Balesan Review
RosyMiranto18
Zhao Yun: kalau misalnya tidak ada keluhan dari santri atau santriwati teman sekamar tidak akan berubah, kecuali kalau tiba-tiba ada insiden tv meledak…
Guo Jia: tidak, gajiku saja tidak cukup untuk makan sehari-hari.
Hanbei: dari Wikipedia tentu saja~
Nene: (ketawa ngakak keras) duhh pedang Nobunaga jadi kamen rider gua bakal jungkir balik sampe Okinawa, ehem. Maksudnya stage actornya Zhao Yun itu main jadi Yagen.
Cao Pi: sekali kali menjadi alim tidak apa-apakan?
Nobunaga: apa yang Dairokuten Maou ga tau?
Nene: bukan, ini photobook bertemakan cosplay :v
Oichi: Yoshitsugu, karena rubahnya berwarna oranye.
Cao Pi: kokinya adalah Amazon.
Liu Shan: monster aka amazon yang mengejar kita :)
Seereul
Rajin amat anda, padahal cerita saya luknut semua apalagi yang awal :) ingin ku delet.
Wuihhhh saya jarang dapet yang satu anutan :(
Guo Jia: kalo kamukan ada roti tawar … kita aja kadang ga sarapan saking miskinnya.
Hohoho tau aja anda plus gegara kenget Mitsunari jadi milihnya kuil Inari :v
Yang waras emang cuman dikit, kelewat jenius semua sisanya.
Nobunaga: saya gapunya hengpun gimana mau mai pabji? Gua cuman suka liat Liu shan main itu.
Engga sih karena aku punya buku yang ada kalendernya terus suka dibuka-buka jadi inget deh :v
Hanbei: kejeniusanku susah untuk ditularkan kalo kemageran gampang mau?
Anda ga review? Saya tabok kao :v
Lisa Amuro
Makasih sudah menunggu Nthor up~ map ya~ Nthr berkelana ke fandom KR dan susah untuk balik lagi, silahkan menikmati cerita gaje ini :")
KAMBEK GAESSS!
Hari ini di sebuah studio berita di dunia CN. Seperti biasa kakak sarapnya Zhao meminta spotlight di depan kamera. Shi pasti bakal melakukan apa saja demi bisa mampang di depan kamera padahal Naomasa sama Wen Yang harus melakukan tugasnya sebagai pembawa berita pagi ini.
"HEYYY GAES! Kita kedatangan karakter baru dari atas." Kata Shi yang keliatannya senang, iya senang bahan penistaan baru muncul.
"Siapa-siapa?" Tanya Zhao, dia celingak celinguk ke kiri dan kakn dengan cepat.
"Namanya tuh YANG JIANJING!"
Zhong Hui memukul kepala Shi dengan galon kosong."Kaga ada Jingnya bangsat."
"Katanya kalo disini dia bakal jadi KAKAK TERTUA DI KELUARGA MISTING!" teriak Sakon tak tau malu.
"MISTIK SAKON! MISTIK!" Mitsunari menangis karenamelihat kelakuan Sakon.
"Husbu Author yang baru." Cao P geleng-geleng kepala.
"Emak, kenapa gua punya KAKAK LAGIII?!" protes Taigong Wang pada sesayur seledri yang sedang diliput oleh Takatora.
"Berisik nak, itu kan Nthor yang mutusin dia jadi kakak elu atau kagak, dan jangan ganggu emak, emak lagi syuting."
"SYUTING SAYUR MAYUR AJA BELAGU!"
"ANAK BANGSAT LU!"
Dengan kekuatan Nu Wa, Taigong Wang langsung membeku seketika, lalu Fu Xi mendekat ke Taigong Wang yang sudah membeku, dan berbisik.
"Mampus lu nak, makanya jangan macem-macem sama emak lu."
Shennong geleng-geleng pasrah liat kelakuan keluarganya, sebenernya dia juga mau ingin ngebuang Taigong Wang ke laut tapi entar ada yang marah kalo dia dibuang. Shennong berputar sekali ditempat, dia mencari seseorang, yang katanya bakal menjadi Kakak tertua.
"Hui, Hui, Hui, gua mau pinjem ps4 elu dong~"
"Buat apa Shi?"
"Gua mau main RE 7."
"Gua aja belum tamat mainin ntu game."
Shennong pun berjalan mendekati Zhong Hui dan Shi yang lagi kalem. Tumben-tumbenan mereka engga berantem.
"Liat kakak baru gua kagak?"
Dahi Zhong Hui mengekerut. "Seledri macem lu punya kakak?"
"Yang Jian ya … katanya lagi di wc, nenangin diri."
Shennong sweatdrop, ga nyangka belum mampang di depan lensa kamera udah trauma duluan.
"Kasian tadi mau perkenalan diri aja sampe mau muntah." celetuk Xiaoqiao.
Shennong mengo, ga ga ga, masa efeknya sampai seperti itu hanya karena melihat karakter yang absurdnya lebih dari kegilaan Author.
"Katanya Kakaknya Taigong Wang pemalu, makanya sampai muntah tadi pas mau perkenalan diri." Gaia dan Yinping ngegosip soal Yang Jian di depan Shennong. "Katanya sih karena gabiasa ngomong didepan orang banyak."
