Balesan Review:
RosyMiranto18

Xingcai: tentu saja tidak, hanya ditenggelamkan saja.
Cao Pi: tidak mau, Liu Shan lebih cocok.
Oichi: rubahnya adalah Yoshitsugu UwUb
Shangxiang: patah karena dipakai terlalu bar bar :v
Shennong: terserah yang ngetik chapter itu :v yang lagi mendapat piket buat salah satu babunya Cao Cao.
Da Ji: bukan, Shi kalo lagi sakit suka ngelindur jadinya seperti itu.
Zhao: BUKAN KAMI! (jerit melengking)
Gaia: Odin lagi bosen ngurus yang mati.
Himiko: Orochi cuman sedang jalan-jalan santai jaga komplek.
Zhu Ran: kerajaan kami disebut kerajaan pelakor sama Nthor gegara suka jadi orang ketika dari kedua kerajaan itu :"v

Cukacang bangsad

NAMANYA MENIPU :v
Zhong Hui: gua kaga goblok anju.
Saia bingung bikin plesetannya jadi gitu :v
Shi: GUA MASIH IDUP ANJ!
Shu juga ingin menang dari Wei :v
kan Neraka tanpa Nobunaga itu tydak rame :v
Saia bingung ngeendinginnya gimana jadi aja seperti itu.
HALAH CHAT TIAP ARI MASIH KANGEN LUH?!

Lisa Amuro

Engga panjang kok, malahan ada beberapa part yang bisa di skip karena isinya gajelas '-'/

Selamat Membaca

Suatu hari di Kerajaan Shu, seperti biasa Kerajaan ini yang paling damai dari yang lain tidak seperti yang lain—Tukang rebut wilayah orang dan pendiri sirkus. Saking damainya Kerajaan ini hampir tidak mempunyai masalah sama sekali—setiap ada masalah pasti karena ada tamu dari kerajaan lain.

Dan sekarang Liu Bei kedatangan Keluarga besar Cao Cao ditambah keluarga Sima Yi. Dan kalian pasti tahu bakal berujung seperti apa Kerajaan Shu yang damai ini.

Iya, ancur.

Luar dalam.

Kedatangan mereka tentu saja menjadi malapetaka buat bawahan-bawahan Liu Bei, satu persatu dibuli sama mereka, tapi beda dengan lele kolam Shu dan Kuntilbapak Jin.

Mereka saling adu otak, yang punya IQ lebih kecil minggat dari kerajaan tempatnya bernaung detik itu juga.

Siapa yang tahu setelah kedatangan mereka Shu langsung berubah menjadi puing-puing bangunan seperti Kerajaan yang sudah ditinggal oleh penghuninya ratusan tahun?

Jadi Kerajaan Hantu dalam sekejap.

Kembali ke judul, hari ini adalah mungkin hal terajaib yang pernah dialami oleh Jiang Wei. Awal mula kejadian adalah ketika Zhao Yun lagi jalan-jalan santai sama Fa Zheng ngeghibahin babu-babunya Cao Cao, nahh setelah selesai Zhao Yun dan Fa Zheng langusng mendapat karma instan karena ngeghibahin mereka.

Zhao Yun nyemplung ke kolam lelenya Zhuge Liang dan Fa Zheng ke tabrak kereta kuda.

Ketika Zhao Yun keluar dari kolam, wujudnya berubah menjadi Zhuge Liang, mirip banget, kek barang KW SUPER.

Saat itu juga lagi ada Naomasa dan Wen Yang lagi disuruh iklan mie buatan Oichi di Shu.

Zhao Yu keluar dari kolam dalam keadaan basah terus ketemu Jiang Wei yang lagi jalan bareng Zhuge Liang.

Mereka bertiga diem.

Awkward.

Apalagi Zhao Yun yang tiba-tiba mendapat sial karena nyemplung di kolam lele.

"Kalian masih belum kenyang makan satu bungkus?!"

Suara Naomasa kedengeran sampai tempat mereka, soalanya sambil teriak-teriak.

Masarin makanan dengan cara bar-bar.

"KAMI MENGHADIRKAN MIE ISI DUA! SARINIMI!"

"SARINIMI ISI!"

"DUAAAAAAAAAAAAAAAA~"

Bertepatan pada kejadian itu, Jiang Wei menamakan insiden ini "Ayah Angkatku seperti Sarinimi punya Oichi".

"Yang mana Ayah asliku?" tanya Jiang Wei. "JANGAN-JANGAN SALAH SATU DARI KALIAN ADALAH MANUSIA JEJADIAN!" tambahnya sambil menjerit.

"Jiang Wei ini aku, Zhao Yun."

"Zhao Yun ga pernah berkumis!" Jiang Wei lari meninggalkan mereka berdua.

Kedua Zhuge Liang itu saling bertatapan.

"Jiang Wei, seiyuu kami berdua memang sama."