Xun keluar kelas, Ma Chao sama Ma Dai lari-lari di koridor sambil berteriak.
"WI WU WI WU WI WU! KEBARAKAN! KERABAKAN!"
"KEBAKARANNNNN!"
Walaupun begitu kelas tetap adem ayem aja, karena mereka tidak mendapat asap hasil ulah Zhu Ran dan Lu Xun.
...
Gaia sama Odin malah ngopi-ngopi di gazebo sambil dengerin lagu Fiction dan Non-Fiction yang dinyanyikan oleh 4 malam (kartet nait) bukannya berkeliling kelas untuk ngetes ngaji.
"KEBARAKANNN!"
Ma Chao sama Ma Dai berlari melewati gazebo sambil bawa-bawa APAR. Gaia sama Odin tetap santai.
"Gimana hidup? Bahagia?"
"Oh iya dong, hidup nyantai itu kebahagiaan, lu sendiri gimana ikut audisi jadi model majalah Neraka?"
" Gua cuman jadi juara harapan."
"Mungkin lu juara dalam hal lain, kayak asdffgjklak sama Perseus."
"Hah? Kata-kata lu disensor, gua apa sama Perseus?"
"asdfjflflkh."
.
.
.
"Haiii~"
"Seus, lu napa jadi ngondek gitu sih?"
"Gua diseting kek gini sama Author, terus gua malah suka sama Zhao Yun ... padahal kan gua demennya sama Yuki-chan."
"Tobad Ki, tobat."
"Iye. Kalian enak banget ngopi-ngopi disini."
"Kita kan lebih suka ngaso daripada ngetes."
"Kalo keciduk Zeus gimana?"
"Ga akan, ga akan."
"Kalian berdua ngapain duduk santai di gazebo?"
Zeus datang, Perseus langsung kabur dari TKP, Odin sama Gaia keliatan santai tapi kaki udah gemeteran. Kejadian di detik selanjutnya adalah kehancuran gazebo secara dadakan, bisa dibilang mereka berdua termusou oleh Zeus.
End
UDAH LAMA GUA GA NGETIK WO! :vv SAIA BERHASIL PINDAH FENDEM HEWHEW
Gua bikin ni cerita khusus untuk menyambut WO4 ULTIMATE!
SELAMAT DATANG GAIA DAN HADES DI DUNIA SOMPLAK INI!
SAIA ILFEEL LIAT HADES :vv GAIA IMUT :(
Tapi kalo Hades kombonya enakeun mungkin ilfeel gua berkurang :v
SAYA GA BALES REVIEW? APA ITU REVIEW? GUA MALES BALESNYA MAAPKEUN :v
APA ITU WARNINGG?! GUA UDAH NYANTUMIN WARNING DI CHAPTER BELAKANG DAN PASTI KALIAN UDAH HAPAL :vv