Shennong nyimak pembicaraan mereka berdua, Shennong jadi bingung sendiri, gosipan Yinping dan Gaia sangat akurat namun Shennong menjadi ragu dan bingung, samperin jangan ke wc? atau … dia menyuruh adiknya saja yang sudah mulai mencair ke wc?
"Adik sambleng gua." Panggil Shennong.
"Paan seledri kw 3?" Tanya Taigong Wang judes
Shennong kaget di balas seperti itu oleh Taigong Wang. "Bacot lu dek, oke, Kakak minta elu samperin Yang Jian di wc."
"Emohh, Kak Shennong aja, gua males ketemu kakak baru gua, gua mau balas dendam dulu sama emak."
Shennong memukul kepala Taigong Wang dengan Zebiannya. Dasar adek durhaka, jangan ditiru ya teman-teman. Akhirnya mau gamau tapi harus mau, Shennong yang nyamperin Yang Jian yang ada di wc dan mungkin belum berjalan keluar studio, berjalan kearah kiri sampai mentok dan belok kanan, diujung sana ada toilet laki-laki.
"Yang Jian." Panggil Shennong .
"Dek Shennong? Itu kamu?"
Shennong melihat ke sekitar toilet tidak ada siapa-siapa, pasti Yang Jian ada di salah satu bilik toliet.
"Iya Kak ini aku, kakak kenapa?"
"Di studio masih banyak orang?"
Shennong ingin ngomong tidak tapi entah mengapa suara Sun Ce, Shi dan Masamune terdengar sampai toilet, padahal studio sudah dipakein peredam suara. "Belum kak."
"Begitu…"
"Katanya Kakak tadi sempet mual pas perkenalan."
"Iya."
Shennong sweatdrop, ternyata dia sama seperti seseorang yang tidak bisa ngomong di depan banyak orang. Shennong tidak menyangka kalau Yang Jian seperti itu, karena … semua anggota keluarganya ga tau malu semua. Mungkin kecuali dirinya, dia merasa anggota keluarga paling waras.
"Mau aku yang memperkenalkan Kakak ke yang lain?"
"Tapi aku tidak tahan dilihat oleh banyak orang…"
"Kakak udah ganteng kok," Shennong ga ingin ngomong begitu tapi saat dia melihat foto Yang Jian mengenakan casual clothesnya, Shennong cuman bisa iya … iya … ganteng, di dalam hatinya. "Tinggal pede aja."
"Benarkah?"
"Iya."
Tak lama kemudian, pintu bilik paling kiri terbuka. Shennong memasang wajah datar, jadi sedari tadi dia tidak di depan bilik toilet dimana Yang Jian berada … Shennong ketawa garing, telinganya bermasalah, sepertinya. Shennong pun mengantar sekaligus menarik paksa Yang Jian untuk kembali ke studio.
"KAK CE KEMBALIIN HOLAHOOP SHANGXIANGGG!"
Mulut Shennong terbuka secara perlahan, sebenarnya ini studio apa? Kenapa di sudut kiri terjadi kebakaran, di tengah-tengah Wen Yang dan Naomasa masih fokus berbagi berita hari ini, di pojok kanan bawah Nu Wa bagi-bagi info tentang sayur, Taigong Wang masih berusaha untuk membalaskan dendam, walaupun pada akhirnya dia yang kena.
"Hiks … hiks…"
Yang Jiang nangis, Shennong yakin emang cuman dia yang waras di dalam studio ini.
"Kapan mereka waras? ANJU! PADAMIN APINYA PAKE APAR!" teriak Shennong ga kalem.
Ma Chao mengambil APAR terdekat di dalam ruangan, lalu melemparkannya ke dalam api.
"TOLONG GOBLOKNYA DIKURANGIN! CAO PI MANA CAO PI?!"
"Hiks…"
Shennong menghela nafas panjang, Yang Jian masih nangis, keadaan studio chaos. Shennnong membalikkan badan, dia beniat untuk memanggil Cao Cao namun terlambat, seisi studio sudah membeku tanpa ada peringatan terlebih dahulu.
Bagus, gua terjebak didalam es, batin Shennong.
Walaupun studio membeku ajaibnya masih ada yang berbicara dan melakukan tugasnya.
"Yak kembali lagi dengan kami Nao-masa ganteng? Dan teman saya."
"Wen Yang tinggi sekali."
"Kami langsung membawakan berita dari studio, jam ini detik ini, studio kami membeku dengan absurdnya, lalu kemarin, tepatnya hari jum'at ada seorang maniak bakpao kepeleset kipasnya sendiri yang terjatuh di depan masjid."
Tiba-tiba saja kamera mati.
"Yak, kameranya mati karena kedinginan."
"Ya elu sih Tak, pake acara kelepasan." Wen Yang nyalahin si kameramen.
"YAK POKOKNYA HARI INI BUBARRRR!" teriak Naomasa secara mendadak.
END
YUHUUUU AKHIRNYA KU BISA UP LAGI DI FANDOM INI~ ADA YANG KANGEN DENGAN AUTHOR NGS INI? hewhewhew, gua yakin kagak ada sih~ have a nice day~ bye-bye
Gua kangen fandom ini :) makasih udah baca cerita absurd ini
See you next chapter~
